Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku

Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Persiapan


__ADS_3

"Katakanlah aku akan berusaha menerima semua keputusan kamu!" ujar Regar pasrah meski ada rasa takut dalam hatinya jika Mara menolak lamaran juga cintanya.


"Kak, Aku..." jantung Regar berdegup kencang menanti kata kata Mara selanjutnya, gadis di hadapannya itu membuat ia hampir tak bernafas.


"Aku, aku juga mencintaimu.." jawab Mara dengan suara kecil namun masih bisa di dengar oleh Regar yang sedikit terkejut, spontan ia mencondongkan badannya ke arah depan agar lebih dekat dengan Mara yang masih tertunduk.


"Jadi, kamu menerima lamaranku?" tanya Regar


"Iya..." jawab Mara sambil mengangguk.


Regar bahagia, senyumnya kini sudah merekah penuh. Regar menatap Mara yang masih tertunduk, meski gadis itu sudah menyatakan perasaan juga menerima lamaran darinya namun terlihat tak bahagia tapi justru sebaliknya. Senyum Regar memudar, ia kembali menatap Mara dengan pertanyaan di benaknya.


"Kamu serius kan mencibtai aku dan menerima lamaranku?" tanya Regar, Mara segera mengangkat kepalanya menatap Regar dan menganggukkan kepala dengan cepat.


"Alu, kenapa kamu malah sedih dan gak bahagia?" Regar sangat penasaran dengan gadis di hadapannya ini


"Itu, aku.."


"Kak, kau tahu aku anak dari..." Mara tak melanjutkan ucapannya karena di hentikan oleh telunjuk Regar yang di letakan tepat di bibirnya.


"Aku sudah tahu, dan aku menerima apapun itu.." jawab Regar tersenyum lembut menatap gadisnya yang kini tersenyum namun air matanya tetap berjatuhan.


"Kak...." Mara tak lagi bisa berkata kata, ternyata Pria di depannya sungguh sungguh mencintai dirinya dengan tulus.


"Aku akan segera melamar kamu bersama keluargaku Mar.." ujar Regar, bahagai ya, Regar sangat bahagia ternyata usahanya selama ini tak sia sia, gadisnya juga mencintai dirinya dan menerim lamarannya.


"Kapan?" tanya Mara


"Secepatnya.."


"Ya kapan Kak?" Mara agak kesal dengan jawaban Regar yang tak memberi kepastian waktu padanya


"Rahasia.." ucap Regar berbisik kemudian ia beranjak dari duduk nya dan berjalan duluan.


"Ayok, Kakak anter ke kampus.." ucap Regar


"Kakak belum jawab pertanyaan Mara.." ujar Mara segera berdiri dan menyusul Regar hingga mereka sudah berjalan secara berdampingan menuju mobil.


......................


Maira sudah sibuk mempersiapkan segalanya, ia dengan sangat bahagia memilih apa saja yang akan di bawak saat acara lamaran adiknya nanti.


Ya, Regar sudah memberi tahukan segalanya pada Maira juga Syakira jika Mara sudah menerima lamarannya dan ia ingin sesegera mungkin melamar gadisnya dan menghalalkannya.


Flashback of....


"Kak.." Panggil Regar saat sambungan trlfonnya sudah di angkat


"Ya kenapa Dek..."


"Kak siapkan segalanya!" ujar Regar dengan nada suara yang bahagia.


"Siapkan apa?" tanya Maira bingung


"Kakak sedang apa sih? berisik banget.." ujar Regar merasa tak nyaman dengan suara suara dari sebrang sana.


sreng sreng sreng (kira kira begitulah bunyinya)


"Lagi masak. Kamu tadi minta siapin apa sih Kakak gak ngerti!" tanya Maira

__ADS_1


"Kak, lamaran aku di terima. Mara terima aku Kak.." Regar sangat bahagia saat mengatakan itu, ia bahkan sampai melompat lompat di ruang kerjanya seperti seorang anak kecil yang di belikan eskrim kesukaannya.


"Apa? serius dek?" tqnya Maira terkejut bahkan ia sampai lupa jika saat ini sedang menggoreng ikan, sampai gosong karena tak di perdulikan Maira.


