
"Kita minta maaf ya, karena kita sudah salah paham terhadap kakak." Kata Silvi mewakili.
"Iya ga apa-apa, saya mengerti." Jawab Radit sembari memberi senyum.
"Terimakasih ya kak, kakak sudah mengerti." Kata Albert mengucapkan terimakasih.
"Justru kakak bangga sama kalian, karena kalian adalah teman yang sangat baik. Kalian tidak terhasut oleh fitnahan yang murahan seperti itu." Kata Radit kepada Mereka.
"Kakak, ga mau ke Sofia dulu?" Tanya Silvi.
"Kakak masih ada perlu, dan Kakak harus segera balik ke kampus." Kata Radit.
Dan Radit pun pergi dari sekolahnya Sofia. Radit sangat lega karena pada akhirnya semuanya dapat terungkap, siapa sebenarnya yang bersalah.
__ADS_1
...*****...
Sela mendapatkan pesan dari mata-matanya. Dan Sela terkejut dengan semua ini, karena nama baik Sofia menjadi bersih kembali. Dan orang yang menjadi mata-matanya itu juga memberi tahu ke semua siswa yang ada di sekolah, bahwa yang bersalah adalah Sela. Bahkan semua bukti sudah Radit tunjukkan.
"A..." Teriak Sela kesal sambil membanting HP nya ke kasur.
Sela semakin kesal dengan semua ini, dan sela pun semakin membenci Sofia. Sela berfikir bahwa Sofia telah menjadi penghalang rencananya.
"Awas kamu anak ingusan, Aku tidak akan tinggal diam. Kali ini perang telah dimulai."
Sela terus berfikir keras, untuk bisa menyingkirkan Sofia. Dan sela pun tersenyum licik karena Iya menemukan ide yang brilian agar Sofia dapat disingkirkan.
...****...
__ADS_1
Waktu Istirahat telah tiba, semua murid merasa senang karena akhirnya mereka bisa istirahat sejenak, untuk menghilangkan penat dan jenuh karena habis menerima pelajaran.
Cara mereka menikmati istirahat berbeda, ada yang makan-makan di kantin, ada yang di perpustakaan, ada pula yang asyik dengerin lagu dan lain-lain.
Seperti halnya Sofia yang selalu menghabiskan waktu istirahatnya di perpustakaan. Karena Sofia sangat suka membaca, sampai-sampai Sofia membawa pulang buku yang iya baca dengan cara meminjamnya di perpustakaan.
Jam istirahat telah selesai, semua murid masuk ke kelasnya masing-masing. Termasuk Sofia juga masuk ke kelasnya. Tiba-tiba ada pengawas yang masuk ke ruang kelas Sofia, juga ditemani oleh beberapa guru diantaranya, kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru bimbingan konseling.
Guru memberitahukan bahwa hari ini akan ada pemeriksaan narkoba, karena mereka dapat informasi bahwa ada salah satu siswi yang memakai NARKOBA.
Semua Murid penasaran, terlebih lagi para siswa perempuan. Mereka bertanya-tanya siapakah gerangan yang memakai narkoba tersebut.
Dan para pengawas pun memeriksa tas para siswa-siswi satu persatu. Dan betapa terkejutnya setelah mereka menemukan narkoba di salah satu tas siswanya. Yaitu terdapat dalam tasnya Sofia.
__ADS_1
Sofia terkejut dengan hal ini, Sofia juga tidak habis pikir kenapa benda itu bisa ada di tasnya. Begitu juga dengan Albert dan Silvi juga heran, kenapa benda terlarang itu bisa ada di dalam tasnya Sofia.
Sangat tidak mungkin, jika Sofia adalah seorang pemakai. Karena selama ini Sofia terkenal siswi yang sangat berprestasi. Begitu juga dengan gurunya, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Tapi mau bagaimana lagi, barang bukti sudah ada di tasnya Sofia.