Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku

Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Keluarga


__ADS_3

Selama berhari hari Syakira murung di kamar nya, ia terus memikirkan perkataan Risa tempo hari membuat perasaan juga fikirang sedikit terganggu.


"Sayang.." panggil Rangga saat melihat istrinya yang sering melamun beberapa hari belakangan ini membuat iapun sampai tak tega.


"Hmm.." jawab Syakira tersadar dari lamunannya saat tangan Rangga menyentuh pipinya


"Kamu kenapa? aku perhatikan kamu lebih sering di kamar dan melamun!" Syakira menoleh ke arah suaminya.


"Aku..." Syakira menundukkan wajahnya, ja bingung harus memulainya dari mana


"Kenapa? kamu bisa cerita sama Mas karena sekarang kita sudah jadi suami istri, jadi masalah kamu akan jadi masalah Mas juga.." Syakira kembali menatap Rangga yang tersenyum lembut padanya membuat hati Syakira sedikit lebih nyaman.


"Aku bingung Mas.." Syakira berhambur dalam pelukan Rangga yang langsung membalas pelukan sang istri dan memberikan kenyamanan padanya.


"Bingung kenapa sayang?" tanya Rangga, tangannya tak berhenti mengusap lembut rambut panjang Syakira karena saat ini mefeka sedang berada di kamar jadi Syakira tak memakai hijabnya


"Arka..."


"Arka! kenapa?"


"Mas..." panggil Syakira sambil melepaskan pelukannya dari suaminya. Rangga hanya tersenyum.


"Mas, aku baru tahu jika di sekolah yang lama Arka ada satu gadis yang menyukainya.." ucap Syakira


"Tapi..." Rangga memicingkan sebelah alisnya saat Syakira menggantung ucapannya, namun ia tak berniat untuk memotong perkataan Syakira.


"Tapi sebenarnya mereka Kakak dan Adik.." lanjut Syakira menunduk. Rangga terkejut bukan main bagaimana mungkin bisa, bukankah Syakira mengatakan jika anak mantan suaminya dulu bukanlah anaknya tapi sekarang!


Sebelumnya Syakira memang pernah bercerita sedikit masalahnya pada Rangga dan mengatakan jika anak yang dulu hadir dalam rumah tangganya sebenarnya bukanlah anak kandung Regar dan bahkan mantan suaminya itupun baru mengetahuinya, namun Syakita tak menceritakan jika Regar memiliki putri lain bahkan dari wanita lain.


"Bukannya kmu bilang kalo Risa bukan anak Regar lalu!" Syakira menganghuk membenarkan ucapan Rangga, ia kembali menatap, suaminya yang terlihat bingung karena perkataannya.

__ADS_1


"Mas Regar punya anak lain dari wanita yang ia bahkan tak mengenalainya karena suatu masalah.." jelas Syakira semakin membuat Rangga terkejut.


"Ck, Pria itu..." Rangga berdecak kesal saat mendengar penjelasan Syakira tentang anak Regar dari wanita lain.


"Sekarang, anak itu tumbuh menjadi gadis muda yng cantik Mas dan ia menyukai Arka yang notabene Kakak kandungnya sendiri. Aku bingung Mas.." icap Syakira kembali memeluk Rangga yang segera meredam kekesalannya.


"Semua sudah takdir sayang, sebaiknya kamu segera menceritakan hal ini pada Arka jangan sampai dia tahu dari orang lain dan atau bisa jadi nanti Arka juga tertarik pada Adiknya sendiri." nasihat Rangga dengan lembut, Syakira hanya mengangguk kemudian ia mengingat sesuatu.


"Oh ya, Mas ingatkan waktu itu Arka minta izin buat pindah sekolah!" ucap Syakira kembali melepaskan pelukannya. Rangga berfikir sejenak kemudian ia mengingat jika Arka memang bilang jika ia ingin pindah sekolah karena di tempat nya yang lama ia tak memiliki teman. Alasan klasik bagi Rangga dan Syakira namun mereka tetap menyetujuinya.


"Hmm, iya Mas inget.."jawab Rangga cepat saat ia sudah ingat


"Aku merasa jika Arka sudah mengetahui segalanya karena itu memilih pindah dari sekolahnya yang lama meskipun itu adalah sekolah impiannya." ucap Syakira.


"Mungkin, tapi akan lebih baik jika kita kembali menanyakannya pada Arka sayang.." ucap Rangga menarik Syakira ke dalam pelukannya. Syakira tak menolak ia justru mengencangkan pelukannya pada Rangga.


