PACARKU PRIA BERISTRI

PACARKU PRIA BERISTRI
Bab 54


__ADS_3

Di pagi-pagi buta, Sofia membuka matanya. Dan mendapati Suaminya yang masih terlelap tidur dalam keadaan memeluk dirinya. Sofia menyingkirkan tangan Suaminya secara perlahan. Sofia ingin siap-siap ke kamar mandi. Namun, Arsya malah menarik tangan Sofia. Sofia pun jatuh pelukan Arsya. Sofia memandangi wajah Suaminya yang begitu tampan.


Arsya meminta Sofia untuk mengulangi kegiatan tadi malam. Sofia tidak bisa menolak permintaan suaminya itu, Sofia hanya bisa pasrah terhadap suaminya. Selesai kegiatan, Arsya meminta untuk mandi bareng bersama Sofia. Dan Sofia pun mengangguk.


Rambut Sofia dan Arsya kini telah basah. Dan Sofia dan Arsya sangat bahagia sekali. Sofia dan Arsya segera keluar dari kamar untuk sarapan.


Arsya meminta ijin kepada kedua orang tua Sofia, untuk membawa Sofia ke rumah barunya. Orang tua Sofia, sudah mempercayakan Sofia kepada Arsya. Asal Arsya tetap menjaganya dan tidak menyakitinya.


Arsya dan Sofia kini telah pindah ke rumah baru. Sofia merasa senang dengan rumah barunya. Sofia juga meminta ijin kepada suaminya kalau setiap minggu, Sofia akan mengunjungi orang tuanya setiap minggu.


Arsya pun mengijinkan Sofia untuk menjenguk orang tuanya. Karena mereka juga orang tua Arsya. Sekarang status Sofia kini telah berubah menjadi seorang istri. Dan Sofia menjalani kehidupan sehari-hari menjadi seorang istri.


Dua bulan telah dilewati, Arsya melarang Sofia untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Karena semuanya Arsya telah menyewa pembantu. Arsya mencium kening Sofia, ketika mau berangkat ke kantor

__ADS_1


Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah Sofia, Sofia mengira bahwa itu adalah suaminya. Dan ternyata itu adalah Radit.


Sofia terkejut, darimana Radit bisa mengetahui rumahnya,


"Mau apa kamu kesini Radit?" Sofia sambil berjalan mundur ketakutan.


"Tenang Sofia, Aku tidak akan ganggu kamu." Radit terus berjalan mendekati Sofia dan menakut-nakuti Sofia. Kemudian Sofia berteriak sekeras-kerasnya, Hingga satpam dan seluruh pembantunya datang.


Radit dengan segera pergi dari rumah Sofia. Sofia tercengang dan merasa ketakutan. Kemudian pembantunya memberikan Sofia minum. Pembantunya segera menelfon tuan Arsya. Arsya pun segera pulang.


"Aku takut mas," Ujar Sofia yang ketakutan.


"Jangan takut sayang, Aku disini." Pembantunya menjelaskan yang sebenarnya terjadi. Arsya pun meminta semua penjaga rumah, untuk memperketat penjagaan.

__ADS_1


Arsya menemani Sofia sehari penuh. Entah kenapa Sofia ingin sekali ditemani Suaminya. Suaminya hanya tersenyum kecil melihat sikap Sofia yang ingin terus dimanja.


Sofia juga merasakan lemas di badannya, dan merasa pusing. Arsya yang melihat wajah Sofia begitu pucat, langsung panik.


"Kamu sakit?" Arsya bertanya panik.


Belum sempat Sofia menjawab, Sofia pun langsung pingsan. Dan Arsya merasa panik. Arsya segera membawa Sofia ke dokter. Sambil menunggu hasil pemeriksaan, Arsya merasa tidak tenang, takut terjadi apa-apa sama istrinya.


Setelah selesai dokter memeriksa Sofia, Arsya segera menanyakan keadaan Sofia. Dokter hanya tersenyum kecil.


"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, ini sudah biasa dialami oleh Ibu hamil pak," Kata dokter tersebut menjelaskan.


"Hamil, maksud Dokter?" Arsya masih tidak mengerti apa yang diucapkan dokter.

__ADS_1


"Selamat ya pak, istri bapak sedang mengandung." Jawab dokter tersebut.


Arsya sangat girang mendengar pernyataan dokter. Kemudian Arsya memeluk Sofia istrinya, dan mencium kening Sofia. Sofia juga merasakan kebahagiaan karena sebentar lagi, Iya akan menjadi seorang Ibu.


__ADS_2