PACARKU PRIA BERISTRI

PACARKU PRIA BERISTRI
Bab 53


__ADS_3

Sementara Marsha menjadi ketar-ketir melihat Albert telah ingat kembali. Marsha menjadi khawatir, takut jika Albert meninggalkannya. Marsha pura-pura tidak mengetahui semua ini. Marsha pun kemudian mendatangi mereka menyusul Albert.


"Hai, selamat atas pernikahan kalian ya.. Saya doakan semoga langgeng dan cepat dapat momongan." Kata Marsha kepada pasangan pengantin tersebut. Sofia malah tersenyum berat menyambut Marsha. Karena Sofia sudah mengetahui kebusukan Marsha.


"Terimakasih Marsha," Jawab Sofia datar.


Marsha menarik tangan Albert dan membawanya pulang. Albert sedari tadi hanya diam saja. Sementara Marsha merasa ga karuan, perasaan takut, dan khawatir akan ditinggal Albert. Marsha pun mulai percakapan dengan Albert.


"Febri, kapan kita nikah? Jadi pengen seperti mereka, mereka itu pasangan yang serasi ya?" Marsha mulai percakapan, namun Albert tetap diam saja.


"Sayang, kenapa kamu diam?" Albert tetap diam saja, tidak menghiraukan omongan Marsha.


Albert tiba-tiba mengerem mendadak. Seketika menghentikan mobilnya. Dan Albert menoleh ke arah Marsha, dengan wajah memerah.

__ADS_1


"Kamu kenapa febri?" Marsha menjadi ketakutan melihat wajah Albert yang merah padam.


"Pembohong kamu Marsha, Selama ini kamu sengaja kan? Pura-pura jadi tunangan Aku, dan mengganti namaku menjadi Febri. Iya kan?" Marsha kaget Albert membentak nya. Marsha gelagapan mendengar pertanyaan Albert. Sambil memikirkan jawaban yang jitu.


"Jawab Marsha!" Bentak Albert.


"Cukup Febri, cukup atas tuduhan kamu kepadaku. Iya, Aku ganti nama kamu menjadi Febri, karena Aku ga tahu nama asli kamu. Aku menemukan kamu dalam keadaan lemah. Dan Aku mengatakan sebagai tunangan kamu, karena Aku ingin melindungi kamu." Marsha menjelaskan dengan penjelasan palsu. Albert hanya terdiam tidak bergeming.


Albert pun memeluk Marsha, dan mengelus kepala Marsha. Albert ingin menenangkan Marsha. Namun, Marsha berpura-pura ingin melepaskan pelukannya dari Albert. Tapi Albert sangatlah kuat.


"Aku minta maaf Marsha, Aku minta maaf." Kata Albert. Sementara Marsha tersenyum licik di pelukan Albert. Marsha malah mencibir Albert. Dan Marsha merasa berhasil atas rencananya.


"Kita pulang ya?" Marsha meminta untuk kembali ke rumahnya. Albert mengiyakan permintaan Marsha.

__ADS_1


***


Malam Pengantin Baru


Selesai acara sepertinya terasa lelah, Sofia duduk di depan cermin, satu persatu membuka riasan pengantin. Arsya mendekati Sofia dan memeluknya di belakang. Lalu membantu Sofia untuk membuka riasan nya.


Sofia lalu minta izin untuk ke kamar mandi sebentar, Sofia membersihkan make up pengantin yang masih menempel di wajah cantiknya. Sofia tetap memanjakan wajahnya dengan penggunaan skincare. Sofia kemudian keluar dari kamar mandi dan membuat Arsya tercengang. Karena Sofia kelihatan cantik natural


Arsya berjalan mendekati Sofia dan memandang wajah cantiknya. Lalu Arsya memegang dagunya kemudian menempelkan bibirnya ke Bibir Sofia. Lalu Arsya menggendong Sofia menuju ranjang pengantin.


Sofia tersenyum bahagia, saat ini dirinya sudah pasrah kepada suaminya itu. Dan Sofia menyerahkan barang berharga miliknya kepada laki-laki yang telah menjadi suaminya.


Di pagi-pagi buta, Sofia membuka matanya. Dan mendapati Suaminya yang masih terlelap tidur dalam keadaan memeluk dirinya.

__ADS_1


__ADS_2