
Sofia sudah bersiap-siap untuk pergi ke tokyo. Sofia menitipkan baby A kepada babysitter.
"Sayang, Mama berangkat dulu ya? Emmuach." Sofia sambil mencium baby A. Dan Sofia pun meminta babysitter agar menjaga baby A dengan baik.
Rafa pun datang untuk menjemput Sofia dengan membawa mobilnya. Rafa juga mencium Aarav dan menggendongnya sebentar.
"Sofia, apa kamu sudah siap untuk berangkat?" Kata Rafa dengan senyum.
"Iya, Aku sudah siap." Jawab Sofia membalas senyuman Rafa.
Sofia dan Rafa pun langsung berangkat ke bandara. Mereka melambaikan tangan kepada Aarav. Baby siter dan pembantu yang melihat mereka merasa terharu.
"Kenapa sih mereka tidak menikah saja, cocok loh. Mereka seperti ingin pergi bulan madu saja." Kata Baby siter itu.
"Hus, kamu tuh. Ibu Sofia itu masih mencintai tuan Arsya. Jadi tidak mungkin Ibu Sofia gampang menerima laki-laki lain." Kata pembantu satunya.
Di perjalanan menuju bandara, Sofia sama sekali tidak berbicara satu kata pun. Rafa sesekali melirik Sofia. Dan kembali fokus menyetir.
Akhirnya mereka sampai juga di bandara. Sofia dan Rafa. Rafa dan Sofia pun langsung chek in dan langsung menunggu di waiting room. Rafa dan Sofia pun langsung masuk ke dalam pesawat. Mereka duduk berdampingan.
Sofia dan Rafa pun saling pandang dan mereka pun saling senyum. Selama tujuh jam 30 menit, mereka terbang. Akhirnya mereka pun sampai juga di kota Tokyo. Sofia yang ketiduran, tidak sengaja bersandar di bahu Rafa. Rafa tidak tega membangunkannya karena terlalu pulas.
Dengan perlahan, Rafa membangunkan Sofia. Dan Sofia pun bangun. Lalu melihat Rafa tersenyum ke arahnya. Sofia pun menyadari kalau dirinya bersandar di bahu Rafa.
"Maaf Rafa, Aku ga sengaja. Bahu kamu pasti capek banget ya?" Kata Sofia. Rafa hanya tersenyum mendengar itu.
__ADS_1
"Enggak apa-apa Sofia, Aku bangunin kamu karena kita sudah sampai." Sofia pun langsung melihat sekitar.
"Jadi, kita sudah sampai?" Tanya Sofia masih tidak percaya. Rafa pun mengangguk dan tersenyum.
Mereka pun turun juga dari pesawat. Rafa dan Sofia pun langsung keluar dari bandara dan langsung ingin menuju hotel. Di samping itu, Arsya juga sudah tiba di Jepang. Arsya juga keluar dari bandara dan ingin menuju hotel.
Sofia dan Rafa dengan santainya membawa koper mereka. Tanpa disadari Arsya ada di belakang mereka. Arsya dan Sofia pun berdiri berdampingan sambil menunggu taksi jemputan.
Sofia pun menoleh ke arah Arsya, sayangnya terhalang oleh orang lain yang lewat. Lalu taksi jemputan Sofia dan Rafa pun datang. Mereka langsung menaiki taksi tersebut dan menuju hotel.
Arsya pun juga menaiki taksi dan menuju hotel. Mereka menginap di hotel yang sama. Karena hotel tersebut sudah disiapkan langsung oleh Mr. Akio khusus mereka.
Kamar Sofia dan Rafa bersebelahan. Juga bersebelahan dengan kamar Arsya. Tetapi mereka tidak menyadarinya. Sofia sesampainya di hotel, langsung rebahan karena merasa begitu lelah selama di perjalanan.
Tiba-tiba Rafa mengetuk pintu kamar Sofia. Dan Sofia pun langsung membukanya. Rafa memastikan kalau Sofia sedang baik-baik saja. Dan Rafa juga mengajak Sofia untuk keluar dan menikmati keindahan kota tokyo.
Sofia pun melanjutkan istirahatnya karena memang benar-benar merasa lelah. Begitu juga dengan Rafa, iya merasa lelah juga setelah perjalanan yang lama. Rafa juga istirahat karena juga capek.
