Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku

Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Kisah yang Sempat Tertunda


__ADS_3

Seperti yang telah di janjikan Rangga pada Risa, ia sudah berhasil menangkap orang yang dengan kejam meperkosa dirinya hingga hamil.


Regar, jangan di tanya ia cukup teekejut atas perhatian suami istri di hadapannya saat ini karena mereka sedang berada di Rumah Sakit.


Risa masih belum di izinkan pulang karena kondisi dirinya juga kandungannya sangat lemah di tqmbah rasa trauma yang selalu menghantui.


"Om..." lirih Risa air sudah tumpah ruah membasahi pipinya.


Bukan hanya Regar yang berada dalam ruangan itu, tapi juga Farhan. Syakira yang memanggil Farhan ke dalam ruang rawat Risa agar ia tahu segalanya dan mungkin masih ada harapan untyk Risa dan Farhan bisa bersatu.


"Bre**sek..." ujar Farhan dengan segala emosinya.


"Aku pasti akan menghabisinya.." lanjutnya ia sudah mengepalkan kedua tangannya.


"Tidak perlu, karena ia akan segera tiada.." jawab Rangga. Ya dia memang sengaja menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuh laki laki b**at itu agar mati secara perlahan.


"Mas, kenapa kamu lakukan itu?" tanya Syakira sedikit tak setuju.


"Aku lakukan demi Risa yang sangat kamu sayangi sayang..." jawab Rangga lembut sambil mencium pipi kana Syakira. Regar hanya bisa menahan cemburunya dan memalingkan pandangannya ke arah lain.


"Terima kasih Om, Anda begitu baik." isak tangis Risa bahkan tubuhnya sampai bergetar. Syakira mendekati Risa kemudian memeluknya.


"Sekarang Risa bisa tenang sayang..." ucap Syakira mencoba menenangkan Risa.


"Tidak..." jawab Rangga. Semua mata kembali tertuju padanya.


"Karena selama dalangnya belum bisa kita temukan maka Risa masih belum bisa di katakan aman." jelas Rangga menatap Risa.


"Apa maksudnya Om?" tanya Farhan


"Sebenarnya Pria yang telah melecehkan Risa adalah suruhan seseorang, namun ia tak mengetahui siapa orangnya tapi yang jelas orang itu ingin membuat hidup Risa hancur agar kamu tidak menikahinya.." lagi lagi semua orang di buat terkejut, ternyata semua ini ada hubungannya dengan Farhan.


"Secara tidak langsung karena akulah Risa jadi seperti ini!" lirihnya menunduk dalam.


"Bisa di bilang begitu! tapi aku sudah mencari tahu tentabg orang itu." Rangga masih berusaha mencari dalangnya agar bisa segera di tangkap dan di beri pelajaran yang setimpal.


"Terimakasih, kalian sudah melakukan semua ini untuk anakku." ujar Regar tulus.


"Tak perlu berterima kasih, semua ini aku lakukan karena istriku sangat menyayangi putrimu." jawab Rangga masih dengan sikap dinginnya pada Regar.


Farhan berjalan mendekati Risa, bahkan air matanyapun sudah jatuh.

__ADS_1


"Maaf!" ujarnya saat ia sudah berada di samping gadis yang begitu ia cintai..


"Untuk apa?" tanya Risa bingung


Syakira segera mundur ke arah suaminya.


"Karena akulah kamu harus menerima penderitaan yang seharusnya tidak perlu kmu alami.." Farhan begitu sedih, karena semua yang terjadi pada gadisnya adalah karena dirinya.


"Tidak, ini bukan kesalahanmu jangan katakan itu, karen yang seharus minta maaf itu aku. Maaf." Farhan mengangkat kepalanya, mata Farhan dan Risa bertemu cukup lama mereka tidak melakukan kontak mata membuat Farhan sangat merindukan gadisnya.


"Maaf, karena sudah membuatmu menunggu dan sekarang aku sudah..." Risa tak mampu meneruskan kata katanya air mata kembali jatuh ia menunduk tak lagi mampu menatap mata Farhan yang penuh akan cinta untuknya.


"Apakah kau mencintaiku?" tanya Farhan. Risa hanya mamlu mengangguk pertanda jika ia juga mencintai dirinya.


"Kalau begitu menikahlah denganku!" lanjutnya. Risa terkejut, ia mengangkat kepalanya dan menatap Farhan tak percaya.


"Tapi, kau tahu aku..." Farhan menutup bibir Risa dengan tangannya jika ia tak ingin Risa mengatakan hal itu lagi.


"Aku butuh jawaban kamu Ris. Iya atau Tidak?.." tanya Farhan lagi, Risa bingung harus menjawab apa entah apa yang membuatnya justru menatap Syakira yang segera tersenyum sambil menganggukkan kepalanya agar Risa memberikan jawaban Iya pada Farhan.