"Astagaaaa, masakanku..." ujar Maira panik dan segera mematikan kompornya...


"Kak, kenapa?" Regar menghentikan lompatannya


"Gak penting, tapi yabg penting sekarang kamu nikah, gak jadi bujang lapuk..." Maira tertawa bahagia, sedangkan Regar cembetut karena Kakaknya selalu saja mengatakan bujang lapuk padahal usia nya saja baru 27 tahun.


"Kakak, aku bukan lapuk..." ujar Regar sudah dusuk di mejanya dengan wajah kesal


"Ha ha ha, iya bukan bujang lapuk kan bentar lagi nikah.." jawab Maira tertawa puas.


"Ya sudah Kakak mau siapin semuanya, pokonya Adek tersayang Kakak terima beres.." ucap Maira antusias.


"Kakak yakin?" tanya Regar, ia tak ingin jika Kakaknya malah kelelahan dan menghambat proses kesehatannya.


"Aman.." jawab Maira dan segera mematikan telfonnya secara sepihak.


"Eh, ini aku yang nikah apa Kak Maira sih! kok dia yang bahagia banget?" monolog Regar menatap telfonnya yang sudah tak terhubung dengan Kakaknya Maira, senyumannya kembali merekah mengingat saat Mara menerima lamarannya.


Syakira yang juga sudah di beritahu segera menemui Maira, ia jiga sudah memberikan kabar bahagia ini pada Rani Mamah dari Mara, awalnya Rani terkejut karena tiba tiba anaknya itu menerima Regar, namun ia juga tahu akan perasaan putrinya dan ikut bahagia.


"Kakak..." panggil Syakira saat ia sedang memilih baju tidur khas pengantin baru dan menemukan yang sangat cocok jika di pakai Mara saat malam pertama...


"Ini bagus gak?" tanya Syakira sambil memperlihat baju yang sudah ada di tangannya ke hadapan Maira yang tersenyum puas dengan pilihan Syakira.


"Best..." jawab Maira sambil menunjukkan jempolnya.


Sekarang Syakira dan Maira sedang berbelanja untuk mereka bawa saat lamaran nanti, segala macam pernak pernik mereka beli, dari sepatu, baju malam pertama, tas hingga ke dalam ********** mereka borong.


"Sini biar Mas bantu.." ujar Rangga yang menemanj Istri juga Kakak iparnya.


"Makasih sayang.." Syakira tersenyum menatap Rangga yang begitu perhatian dan pengertian, ia memberikan sebagian miliknya pada Rangga dan mengambil beberapa dari tangan Maira yang juga sedang kesulitan.


Mereka segera pulang ke rumah untuk mempersiapkan segalanya.


"Mas kamu gak balik ke kantor?" tanya Syakira saat mereka sudah sampai di depan rumah.


"Ya, habis ini..." jawab Rangga kemudian membawa semua barang dan meletakannya di atas meja ruang tamu.


"Makasih ya Rangga.." ujar Maira


"Sama sama Kak.."


"Aku langsung ke kantor lagi ya, pulang nanti Mas jemput.." ujar Rangga kemudian mencium kening Syakira dan berlalu meninggalkan kediaman Syakira dulu yang kini di tempati Maira dan Regar.


"Ahhh, kaki Kakak pegel pegel rasanya.." ujar Maira mendudukan pantatnya ke sofa


"Minum dulu Kak!" Syakira memberikan segelas air minum pada Kakaknya yang terlihat sangat lelah.


"Makasih dek.." Maira segera menyambutnya dan meminumnya hingga tandas.


"Jadi, kita mulai dari mana Kak?" tanya Syakira menatap semua barang di hadapan mereka kemudian saling pandang dan tersenyum.


"Kakak bahagia dek, akhirnya perasaan Regar terbalaskan dan mereka akan segera menikah.." Ujar Maira tak menyangka jika akhirnya Regar akan menikah.


"Ya Kak, semoga aja mereka bisa bahagia dan langgeng.." Syakira menyandarkan kepalanya di bahu Maira.

__ADS_1


"Aamin.." Maira menutup matanya, ia bahagia juga sedih karena saat saat bahagia seperti ini kedua orang tuanya justru tak bisa menyaksikannya.


