PACARKU PRIA BERISTRI

PACARKU PRIA BERISTRI
Bab 56


__ADS_3

Arsya memeluk istrinya dan mencium keningnya. Sofia sangat menyayangi suaminya itu.


Arsya pun melanjutkan untuk mengantarkan istrinya untuk pergi cek up. Setelah sampai di rumah sakit, Dokter mengatakan kalau Janinnya sehat. Sofia dan Arsya sangat senang mendengar berita ini.


***


Lagi-lagi Radit gagal untuk menakut-nakuti Sofia. Radit sangat kesal, karena rencananya selalu gagal. Tapi Radit tidak pernah putus asa. Radit akan terus mencari celah agar bisa mendapatkan Sofia.


"Ah, sial! lagi-lagi rencana ku gagal. Awas aja kamu Sofia, Aku akan bersumpah, jika Aku tidak bisa mendapatkan kamu, maka orang lain juga tidak boleh bersamamu." Sumpah Radit, sambil mengepalkan tangannya karena benar-benar kesal.


Sekarang Radit telah berubah menjadi orang jahat. Karena cintanya yang ditolak oleh Sofia. Cinta membuat seseorang menjadi lupa diri. Radit menghalalkan segala cara agar bisa mendapatkan Sofia. Namun, hasilnya tetap nihil.


Akhirnya Radit menemukan cara yang sangat brilian, Radit akan mencuri sebuah data yang isinya tentang rahasia besar yang dimiliki oleh perusahaan itu. Radit mencuri sebuah materi yang akan dibuat sebagai bahan meeting besok.

__ADS_1


Semua perusahaan akan mengadakan tender besar-besaran. Radit ini mencuri ide yang dimiliki oleh perusahaan Arsya, dan akan menjualnya ke perusahaan lain.


Malam hari, Radit mulai beraksi untuk mencuri data tersebut. Radit, mulai menyelinap masuk ke ruangan tersebut. Namun, nasib begitu naas. Radit ketahuan oleh penjaga. Lagi dan lagi, Radit gagal.


Radit benar-benar kesal dengan semua ini. Kenapa sulit sekali untuk menghancurkan rumah tangga Sofia.


..."Sebenarnya Sofia ini punya malaikat berapa sih?" Kata radit dengan kesal dan marah-marah sendiri. ...


Radit pun kembali ke rumahnya untuk memikirkan rencana berikutnya. Di perjalanan pulang, Radit bertemu dengan mantan Istrinya yaitu sela. Radit membelalakkan matanya melihat perubahan sela.


"Sela!" Panggil Radit. Dan Sela pun berbalik dan menoleh ke arah Radit.


"Radit?" Sela pun langsung menundukkan wajahnya. Tidak berani menatap wajah Radit.

__ADS_1


Radit hanya tersenyum sinis melihat sikap Sela


"Ga usah sok suci kamu." Kata Radit memaki Sela. Sela mengernyitkan dahi tidak mengerti apa maksud Radit.


"Bagaimana kalau kita kerjasama?" Kata Radit menawarkan. Sela pun jadi tidak mengerti kerjasama apa yang dimaksud oleh Radit.


"Maksud kamu apa Radit?" Tanya Sela penasaran. Kemudian Radit berjalan mengelilingi Sela dan menjelaskan.


"Aku tahu kamu masih dendam sama Sofia kan? Bagaimana kalau kita kerjasama untuk menghancurkan Sofia. Karena kita mempunyai musuh yang sama." Mendengar ucapan Radit, Sela hanya tersenyum. Dan Sela pun menggelengkan kepala. Sela merasa heran dan tidak habis pikir dengan Radit.


"Tobat Radit, apa yang kamu lakukan itu salah. Dulu, kamu yang mencampakkan Sofia, kamu lebih memilih wanita yang tidak berkelas. Sekarang, setelah sela sukses, kamu sangat berambisi untuk mendapatkannya. Dulu saya berfikir hal yang sama, namun saya sadar kalau Sofia itu ternyata perempuan yang baik-baik. Sekali lagi Tobat Radit." Kata sela menceramahi Radit. Radit hanya diam saja mendengar ucapan sela.


Sela menolak ajakan Radit. Dan Sela pun pergi meninggalkan Radit. Radit hanya tertegun atas perubahan drastis Sela sekarang.

__ADS_1


"Sejak kapan Sela berubah jadi alim?" Perubahan Sela membuat Radit bertanya-tanya.


__ADS_2