PACARKU PRIA BERISTRI

PACARKU PRIA BERISTRI
Bab 40


__ADS_3

Pak arsya malah membawaku ke mobil. Dan memberikan Aku minum. Pak Arsya malah membawaku ke rumah sakit lagi karena khawatir.


"Bagaimana keadaannya dok?" Pak Arsya sangat panik dan menanyakannya ke dokter.


"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan Pak, semuanya baik-baik saja." Kata dokter itu.


Lalu pak Arsya membawaku pulang. Namun, kali ini Aku meminta untuk pulang ke rumah sendiri. Pak arsya pun mengiyakan dan mengantar Aku pulang. Sesampainya di rumah, pak arsya mengingatkan Aku agar tetap menjaga kesehatan.


...*********...


Perayaan tahunan di kantor sudah semakin dekat. Perayaan tahun ini membuat Aku semakin pusing. karena belum dapat pasangan. Apa Aku minta izin pak arsya langsung ya? Kalau Aku tidak akan datang di acara tahunan kantor.


Tapi masak si Aku harus minta izin untuk tidak datang, kan ga enak juga. Tapi ga apa-apa deh, Aku datang saja. Siapa tahu nantinya ada yang ga punya pasangan juga.


"Dert... dert.." Suara HP ku bergetar, lalu Aku membukanya sebentar. Ternyata dari Pak arsya. Aku pun mengangkatnya mungkin ada hal penting.

__ADS_1


..."Jangan lupa besok lusa untuk acara tahunan, kamu harus datang dan dandan yang ****cantik****!"...


Pak arsya memerintahkan untuk datang. Pokoknya fix aja deh, Aku pasti datang meskipun tanpa pasangan. Siapa tahu pasangannya nemu di acara, hehe.


"Siap pak, Saya pasti datang kok." Kataku selalu berkata siap mulai dari dulu, karena kan perintah Bos.


Sesekali Aku melihat jam tangan dan siap-siap pergi berbelanja untuk kebutuhan acara besok lusa. Dan semuanya sudah selesai, sekarang waktunya untuk pulang. Tapi Aku harus mampir di sebuah mall terlebih dahulu.


Aku memilih gaun yang cocok untuk tema besok lusa. Tapi sayangnya Aku tidak pandai dalam berhias dan mencocokkan gaun. Karena selama ini Aku tidak pernah dandan seperti yang lain. kesehariannya Aku hanya menggunakan make up yang ala kadarnya saja.


Aku pun meminta pelayan mall untuk memilihkan gaun yang cocok untukku beserta temanya. Dan pelayan itu akhirnya menemukan gaun yang sangat cocok. Aku pun mencobanya di ruangan khusus mencoba gaun.


Sesampainya di rumah Aku juga berlatih untuk menggunakan make up sendiri. Aku belajar menggunakan make up Cinderella. Aku mencarinya di YouTube. Setelah Aku menemukannya Aku pun mempraktikkannya.


...********...

__ADS_1


Sekarang sudah tiba waktunya untuk acara tahunan. Aku bersiap-siap dari rumah, Aku merias diri seperti Cinderella dengan mahkota yang ada di kepala, dan tidak lupa juga Aku menggunakan sepatu kaca.


Aku berangkat ke gedung kantor yang telah disediakan khusus untuk acara tahunan ini. Aku melihat orang-orang pada mempunyai pasangan semuanya. Tapi ga apa-apa meskipun tanpa pasangan yang penting Aku datang.


Aku langsung turun dari mobil, dan Aku juga masuk ke ruangan itu. Semua mata tertuju ke padaku dan mereka semua memandangku tanpa berkedip. Sampai-sampai ada yang berbisik hingga terdengar ke telingaku.


"Wow, sungguh sangat elegan sekali Ibu Sofia."


Bahkan pak arsya pun juga memandangku dari bawah hingga ke atas. Dan pak Arsya tidak bergeming sama sekali. Hanya saja dia memandangku tidak berkedip.


"Sofia, ini kamu?"


"Iya, ini Aku pak.."


"Pasanganmu mana?"

__ADS_1


Aku pun hanya menggelengkan kepala, Lalu pak arsya malah menarik tangan Aku ke tengah-tengah para tamu undangan.


Pak Arsya kemudian memerintahkan untuk menyalakan musik dansa. Dan pak Arsya memegang pinggang Aku. Aku mengerti apa maksud pak Arsya, Pak Arsya pasti meminta untuk Aku dansa dengannya. Berhubung Aku tidak punya pasangan malam ini, Aku pun tidak menolak untuk berdansa dengannya.


__ADS_2