Keesokan harinya, Sofia dan Rafa pun bersiap-siap untuk berangkat ke kantor Mr. Akio. Rafa dan Sofia pun keluar dari hotel mereka berangkat bersama. Sofia dan Rafa sudah mempersiapkan semua keperluan untuk show.
di kamar sebelah, Arsya juga bersiap-siap untuk berangkat ke kantor Mr. Akio. Arsya juga menyiapkan untuk keperluan show. Arsya pun keluar dari hotel dan menuju mobil.
Sesampainya di kantor Mr. Akio Rafa dan Sofia disambut dengan baik oleh Mr. Akio. Rafa dan Sofia pun senang karena Mr. Akio menyambutnya dengan baik. Sofia dan Rafa pun masuk.
Tidak lama kemudian, Arsya juga datang dan disambut baik oleh Mr. Akio. Arsya pun juga masuk. Karena tamu spesial Mr. Akio sudah datang, Mr. Akio pun masuk juga.
__ADS_1
Mr. Akio berjalan mendekati Rafa dan Sofia yang sedang menikmati minuman. Mr. Akio berbincang-bincang dengan Rafa dan Sofia. Selang beberapa waktu, MC pun memulai acaranya yang telah diperintahkan oleh Mr. Akio.
MC kemudian mempersilahkan tuan rumah untuk menaiki panggung yang telah disediakan. Mr. Akio pun segera menaiki panggung. Dan Mr. Akio juga mengumumkan tentang produk yang paling berkualitas. Sofia dan Rafa serta Arsya dan juga para tamu undangan bertepuk tangan.
"The first, winner of the most quality product this year is Sofia's group from Indonesia.." Semua orang bertepuk tangan dan Sofia segera maju menaiki panggung.
"The second, winner of the most quality product this year is Rafa's group, w ho is also from Indonesia language." Sofia pun senang. Karena Rafa juga pemenang produk berkualitas. Semuanya juga bertepuk tangan.
"The third, winner of the most quality product this year is.. Tifani's group, from germany.." Arsya yang mewakili perusahaan omnya itu pun maju dan menaiki panggung. Arsya berjalan sambil melambaikan tangan ke orang sekitar yang memberi plus.
Sofia dan Rafa pun juga tepuk tangan. Ketika Sofia melihat dari perwakilan Tifa ni group maju, Sofia pun tercengang. Termasuk Rafa juga tercengang melihatnya.
Sofia terus memandangi wajah pria yang berjalan ke panggung itu. Lalu, Arsya mengulurkan tangannya kepada Sofia. Dan Sofia pun masih tercengang menatapnya. Kemudian Arsya melambaikan tangannya di depan wajah Sofia. Hingga membuat Sofia sadar dari lamunannya.
Sofia pun membalas jabat tangan Arsya. Begitu juga kepada Rafa. Arsya ingin berjabat tangan dengannya. Rafa pun dengan gugup membalas jabat tangan Arsya.
Sofia seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sofia pun menepuk menampar pipi nya sendiri. Dan terasa sakit bagi Sofia. Ternyata memang benar, Sofia tidak sedang bermimpi. Sofia benar-benar melihat Arsya.
Rasanya Sofia ingin memeluknya saat itu, namun Sofia sadar bahwa waktu itu bukanlah waktu yang tepat. Setelah mereka menuruni panggung, dengan segera Sofia mencari sosok Arsya.
Sofia pun langsung menemukan Arsya. Sementara Rafa ikut mendampingi Sofia. Sofia langsung saja memanggil Arsya. Dan langsung berlari menghampirinya.
"Mas Arsya.." Rafa ikut mengejar Sofia. Dan Arsya pun langsung menoleh ke arahnya. Sontak Sofia langsung memeluk Arsya. Arsya pun langsung kaget ketika Sofia memeluknya.
"Mas Arsya, kamu masih hidup mas.. Aku kangen mas.. Kangen.. banget. Kita pulang ya mas?" Arsya masih tidak mengerti apa maksud Sofia. Rafa pun segera menarik Sofia karena tidak ingin Sofia malu.
__ADS_1
"Maaf, anda siapa ya? Saya tidak mengenali Anda. Anda tahu darimana nama saya?" Sofia langsung heran. Mengapa Arsya tidak mengenalinya. Arsya pun langsung pergi begitu saja. Sofia yang ingin mengejarnya, langsung ditahan oleh Rafa.