
Satu tahun telah berlalu, Mereka kini sudah semester dua. Sofia pun akhirnya memakai cincin tersebut. Berharap suatu saat dipertemukan kembali dengan Albert.
Naas nya, Albert malah mengalami kecelakaan. Dan mengalami benturan yang sangat keras di kepalanya. Hingga membuatnya hilang ingatan.
Sofia tidak mengetahui jika Albert hilang ingatan. Sofia tetap saja berharap Albert akan senang jika nanti melihatnya memakai cincin yang iya berikan.
Namun, Sofia tetap semangat untuk belajar. Sofia mengesampingkan perasaannya. Karena ketekunannya, Sofia menjadi mahasiswa yang berprestasi.
Empat tahun berlalu, tidak terasa Sofia telah berhasil menyelesaikan Kuliahnya di luar negeri dengan nilai cumlaude. Dan Sofia pun juga langsung mendapatkan sebuah pekerjaan yang sesuai dengan nilainya.
Sofia diambil oleh perusahaan asing dan langsung diangkat menjadi manager perusahaan. Bosnya Sofia begitu baik kepada Sofia. tidak terasa sudah satu tahun Sofia bekerja di sebuah perusahaan asing. Karena Sofia selalu berprestasi, akhirnya bosnya mengangkatnya menjadi CEO.
Dan bosnya meminta Sofia untuk memilih perusahaan mana yang ingin ditangani. Sofia memilih di Indonesia. Dan Sofia sudah sangat rindu dengan keluarga dan sahabat nya. Dan juga rindu dengan Albert.
Sofia yakin, kalau Albert juga sudah kembali ke Indonesia. Sementara Silvi, Dia sudah menikah dengan pria bule dan menetap di sana.
__ADS_1
Sebuah pesawat melintas di udara Indonesia, dan melintas di suatu bandara. Lalu Sofia turun dari pesawat tersebut. Sebuah taksi sudah menjemputnya. Sofia dengan segera menemui orang tuanya.
Sofia sangat merindukan mereka, karena hampir 6 tahun lamanya tidak bertemu. Ketik Sofia bertemu mereka Sofia langsung memeluk ayah dan Ibunya.
Sofia langsung mencium kaki Ibunya. Ibunya merasa terharu, karena meskipun sudah sukses Sofia tidak lupa caranya berbakti kepada kedua orang tuanya.
...******...
Sofia kini menjadi seorang CEO disebuah perusahaan asing yang ada di Indonesia. Dan Juga memiliki seorang sekertaris.
"Ok kamu siapkan sekarang semua berkas-berkasnya." Jawab Sofia.
"Baik bu." Jawab sekertaris nya.
Sofia pun segera ke ruang meeting. Dan client nya sudah menunggu. Ketika Sofia masuk ke ruang meeting tersebut, Sofia sangat terkejut melihat client yang berjas biru tua, dan menyegarkan mata ketika dipandang. sampai-sampai sekertaris nya ikut kesemsem melihat client tersebut.
__ADS_1
Sofia sangat mengenali client itu, bahkan sangat mengenalinya. Namun client tersebut tidak merespon sama sekali.
"Albert.. Akhirnya kita dipertemukan lagi." Kata Sofia langsung memeluk Albert.
Dan Sofia pun memberitahukan bahwa Iya telah memakai cincin pemberiannya. Namun Albert merasa heran dengan Sofia. Albert tidak mengenali Sofia.
"Maaf, sepertinya anda salah orang, saya bukan Albert, nama saya febri." Kata Albert mengganti nama menjadi Febri.
Sofia merasa heran dengan Albert. Sejak kapan namanya berubah menjadi Febri. Sebenarnya apa yang sudah terjadi kepada Albert sehingga Albert tidak mengenalinya.
"Maaf Pak, Bapak benar saya salah orang." Jawab Sofia dengan perasaan heran dan tidak percaya.
Meeting pun dimulai, ada perasaan dalam hati Febri. Mengapa setelah melihat perempuan ini hati Febri merasa adem. Febri merasa ingin kenal lebih dekat dengannya.
Sofia tetap profesional dalam bekerja. Iya mengesampingkan tentang pribadinya. Masalah Albert bisa Iya cari tahu nanti. Dan meeting pun telah selesai. Dan client tersebut pamit pergi.
__ADS_1
Sofia memerintahkan sekertaris nya untuk mencari tahu siapa sebenarnya Febri itu.Tanpa banyak tanya sekertaris nya siapa melaksanakan perintah.