Perjalanan Reva

Perjalanan Reva
15. Kutukan Ratu


__ADS_3

***


"Terima kasih ibu Ratu. Sudah ku katakan. Aku baik - baik saja. "


"Baguslah Nak,  Kau sebagai Ratu Negri ini. Harus mengubah takdir menjengkelkan Ratu Kerajaan Flawyard. Yang dulu Ratu Pertama dan Aku alami. Sejak dulu Ratu Kerajaan Flawyard memiliki kutukan. "


"Kutukan Apa ibu Ratu? "


"Kutukan tidak bisa memiliki Anak. "


Deg.


Satu kalimat itu berhasil mengguncangkan Hati Reva! Ayolah, ini tak masuk akal!


"Ayolah Ibu Ratu. Jangan mengatakan hal yang aneh dan tidak masuk akal. Jika memang tidak memiliki anak. Lalu? Bagaimana adanya Pangeran pertama? Alden? Pangeran kedua dan ketiga? " Tanya Reva. Ia bukan tipe gadis yang akan setuju tanpa alasan oleh argumen orang lain. Ini tidak masuk akal! Pikirnya.


"Kutukan nya menarik dan Unik sayang. Itu spesial dan khusus,Itu hanya berlaku untuk orang yang di cintai Raja, dan Menjadi Ratu kerajaan Flawyard. " Sahut Ratu enteng. Dia tersenyum sendu, mencoba menguatkan Reva.


"Tidak! Ini tidak mungkin! Lalu? Kenapa Ratu pertama Naysil bisa melahirkan Putri Nadya?!"


"Karna dia melakukan perjanjian Iblis, dengan Dunia Kegelapan. Dunia nya para iblis. Maka dari itu, Dia bisa memiliki Anak. Dan Mati setelahnya. Ah, bukan mati. Melainkan mengabdikan hidupnya untuk kegelapan. Jika kau mau memiliki anak. Maka kau harus mengabdi pada Dunia kegelapan. Mengabdikan dirimu pada Dewi jelek itu. " Terang Ratu. Wajahnya meyakinkan. Membuat Reva sedikit gagu.

__ADS_1


Apa yang dikatakan Ratu benar? Aku dan Alden tak bisa memiliki Anak kandung? Tidak! Itu tidak mungkin!


"Kalau begitu apa sulitnya? Aku akan minta Alden untuk menjadikan ku Selir. Setelah kami Memiliki anak, Dia akan mengangkatku menjadi Ratu. Mudah bukan? " Sahut Reva enteng. Menurut nya orang kolot ini terlalu membesar - besarkan masalah.


"Hahah!! Naif sekali! Payah! Tya Reva Wisbrith! Haha! Kau ternyata bodoh juga yah! Hei Anak ku, Jika pemecah dari masalah itu semudah itu. Aku sudah memiliki anak. Aku dan Raja sudah memikirkanya, kami pernah melakukan cara itu. Yah memang. Awalnya kami berhasil memiliki anak. Aku mengandung Usia Satu bulan. Entah kenapa, Anak itu tiba - tiba hilang dari perut ku. Lalu Dewi Kegelapan datang dalam mimpiku, dia mengatakan segalanya. Dia lah yang mengambil anak ku, untuk di makan. Di jadikan obat penguat tubuhnya. " Tampak wajah Ratu sedih. Ternyata anaknya sudah tiada, bahkan sebelum dilahirkan.


Reva diam. Ia seperti merasakan sakitnya Ratu kehilangan anaknya.


Mengapa begini? Kutukan apa ini? Dari mana asalnya?


"Lalu, bagaimana agar aku dan Alden bisa memiliki anak ibu Ratu? "


"Tidak ada cara. Hanya ada cara itu, mengabdikan diri pada Dewi Kegelapan. Awalnya, ibu juga ingin melakukan hal yang sama dengan Ratu Pertama. Tapi sayangnya Raja menolak, ia tak ingin kehilangan Aku. Dan Ratu pertama juga datang dalam mimpiku. Dia memperingatkan ku, jangan melakukan hal yang sama. Atau aku tak kan lepas dari penderitaan. "


"Sudah ku katakan, ini hanya berlaku untuk wanita tercinta Raja. Para selir itu tak dicintai oleh Raja. Hanya aku, dan Ratu pertama yang ada di hatinya. "


"Jadi, Para selir --"


"Benar Reva. Itulah kenapa sejak dulu, Kerajaan Flawyard memiliki tradisi harus memiliki selir sebanyak - banyak nya. Dengan beralibikan Kekuasaan. Ini semua karna kutukan ini. Ini adalah alasan, kenapa banyak Raja Flawyard terdahulu yang mengunci hatinya, dan tak ingin jatuh cinta pada siapapun."


"Bahkan Raja yang sekarang , dia juga tak ingin jatuh cinta dan mencintai siapapun. Karna dia sadar, bahwa pada akhirnya dia tak kan memberikan kebahagiaan dengan orang yang di cintainya. Hanya ada penderitaan di sana. Karna tak bisa memiliki Anak. "

__ADS_1


Terang Ratu Panjang Lebar. Tetesan hangat itu sudah mengalir menyayat hati siapapun yang melihat nya.


Kenapa seperti ini? Siapa yang tega memberikan kutukan seperti ini?


"Aku mengatakan ini bukan untuk menakuti mu Reva, ini semua demi kebaikanmu. Jangan pernah mencoba mengikat perjanjian dengan Dewi kegelapan. Apapun yang terjadi. " lanjutnya, dia memeluk erat Reva. Menguatkan gadis itu akan bahaya di depan.


"Dengan kata lain, Selir adalah sebuah keharusan Ibu? Raja harus memiliki selir? "


"Ibu juga tidak tau. Di tempat Kaki gunung nanti. Ibu akan berdoa, supaya ada keajaiban yang terjadi padamu nak. Semoga Kutukan ini tak terjadi padamu. "


"Ibu Ratu. Kau orang yang luar biasa. Kau kuat dan hebat. Tapi, ibu... Siapa yang sebenarnya memberikan kutukan menjijikan ini? " Tanya Reva.


Deg. Jantungnya berdegub begitu kencang. Apa? Reva sudah kehilangan kekuatannya. Bahaya apapun saat ini bisa mengancam nyawanya.


Reva...


Tuhan, Takdir... Berikan lah Anak ku ini Takdir yang baik. Izinkan dia memiliki anak.


"Orang yang memberikan kutukan ini adalah--"


***

__ADS_1


Nexttt hari ini?


__ADS_2