"Kaka nangis?" tanya Syakira merasakan sesuatu yang mengenai kepalanya. Ia mendongak dan melihat Maira yang masih memejamkan mata namun air matanya sudah jatuh.


"Kak.." panggil Syakira memegang pundak Maira yang segera membuka mata dan tersenyum menatap Syakira, pahlawan baginya.


"Kakak bahagia, ini tangis bahagia habya Kakak juga sedang rindu sama Mamah dan Papah." jelas Maira mengerti akan tatapan adiknya.


"Paman dan Bibi pasti sangat bahagia, karena Regar putra mereka yang nakal itu akhirnya menemukan cintanya.." ujar Syakira memeluk Maira.


"Ya, Kakak tahu itu.." Maira membalas pelukan Syakira dan tetap pada posisi itu hingga bebebrapa detik.


"Sudah, sekarang kita harus mempersiapkan segalanya, jangan sampai ada kekurangan.." ujar Maira segera melepaskan pelukan mereka dan menatap barang belanjaan mereka yang sudah penuh di ruang tamu.


"Hmm." Syakira mengangguk dan mulai membongkar semua barang belanjaan mereka.


Hingga hampir malam Rangga sudah kembali dari kantor dan berpapasan dengan Regar yang jiga baru kembali dari Cafe..


"Kak Rangga.." panggil Regar saat melihat Rangga yang baru keluar dari mobilnya. Rangga hanya tersenyum dan menghampiri Regar yang sudah di depan pintu. Mereka masuk bersama.


"Kak Mai, Kak Sya! kalian habis ngapain?" tanya Regar yang terkejut dengan keadaan rumah yang hancur berantakan kayak kapal pecah.


"He he, siapin buat lamaran kamu lah dek.." jawab Syakira yang sudah menyandarkan punggungnya ke sofa di belakang mereka karena Syakira dan Maira saat ini sedang duduk di bawah.


Rangga hanya geleng geleng melihat tingkah Istri juga Kakak iparnya yang terlalu berlebihan menurutnya, namun ia juga bahagia jika melihat istrinya bahagia.


"Ya Ampun...." Regar menepuk jidatnya tak menyangka jika kedua Kakaknya akan mempersiapkannya secepat ini, padahal ia bahkan belum memberitahukan kapan mereka akan pergi ke ruamah Mara dan Rani.


"Emang Kakak tahu kapan kita akan lamaran?" tanya Regar masih dengan ketidakpercayaannya saat melihat kedua Kakaknya yang terlalu antusias.


Maira dan Syakira saling oandang, kemudian saling melempar senyum dan menatap Regar.


"Besok..." jawab keduanya membuat mata Regar juga Rangga terbuka lebar sangking terkejutnya.


"Apa? Kakak kan Regar gak bilang besok!" ujar Regar kesal


"Ya, kan makin cepet makin baik. Ya gak Sya!" jawab Maira dan langsung di anggukkan kepaa oleh Syakira.


"Nanti keburu di ambil orang loh!" Ujar syakura menakiti. Regar hanya menggelengkan kepalanya tak percaya jika akhirnya ia harus mengalah padahal ini adalah lamaran juga pernikahannya taoi kedua Kakaknya malah mengacaukan rencananya sendiri.


"Hah, ya sudahlah apap boleh buat, kalian bisa urus semuanya Regar masuk dulu mau mandi.." jawab Regar pasrah, ia segera meninggalkan kedua Kakaknya juga Kakak iparnya.


"Kalian ini, ada ada saja.." ujar Rangga juga tak percaya dengan sikap Kedua Kakak Regar.


Syakira dan Maira hanya tersebyum, dan segera membereskan kekacauan yang sudah mereka buat.


"Kami pulang dulu Kak.." ujar Syakira saat ia sudah di dalam mobil sedang Maira berdiri di depan pintu.


"Ya hati hati, jangan lupa besok pagi ajak Arka sekalian.." ujar Maira melambaikan tangannya.


"Pasti..."Rangga segera melajukan mobilnya menuju jalanan menuju ke kediamannya.


Lanjut up....


He he he, ternyata di terima say...


Makasih yang dah mampir ya, jangan lupa like sama dukungannya...


Makasih orang baik....

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2