Perjalanan Reva

Perjalanan Reva
Tiga puluh Tiga


__ADS_3

Hai hai guys..


Perjalanan Reva comeback yah..


Oh yah. Ada yang rindu?


Okeh, karna kalian udah nungguin hiatus nya yang lama. lama? 😂


Author kasih kalian hadiah loh..


Author niat nya mau nabung sampai sepuluh Chapter. eh, godaan buat up menghampiri jadi author cuma up 4 chapter.


Author harap kalian ninggalin jejak di setiap chapter yah..


Okeh langsung Check it out


kalau bisa Vote dong. pengeb tahu rasanya ada di rangking Vote. hehe


***


"Pangeran pertama?!  Maksud mu dia yang menyebabkan kekacauan ini?! " pekik Alden, ia sangat terkejut. ia tahu pangeran pertama memang bukan orang yang baik.  Tapi dia juga tak menyangka pangeran pertama adalah pangeran bangsa Rambell juga.


***


"Bagaimana putra ku?  Apa semuanya berjalan lancar? " tanya Selir Utama Anggrei, duduk anggun di kursi kebesaran nya.


"Semuanya lancar ibu ku,  kekacauan di perbatasan utara semakin merebak. Dan semakin banyak orang yang luka akibat bangsa Rambell yang mengamuk" sahut nya,  yah dia adalah pangeran pertama Faras Kertlan,  merupakan putra kandung selir utama.


Seperti biasa,  kedua orang ini selalu memainkan berbagai trik di belakang Raja. Mereka memang pasangan ibu dan anak yang baik.


"Oha yah, ibu dengar Ayah mu mengirim seseorang untuk mengatasi kekacauan di sana.  Siapa yang di kirim nya? " tanya Anggrei lagi, ia memang mendengar rumor itu kemarin.

__ADS_1


"Ayah payah ibu.  Dia mengrim Alden,  si pangeran cacat itu" sahut Faras nada meremehkan. yah dia memang selalu menganggap Remeh setiap pangeran saingan nya.


"Alden?  Putra nya Nayla?!" bentak nya kasar.


"Yah ibu,  putra nya selir Nayla.  Ada apa?  Kenapa ibu begitu marah saat mendengar nya?"


"dulu ibu hanya curiga.  Sekarang ibu semakin yakin,  yakin bahwa Alden itu tidak cacat. Ibu selalu ragu akan dia. Tapi, hari ini ayah mu itu mengirim nya.  Tentu saja itu karna dia memiliki kemampuan kan?! "


Faras tersentak halus,  kembali ia memikirkan perkataan ibunya yang masuk akal. 


Alden hanya pangeran cacat. Kenapa yang dikirim orang yang lemah?! apa masih ada maksud dari ini?!


"Ibu benar. Ini tidak terlihat sesederhana itu. Ayah yang licik itu pasti sedang memainkan trik nya.  Dia selalu saja menolak ku untuk menjadi pewaris Takhta.  Apa mungkin Ayah ingin Alden yang mewarisi takhta kerajaan Flawyard ini bu? "


"ibu rasa juga begitu. Karna dia sudah  di sana,  kenapa kau tak mengajak nya bermain? " sinis ibunya,  kini sudah banyak rangkaian rencana di pikiran nya. yang jelas bukan rencana baik tentunya.


"Maksud ibu,  kita akan membunuh nya di sana?!  Agar Dunia hanya mengetahui,  dia mati karna kekacauan itu dan bukan sebuah konspirasi besar? " Sahut Faras.  Ia tentu sangat mengerti jalan pikir ibu nya. Pikiran nya yang licik dan bengis ini tentu menurun dari Ibunya.


