Perjalanan Reva

Perjalanan Reva
35. Ziyush!


__ADS_3

***


REVA POV


Karna kau adalah Dewi selanjutnya. Tapi,  aku tidak tau. Kau adalah Dewi Cahaya ataupun kegelapan.


Akrein melanjutkan ceritanya. Aku menarik napas. Mungkin,  itukah kenapa ada Cahaya dan bayangan hitam yang masuk ke tubuh ku ini?


Jadi aku tak bisa kembali. Sebelum,  menghabisi Makhluk bernama Ziyush ini?


Dari cerita Akrein aku bisa mengambil kesimpulan singkat. Bahwa pada dasarnya Penyegelan Makhluk Ziyush di lakukan oleh Lima Dewi. Dan Dewi Kegelapan ataupum cahaya ada di dalam satu tubuh. Dan sekarang,  Apakah Aku Dewi Cahaya atau kegelapan?!


Bagaimana aku tau bahwa aku adalah Dewi Kegelapan?


Tanya ku pada Akrein. Masih dengan telepati.


Aku juga tidak tau. Bertahanlah, aku sedang menyusulmu saat ini. Kau tak kan bisa mengalahkan Ziyush seorang diri.


Katanya. Aku mengangguk. Aku sadar diri. Aku lemah sekarang.


Wrahhhhh!!!!


Roarghhhhhh!!!


Gila! Aku terkejut, tiba - tiba ada Mahkluk Raksasa yang keluar dari tanah. Dia memikili bentuk Mulut di atas kepalanya, lalu banyak mata di bawah mulutnya. Dan dia tidak memiliki hidung. Tetapi dia memiliki telinga seperti gajah. Badan nya? Uweekkkk!! Aku mau muntah menatapnya! Badannya aneh, itu seperti dia memiliki banyak tentakel. Balum lagi caira hijau menjijikan di seluruh tubuhnya.


Ya Tuhan! Aku mendesis kesal! Bukan karna apa! Aku hanya membayangkan bagaimana rupa anak ku nanti! Aku takut Anak ku berwajah Aneh karna pada saaat aku hamil. Aku harus di hadapkan dengan mahkluk seperti ini.


Reva...

__ADS_1


Jangan hubungi aku melalui telepati. Aku ingin mempercepat gerakan ku. Tunggu aku menyusulmu.


Kata Akrein, dan aku tidak perduli. Fokusku hanya ada pada makhluk jelek bin menjijikan ini.


Uweeekkkk!!


Aku tak tahan. Aku muntah seketika. Ya ampun, ini penderitaan tersendiri untuk ibu hamil.


Kau! Aku akan membunuh mu!!


Katanya dengan suara Berat yang menggema di telinga ku.


Dia langsung menggerakkan tentakelnya ke arah ku. Spontan, aku langsung lompat ke sebelahnya. Syukurlah aku selamat.


Tapi, aku menatap bekas serangan itu! Dan Shit!! Lubang itu sangat dalam! Dan bahkan cairan hijaunya menghanguskan batu - batu!


Tanpa kusadari ternyata sudah ada bola hitam berapi hijau yang siap melelehkan aku. Entah lah, aku merasa tiba - tiba aku memiliki sayap. Dan aku terbang seketika! Menghindari Bola itu!


Buh! Aku menatap ke belakang. Ternyata benar. Aku sudah memiliku Dua buah sayap berwarna Hitam dan Putih. Terbalut oleh Api biru.


Kekuatan mu telah kembali! Bahkan kau menjadi lebih kuat! Terimalah Takdirmu! Terima Takdir mu sebagai Dewi Tiga Keberuntungan! Kau menguasau Bangsa Netcher! Kau Dewi Takdir Bulan! Kau juga Dewi Kegelapan dan Cahaya! Kau menguasai Dua elemen itu!


Aku tidak tau siapa yang berbicara padaku. Tapi, aku hanya mendengarkan perkataan nya! Dan aku mencobanya! Benar saja! Kekuatan ku telah kembali! Bahkan aku jauh lebih kuat dari sebelumnya karna Elemen cahaya dan Kegelapan ini!


Sial!


Umpat Mahluk itu. Ziyush!


Aku langsung mempersiapkan sebuah bola. Aku tak tau, aku hanya mencoba mengeluarkan kekuatan ku dan Ya! Aku berhasil membuat bola Cahaya dan kegelapan bersamaan! Naluri melindungi diriku bangkit! Aku langsung melemparkannya kearah nya!

__ADS_1


Dan Boom!!


Itu kena! Aku yakin aku pelempar yang handal!


Tapi, itu sia - sia. Dia malah membalasku dengan serangan bertubi - tubi! Itu seperti meteor yang jatuh. Aku berusaha bergerak secepat mungkin menghindari nya. Tapi, keberuntungan tak berpihak padaku! Sayap Gelap ku terkena serangan itu.


Suatu keajaiban terjadi padaku! Sayap ku baik - baik saja! Dan aku yakin, aku akan hidup!


Tapi, aku kehilangan keseimbangan sementara, Aku hampir jatuh saat...


"Sayang... Kau tau kau sedang mengandung. Ada anak kita di dalam sana. Bergerak lah pelan. Oke? Aku tak ingin terjadi sesuatu padamu. " Suara itu, suara yang paling aku rindukan.


"Alden!!! " teriak ku. Yah saat itu dengan tepat waktu Alden menangkapku.


Chup


Alden langsung mengecup lembut pucuk kepala istrinya. Alden segera membawa Reva ke atas tubuh Afisen (Naga Merah Alden)


"Bagaimana keadaan Anak kita? "


"Kau tau aku hamil? "


"Aku tau segalanya tentangmu. sekarang. Jaga anak itu baik - baik. Tutup matamu. Jangan liat Monster itu, atau itu akan merusak wajah menawan anak kita nantinya. " kata Alden lembut. Sembari menebar senyum menggodanya.


"Alden... Jangan bercanda. Kau tau siapa makhluk itu?! " pekik Reva tak suka, saat suaminya bercanda di keadaan seperti ini.


"Dia adalah Ziyush! Makhluk aneh yang sudah di segel oleh Lima Dewi ribuan tahun yang lalu. Dan saat ini, Aku lah yang akan menyegelnya. Karna berani menganggu permaisuri tercintaku. " kata Alden enteng. Seakan - akan makhluk mengerikan itu bukan apa - apa baginya.


***

__ADS_1


__ADS_2