Ode Untuk Lintang

Ode Untuk Lintang
Gosip (lagi)


__ADS_3

“Itu tandanya lo gak ada rasa sama dia. Gak usah terlalu maksain diri lah” ujar Prita setelah mendengar cerita Tara.


Tara berpikir sejenak, sambil merenung kisah mereka. Tak ada yang membuatnya mampu mengingat momen manis di antara mereka. Kisahnya condong kepada kisah cinta datar dan sikapnya yang berlebihan.


“Baiklah, gue setuju sama ide gimmick” ujar Tara yakin.


“Beneran?” Prita bertanya ulang memastikan pendengarannya tak salah.


Tara menatap Prita lalu mengangguk yakin.


Keesokan harinya Tedja beserta beberapa orang dari agensinya muncul di ruang rapat Nusa Entertainment. Mereka membahas peran apa saja yang harus Tedja dan Tara mainkan di depan media. Dalam agenda itu, menyewa buzzer dan menaikan tagar #Tcouple di twitter adalah salah satu goal yang hendak mereka capai. Belum sehari mereka mengumumkan kedekatan, semua media berbondong-bondong datang ke lokasi shooting, tempat makan, dan tempat lain yang didatangi Tara dan Tedja. Skenario kedekatan dan tarik ulur yang mereka mainkan sukses menjadi pembicaraan di kalangan selebriti maupun non selebriti. Salah satu yang terdampak berita Couple adalah Berny.


Berny tentu tak asing dengan kisah semacam itu  di kalangan selebriti. Kisah seperti itu dilakoni banyak entertainer, bedanya ada yang berhasil dan ada yang flop. Lawan Berny kali ini adalah Tara, anak haram yang entah datang dari mana tiba-tiba merebut Tedja. Berny tak berkutik jika berhubungan dengan Nusa Entertainment, agency itu terkenal tegas dengan segala hal yang melanggar hukum, termasuk LGBT yang menurut pandangan Berny tak menentang hukum negara


“Awas aja lo betina brengsek! gue bakal hancurin lo dan karir lo. Sampah kayak lo hidupnya di bantar gebang, bukan di sini!” maki Berny.


“Panas Sis” ujar Pinkan mengipasi Berny dengan kipas tradisional bermotif batik.


“Ya gimana gue gak panas, pakai gimmick sama Tedja segala!” cerocos Berny.

__ADS_1


“Tonton aja dulu drama gimmicknya kalau lo maju sekarang belum tentu ada yang bela lo, yang ada juga lo bakal gini” ujar Pinkan memperagakan kakinya menginjak-injak lantai.


“Terus gue harus gimana nek, diem aja gitu?” tanya Berny.


“Lo emang mau maju jadi drama cinta segitiga? Jangan bego nek, designer kelas atas kayak lo masa mau rebutan laki sama sampah” bisik Pinkan di telinga Berny.


Ada benarnya juga mulut lantam Pinkan. Berny yang gengsinya setinggi langit mana mau mempertaruhkan reputasi yang sudah dibangun bertahun-tahun demi sampah macam Tara. Lebih baik dia memikirkan ide cerdas untuk mempermalukan Tara dan menghempasnya jauh dari Tedja, kalau bisa ke neraka sekalian.


Tedja memerankan skenario cowok playboy yang pecicilan sedangkan Tara jadi cewek cuek yang malu-malu digoda Tedja. Sekejap mata fandom mereka bermunculan di mana-mana, terutama di kalangan ibu-ibu yang mendukung kisah mereka sampai ke pelaminan. Prita dan Kingston melakukan tos berkali-kali karena drama mereka berawal dengan tanggapan yang sangat baik dari netizen.


Bukan hanya Berny yang terdampak berita itu namun Regata nun jauh di sana. Liburan telah berakhir dan surat izin praktek yang baru telah terbit. Regata bersyukur banyak kemudahan yang didapatkan pasca berdamai dengan orang tuanya. termasuk putusnya Tara dan Lintang.


Setelah berada di Jakarta dia tak ragu mengakhiri kontrak kerjanya dan pulang ke rumah orangtuanya tetapi setelah bertemu lelaki yang dulu pernah mengisi kehidupannya, keyakinannya mulai goyah. Dia tak punya keberanian yang cukup bahkan setelah Lintang melihatnya dan Mia pikiran negatifnya semakin bertambah, jiwa pengecut yang selama ini tertutup dengan sikap cueknya perlahan-lahan melepaskan belenggunya.


“Kenapa?” tanya Jenar duduk di hadapannya sambil membuka sebungkus coklat.


Regata menceritakan kegelisahan hatinya yang ke ribuan kalinya pada Jenar dan tanggapan sahabat karibnya itu selalu sama. Helaan nafas. Sudah ribuan kali Jenar mengatakan Regata harus menghadapi kenyataan, dia tak bisa terus-terusan sembunyi, dan Jenar rasa dia tak perlu cuap-cuap panjang lebar karena semua masalah ada pada diri Regata bukan pada Lintang, Mia ataupun orang tuanya.


“Kamu kira Lintang dukun yang bisa baca pikiran kamu. Kalau kamu gak mulai, Lintang pun segan juga” ujar Jenar merujuk pada cerita pertemuan Regata di klinik.

__ADS_1


“Kamu tau gak sih aku udah bosan banget dengar cerita kamu” gerutu Jenar.


“Aku kira bakal dengar cerita kamu jalan-jalan setelah pulang dari Jakarta”


Sebersit rasa bersalah muncul di hati Regata melihat wajah murung Jenar. Regata menutupi itu dengan tertawa canggung.


“Iya deh nih aku ceritain” ujar Regata mulai menceritakan kegiatannya di Jakarta.


*****


“Sis gosip baru” sebuah Direct Message masuk ke akun @cangkemasem. Kalau di Korea ada Dispatch maka di Indonesia ada Cangkemasem yang siap menyebarkan gosip panas dan 99% beritanya adalah fakta.


Admin yang ramah mulai memancing obrolan dengan pengirim DM, yang menggunakan  akun anonim. Admin minta diceritakan gosip apa, spill foto atau video dan alasan kenapa cangkemasem harus memposting berita itu.


Cangkemasem bukan hanya membayar pemberi informasi, melainkan juga meminta bayaran untuk postingan yang menurut mereka tidak sedang trend di sosial media Indonesia.


Terjadilah percakapan dan nego harga sebelum berita itu di postingan. Setelah deal admin akan membuat postingan yang akan memancing reaksi masyarakat dan reaksi yang diharapkan untuk postingan ini adalah reaksi negatif sebanyak-banyaknya.


 

__ADS_1


__ADS_2