"Kau benar dan cerdas sekali,  ibu sangat bangga padamu . Apa kalung mu masih aman? "


"Setia?!  Anak ku,  kau tak boleh mempercayai orang lain.  Kau hanya perlu mempercayai dirimu sendiri dan ibu mu ini"


"ibu tenang saja,  aku sudah menanamkan cacing Putih di tubuh nya.  Jika ia berkhianat,  aku juga tak segan menghabisi nya" sahut Faras menyeringai. Ia tentu sudah mengantisipasi sesuatu yang di sebut pengkhianatan. ini bagian dari didikan ibunya sejak kecil.


"Wah wah.. Anak ku ini semakin lama semakin Dewasa dan cerdas.  Sudah sangat mampu menduduki Takhta dan menggantikan Raja tua itu" puji Anggrei,  ia merasa akan memiliki segala nya saat putra nya menaiki Takhta.


"Tapi,  ibu?  Bagaimana dengan Diaz?!  Apa dia juga akan bermain trik perebutan Takhta Raja Rambell dengan ku? Ibu tau,  dia sekarang adalah tangan kanan Kakek?" Pekik nya halus. Ia berharap ibunya ini memikirkan cara nya.  bagaimana cara Menghadapi kakek tua Raja Rambell itu.


"Kau tak perlu khawatir.  Ayah ku Reyland sudah berjanji.  Jika kau menjadi Raja kerajaan Flawyard. Maka,  kau juga akan menjadi Raja bangsa Rambell yang seutuh nya"


Memang wanita jahat yang luar biasa. Ia sudah memikirkan segala nya untuk anak nya.  Tak heran anak nya memiliki sifat yang sama.

__ADS_1


"Ibu benar - benar perempuan yang berpikiran maju. Oh yah bu,  bagaimana?  Apa ibu sudah merampas Kalung Merah iblis dari Diaz? "


"kau tenang saja anak ku,  cepat atau lambat kau akan mendapatkan apapun yang kau inginkan "


"Memang ibu yang terbaik. Haha" sahut Faras memeluk erat ibu kesayangan nya itu.


"Oh yah Anak ku. Kau harus memastikan kematian Alden.  Jika tidak,  dia akan menjadi penghalau besar nu untuk naik Takhta" bisik Anggrei lirih di telinga putra nya.


"Maksud ibu? "


"Ibu selalu merasa ada yang aneh dengan Nayla ibu nya. Entah kenapa, bahkan sudah sering ibu mencoba membunuh nya selalu gagal.  Karna dia pula,  Raja sampai sekarang tak menyentuh ibu lagi.  Itu semua sejak hadir nya Nayla"


"Tidak berhasil bu?  Lalu bagaimana Selir Nayla bisa Tiada? "


"ibu juga tidak tahu,  kebakaran itu lah penyebab nya.  Tapi ibu selalu merasa ada yang janggal. Mayat nya tak dapat di kenali karna wajah dan tubuh nya menghitam. Ibu selalu yakin dia bukan Nayla"


"Maksud ibu,  selir Nayla masih hidup?"


"ibu juga tidak tahu.  Untuk jaga - jaga.  Kau bunuh lah Alden secepat mungkin.  Lebih cepat lebih baik. Kematian Alden akan menjadi sumber ketenangan bagi ibu"


"Faras mengerti ibu,  Faras bukan hanya akan membunuh Alden.  Tapi juga akan menyelidiki soal Selir Nayla"


"Kau benar,  cari lah informasi tentang nya.  Sejak Nayla datang ke istana ini.  Tak ada satu pun yang mengetahui asal usul nya.  Dan siapa dia sebenarnya?! "


"Ibu tidak perlu khawatir,  dendam lama ibu terhadap Selir Nayla,  Anak nya lah yang akan menanggung nya!!" Yakin Faras.  Dia begitu percaya bahwa Alden akan mati di tangan nya.


Benarkah Alden akan mati?


***


Ayooo like,  komen,  and vote yah

__ADS_1


Jangan lupa buat rate juga.


Maaf mengejutkan dengan kata 'end' kemarin hehe 🙏😂


__ADS_2