Ode Untuk Lintang

Ode Untuk Lintang
Kapten


__ADS_3

Mia mengetuk-ngetuk ujung jarinya di lantai, menunggu respon Regata yang sibuk mengaduk kopi di cangkir tosca kesayangannya. Tiga puluh menit lagi dia harus menuju rute jogging.


"Nih, sepatunya dipakai. Diiket yang benar" ujar Regata memasangkan sepatu di kaki Mia. Sambil mengikat tali sepatu Mia, Regata menasehati putrinya.


"Kalau udah yakin, kamu harus berusaha. Gak ada hasil tanpa usaha dan kerja keras. Kedepannya kalau kamu berubah pikiran mama tetap dukung apapun yang kamu lakukan selama itu positif" ujar Regata selesai mengikat kedua tali sepatu Mia, memastikan talinya bertaut sempurna.


"Mama janji gak akan marah lagi. Kalau kamu gak suka matematika it's ok. Kamu bisa belajar musik, gambar atau mata pelajaran lain yang kamu suka" Regata menatap kedua bola mata hitam milik putrinya.


"Janji?" ujar Mia mengacungkan kelingking mungilnya.


"Janji!" jawab Regata yakin.


*****


Ayo semuanya berkumpul di lapangan


Pesan whatsapp Koh Toni group pelatnas sontak membuat para atlet badminton dari semua cabang meninggalkan aktivitas mereka lalu menuju lapangan tempat latihan.


Para atlet duduk selonjoran di sana, sambil menunggu semuanya berkumpul. Koh Toni selaku ketua pelatih sekaligus pelatih tunggal putra menghitung jumlah atlet yang sudah berkumpul. Setelah semuanya lengkap Koh Toni menyampaikan maksud dan tujuan dirinya mengumpulkan pemain di lapangan.

__ADS_1


"Dua minggu lagi kita akan menghadapi turnamen SEA Games di Hanoi yang kita semua tahu hanya diadakan dua tahun sekali" Koh Toni menatap para atlet satu persatu.


"Hari ini kita akan langsung memilih ketua tim putra dan putri untuk turnamen beregu. Nama-nama kandidatnya sudah kami siapkan" 


"Kandidat ini terpilih berdasarkan penilaian performa, di samping itu nilai kepemimpinan yang kami lihat baik dari keseharian maupun dari keikutsertaan kandidat di berbagai turnamen"


"Nama-namanya sudah kami tempelkan" 


Ko Toni menunjukan white board besar yang ada di belakangnya. Ada empat orang nama terpampang di sana, empat laki-laki dan empat wanita. Dua di antara nama itu adalah kapten tim dua tahun yang lalu, saat itu hasil SEA Games Indonesia hanya meraih medali perak setelah beregu putra kalah dari Malaysia dan beregu putri kalah dari Thailand.


Nama Cleo Putra Pradana menempati posisi pertama kandidat ketua tim putra. Cleo tahun ini berusia dua puluh sembilan . Cleo salah satu senior di sektor ganda putra, sekaligus ketua tim putra SEA Games dua tahun lalu. Setelah nama Cleo ada Krisna Danar Rivaldi, Ilham Anas Al-Huda, dan Lintang Wiryateja. Sementara itu di kubu tim putri ada Annisa Ibrahim, Elfi Yolavita, Devitasari, dan Gita Brahmin Budiono menghiasi deretan nama kandidat.


"Kepada kapten tim yang terpilih, jalankan tugas kalian dengan baik. Kepada yang belum terpilih terus persiapkan diri kalian jangan merasa rendah diri bukan karena kalian tidak mampu, tapi kita memilih yang paling baik dan siap memimpin timnya. Kalian siap!" ujar Koh Toni.


"Siap coach!" ujar pemain serempak.


"Persiapkan diri kalian. Latihan dengan baik, jaga kesehatan, jaga mental, tetap disiplin dan bertanggung jawab" 


Pesan terakhir Koh Toni sekaligus membubarkan kumpulan pemain. Mereka kembali pada rutinitas sebagai atlet pelatnas. 

__ADS_1


Drawing pertandingan akan diumumkan secara resmi minggu depan, disiarkan secara langsung di channel youtube panitia SEA Games.


Line up pemain resmi diumumkan di media sosial resmi PBSI. Pecinta badminton menyambut postingan itu dengan berbagai pendapat mengapa tak ini itu. Divisi sosmed PBSI pun tak bisa berbuat banyak terhadap permintaan peminat olahraga ini. Ada beberapa nama yang baru debut di level senior dan ada juga junior yang namanya tak banyak diketahui masyarakat.


"Ini sih misi bunuh diri" gumam Regata melihat line up tim putra. Prediksinya hanya Lintang dan dua ganda putra yang mampu menyumbangkan angka, sisanya dirinya tak yakin. 


Tim putra Indonesia dua tahun lalu berada di unggulan satu, harus tunduk pada Malaysia yang berada di unggulan kedua padahal di tahun itu lini terbaik beregu putra diturunkan semua dengan harapan akan membawa emas SEA Games. Tahun ini mereka membalikan strategi dengan jumlah 50:50. Setengahnya pemain seniornya dan setengahnya lagi junior.


"Hah? Indonesia mau turun level mengincar perunggu? ujar Tara mengejek susunan pemain yang tak sesuai harapannya.


Negara tetangga Malaysia, Singapura, dan Thailand telah mempublikasikan line up mereka beberapa hari lalu, dan semuanya pemain inti sedangkan Indonesia coba-coba dengan pemain baru.


"Mungkin aja kolaborasi senior-junior" ujar Tedja nimbrung, matanya mengintip layar ponsel Tara.


"Udah deh lo gak usah ikut-ikutan" omel Tara.


"Iya gue setuju sama lo Ja, siapa tau dapat emas tahun ini" Prita dan Tedja saling menyikut mengompori Tara yang sedang kesal.


Postingan selanjutnya foto Lintang dan Annisa yang resmi diumumkan sebagai kapten masing-masing tim. Regata dan Tara yang melihat postingan itu tersenyum gembira. Kesempatan Lintang membuktikan diri sebagai pemimpin tim perdana dalam karirnya.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2