"Ya, aku mau tapi bagaimana dengan keluargamu.." tanya Risa, jujur ia tak yakin jika nantinya keluarga Farhan bisa menerimanya menjadi keluarga mereka apa lagi di saat kondisinya sudah begini.


"Papah yang akan berbicara dengan orang tua Farhan.." Regar mendekati dua insan di hadapannya, sungguh ia sangat kagum pada Farhan yang tetap bisa menerima putrinya meskipun kondisinya yang sudah tak suci lagi.


"Maafkan Papah yang tak pernah mengerti kalian.." Regar menyesal karena selain ia gagal menjadi suami untuk ke dua kalinya ia bahkan gagal menjadi seorang Ayah bagi kedua putrinya.


"Farhan juga akan bicara pada Mami dan Papi." ucap Farhan serius.


"Mulai sekarang ku mohon jangan pernah lagi menghindariku, apalagi menolak bantuanku.." ujar Farhan menatap Risa dengan penuh pengharapan.


"Hmm." jawab Risa sambil mengangguk kini ia bisa tersenyum bahagia karena Farhan mau menerimanya.


"Aku sangat mencintai. Ris, sangat sangat mencintaimu.." Farhan segera memeluk Risa, biarlah semua orang mengatakan apa tapi yang jelas ia sangat merindukan wanita yang begitu ia cintai.


"Aku, aku juga mencintaimu Farhan, sangat sangat mencintaimu.." jawab Risa ia pun membalas pelukan Farhan dengan erat.


Syakira sudah menangis dalam pelukan sang suami, karena terlalu terharu atas kisah cinta anak muda di hadapannya. Rangga hanya tersenyum saat melihat istrinya yang melow dan hanya bisa memberikan dada bidangnya yang koko untuk sandaran istrinya menangis.


"Aku yakin setelah mendapat kabar kalian, orang itu pasti akan segera menunjukkan taringnya jadi kau harus bisa menjaga Risa dengan baik.." ucap Rangga kembali serius.


"Baik Om..." jawab Farhan tak kalah serius bahkan ia masih mengenggam erat tangan Risa seolah tak ingin lagi melepaskannya.

__ADS_1


"Sebaiknya kami pulang dulu.." ucap Rangga


"Makasih Om tante.." tulus Risa, jika bukan karena Syakira dan Rangga mungkin hidup Risa takkan semudah ini dan mungkin cintanya selamanya tak akan bisa bersatu.


"Sama sama sayang, tante pulang ya.." jawab Syakira masih dalam rangkulan sang suami.


Regar sangat panas melihat kemesraan yang selalu di tunjukan dua orang di hadapnnya, namun ia berusaha untuk tetap terlihat biasa saja.


"Assalamualaikum..."


"Waalaikumussalam.." jawab Risa dan Farhan bersamaan.


"Papah juga pulang dulu kasihan Wulan di rumah.." Regarpun beranjak dari sana setelah mencium kening putrinya, meninggalkan Farhan dan Risa berdua


"Kau tahu! aku sangat terpukul saat kau selalu menolak bantuanku dan bahkan menolak sentuhanku.." jujur Farhan saat ia naik ke atas ranjang Risa dan menaruh jepala Risa di dadanya.


"Maaf, aku hanya..." Farhan tersenyum, ia sengaja mengatakan itu agar Risa sedikit menyesal kepadanya.


"Tidak semudah itu, aku benar benar terluka.." ucap Farhan dengan wajh sedih.


"Hmm..." Risa mengangkat kepalanya dan sedik mendongak menatap wajah Farhan yang juga sedang menunduk menatapnya hingga hidung mereka hampir bersentuhan. Mata mereka saling mengunci beberapa saat swbwlum akhirnya Risa mengakhiri dengan sebuah pertanyaan.


"Lalu apa yang harus aku lakukan agar kamu mau memaafkan aku?" tanya Risa. Kena pancingan Farhan Risa, inilah yang ia tunggu..


"Aku mau kamu selalu ada di samping aku apapun yang terjadi!" ujar Farhan mencium kening Risa yang memejamkan matanya.


"Tidak, jika kau menduakanku maka aku pasti akan langsung meninggalkanmu.." ucap Risa kembali menyandarkan kepalanya ke dada Farhan yang juga tersenyum atas perkataan Risa.


"Tidak akan, tidak akan pernah sayang.." ucap Farhan menggoda gadisnya. Risa, wajahnya sudah merah karena malu ia semakin menenggelamkan wajahnya di dada Farhan.


"Aku sangat mencintaimu Ris, jangan pernah meninggalkan aku lagi!" ucap Farhan mengeratkan rangkulannya pada Risa.


"Hmmm.." jawab Risa sambil mengangguk..


Lanjut up....


Masih Risa dan Farhan ya....


Jangan lupa like sama dukungannya ya, karena akan sangat berarti buat Author...


Makasih yang dah mampir baca juga....

__ADS_1


Makasih orang baik....


🙏🙏🙏


__ADS_2