"Bunda Arka boleh masuk.." tiba tinmba terdengar suara Arka dari luar, hingga Syakira dan Rangga saling melepaskan pelukan mereka.


"Arka..." ucap Syakira pelan menatap suaminya yang juga menatap ke arahnya.


"Kenapa Nak?" tanya Syakira saat melihat anaknya yang sudah rapi dengan seragam sekolahnya berdiri di hadapan mereka berdua.


"Arka sudah tahu semuanya Bunda, Papah.." jawab Arka. Tentu saja Syakira dan Rangga terbelalak menatap tak percaya pada Arka.


"Ta..tahu apa Nak?" Syakira tergagap saat menanyakan hal yang seharusnya ia sudah tahu.


"Semuanya, tentang Kak Risa yang bukan anak Ayah, dan tentang Ayah yang ternyata memiliki anak lain dari wanita lain.." jawab Arka.


"Arka.." lirih Syakira menatap mata anaknya air matapun sudah menetes di pipinya.


"Maafin Bunda..." Syakira menundukkan kepalanya tak mampu menatap anaknya lagi. Rangga hanya jadi pendengar bagi mereka berdua.

__ADS_1


"Arka gak marah sa Bunda atau Ayah, karena Arka tahu jika ini memang takdir."


"Hanya saja Arka sedikit kecewa pada Ayah karena mengkhianati wanita hingga dua kali."


"Untuk itu, mungkin Arka akan sedikit sulit bertemu dengan Ayah sampai rasa kecewa Arka benar benar hilang Bun.." ucap Arka tetap pada posisinya.


"Arka hanya berharap Bunda tak segera mempertemukan Arka dengan Ayah, namun jik memang takdir sendirilah yang mempertemukan kami Arka tak akan menolak." lanjut Arka ia tahu jika Bundanya berfikir bahwa ia pasti menginginkan bertemu denga Ayahnya, namun nyatanya ia justru belum sanggup jika harus berhadapan dengan Ayah biologisnya.


"Tentu Nak, maafkan Bunda tak pernah mengerti perasaan Arka dan maaf karena perceraian kami kalian yang harus jadi korbannya.." ujar Syakira memeluk putranya.


"Ini bukan salah Bunda, jangan pernah berfikir jika semua ini karena Bunda. Aku bahkan lebih dulu tahu dari pada Bunda karena itu aku tak ingin berada di lingkungan yang mungkin saja bisa mempertemukan Arka dengan Ayah setiap hari.." jawab Arka membalas pelukan sang Bunda.


"Arka juga tahu jika Wulan menyukai Arka, karena itu Arka memilih pindah agar Wulan bisa mekupakan Arka tanpa. tahu jika kami berdua adalah saudara.." jelas Arka. Syakira melepaskan pelukannya menatap lekat mata anaknya yang terlihat lebih tegar darinya.


"Makasih Nak, sudah menherti keadaan Bunda selama ini..." tulus Syakira mencium kening Arka meski ia harus sedikit menjinjit.


"Lihat bahkan sekarang Bunda harus menjinjit saat mencium kamu.." ucap Syakira tersenyum. Arka dan Ranggapun ikut tersenyum dan kini mereka bertiga saling berpelukan.


Memiliki keluarga yang hangat dan saling mengerti akan menciptakan sebuah kenyaman dalam rumah itu sendiri hingga orang orang yang ada di dalamnya akan selalu merasa bahagia dan tenang.


Arka yang selama belasan tahun hanya hidup berdua dengan Bundanya tanpa ada sosok Ayah di sampingnya dan menjadi pelindung atau panutan baginya membuat Atka sedikit kaku ketika berhadapan dengan Rangga sebagai Ayah sambung, namun karena sikap dan kasih sayang yang di berikan Rangga pada Arka mampu meluluhkan sikap dingin dan cuek Arka padanya, bahkan sekarang Arka semakin dekat dengan Rangga yang sudah ia panggil Papah.


Lagi, kebahagiaan itu memang akan selalu datang di waktu yang tepat...


Lanjut up...


Akankah kebahagiaan Syakira dan keluarga barunya terus bertahan! atau akan ada banyak rintangan yang akan mereka hadapi kedepannya untuk menguji rasa cinta Rangga dan Syakira?


Kalo penasaran yok pantengin terus...


Makasih atas dukungannya, jangan lupa buat like ya..

__ADS_1


Makasih orang baik....


🙏🙏🙏


__ADS_2