Perjalanan Reva

Perjalanan Reva
Lima Puluh Tiga


__ADS_3

***


"Akhhh...sh.... Tshhhghh.. " Desis Deva masih terbaring di ranjang seadanya itu.  Matanya masih terpejam rapat akurat.  Ia belum sadar,  tapi dari mana Rasa sakit itu?


Bagai rasa ada sesuatu yang memaksa masuk ke jantung nya.  Bersamaan dengan kilatan - kilatan ingatan perang antara Kerajaan Flawtard,  Bangsa Rambell dan Banga Netcher.  Sama Seperti kilatan yang Kai lihat saat menjatuhkan darah nya di pedang Phoenix Legenda.


Reva menyadari nya,  Sesuatu yang memaksa masuk ke jantung nya adalah,  pedang itu sendiri.


Jlebbbb


Akhir nya Pedang Itu berhasil masuk,  mengurangi rasa sakit yang menghujam di jantung nya.  Namun,  rasa sakit di kepala nya kian meningkat.  Semakim banyak kilatan ingatan tidak jelas,  yang hanya jelas adalah banyak nyaayat bangsa Rambell yang berserakan. Membuat darah nya mendidih.


Lihat!  Lihat lah bagaimana Bangsa mu di habisi! Lihat bagaimana mereka menyiksa saudara sebangsa mu!


Reva mengenali suara itu.  Yah itu Suara Phoenix Legenda.


Keji sekali!  Darah ku serasa terbakar!  Sangat panas mendidih!  Ada rasa gejolak yang panas!!


Batin Reva,  dirinya sendiri bingung. Masih kah ia mimpi atau sudah terbangun.  Tapi jika mimpi,  kenapa Kilatan ingatan itu terlihat begitu nyata.


Masih dengan mata yang terpejam,  dengan keringat yang sudah membasahi tubuh nya.  Ia masih harus menyaksikan kilatan ingatan itu.


"Mawar Biru berarti cinta yang dalam.  Gadis mawar biru memiliki Cinta yang dalam terhadap semua makhluk.  Gadis mawar Biru,  adalah titisan Dewi Lautan. Reva anak ku. Sayang,  dengar.  Ambil lah keputusan yang bijak.  Jangan pernah di butakan oleh dendam dan Amarah. Bagai hujan yang tidak memihak siapapun,  ia akan jatuh dimana tempat nya harus jatuh. Reva,  Ibunda percaya pada kemampuan mu" ucap Perempuan itu.  Reva kenal,  ia adalah Guru nya .  Arriva yang datang dengan cahaya putih dari kegelapan.

__ADS_1


"Guru!!  Jangan pergi!! " teriak Reva,  ia terperanjak.  Di edarkan pandang an nya di tempat saat ini dia berada.  Tak di temukan nya sosok itu. Yah Guru kebanggaan nya.


"Guru?  Ibunda?!  Apa maksud nya?!  Kenapa ini semakin rumit. Tunggu?  Athaft?! Aku ingat!  Nama belakang Guru adalah Arthaft!  Apa Guru adalah ibu kandung ku?!  Apa yang sebenarnya terjadi!! " pekik Reva memukul kuat ranjang nya.  Dia begitu emosi,  di permainkan oleh teka - teki seperti ini.


"Akhhhh... " Desis nya lagi,  saat itu ia ingat. Yah perlahan ingatan itu kembali.  Ingatan dimana Dia Bermain bersama Ibunda dan Ayah nya Perdana Mentri Regata. Rasa sakit itu terus menghujam di ikuti dengan rasa nyilu yang ada di bahu nya.


***


"Reyza?  Aura merah tadi maksud nya apa? " tanya Yuza yang duduk bersama Dengan Reyza.  Juga ada Raja Arthaft dan Kai.  Itu adalah pertemuan rahasia bangsawan Arthaft


"Itu benar.  Kenapa tekanan dari Pangeran Alden serasa begitu pekat? " sambung Kai yang sedikit merasa ngeri dengan Aura Merah yang keluar dari Badan Alden tadi.  Dengan mata nya yang menyala,  menambah kesan mengerikan pangeran itu.


"Di Kerajaan Flawyard ini, adalah kerajaan Terbesar dari tiga kerajaan Dunia.  Kerajaan Flawyard yang utama.  Dan Kerajaan Leezhart dan Aittarth.  Di kerajaan Kita ini.  Ada Tiga Bangsa Yang menempati Kerajaan ini,  Bangsa Ksatria,  dengan Naga Merah legenda milik mereka.  Bangsa Rambell dengan Naga Hitam nya.  Dan Bangsa kita,  Bangsa Netcher dengan Phoenix Legenda nya. Dan pemilik nya adalah Reva" jelas kakek, menatap kedua cucu nya yang terlihat bingung itu.


"Seperti nya Alden adalah Keturunan Murni Bangsa Ksatria.  Bangsawan Cadris,  dan kemungkinan memiliki Naga merah di tubuh nya" sahut Kakek.


"Tunggu? Jika dia Berhasil menguasai Naga Merah Legenda. Maka,  kita akan lebih sulit mengalah kan mereka" tebak Reyza.


"Kakek,  bagaimana ini? " tanya Ryuza.


"Tidak mungkin.  Selama empat Generasi Bangsawan Cadris. Tak ada yang bisa  menaklukan Naga Merah Legenda" sahut kakek masih mencoba menenangkan dirinya.


"Tapi kek,  kita juga tidak bisa mengesampingkan fakta ini"

__ADS_1


"Heh... Baiklah,  Ini tugas kalian.  Selidiki apalah Alden memang bisa membangkitkan Naga Merah Legenda dari Bangsa Ksatria" titah kakek,  kini pria tua itu terlihat Khawatir.


"Baiklah kakek!! " sahut mereka bertiga bersamaan.


"Kakek.  Bagaimana dengan Naga Hitam?  Apa ada tanda - tanda dia akan bangkit dari pangeran Faras? "  tanya Kai penasaran.


"Tidak,  aku tidak merasakan aura Naga Hitam ada tubuh Faras.  Dia bukan di takdirkan menjadi pemilik Naga Hitam"


"Tunggu,  apa mungkin Diaz lah yang memiliki nya? " tanya Reyza lagi.


"Diaz?  Kakek juga tidak tau. Dia melum menampakkan Aura hitam nya"


"Baiklah,  kami pasti akan menyelidiki nya"


"Kakek Apa Ada yang pernah membangkit kan tiga Makhluk Legenda itu.  Apakah  tidak ada yang bisa mengalahkan Naga Merah dan Naga Hitam? " tanya Kai masih sama penasaran  nya.


"Ada yang pernah membangkit kan mereka.  Dan ada pula yang bisa mengalahkan Naga Merah dan Hitam" sahut kakek. 


***


Next?


Lanjut?

__ADS_1


Author tunggu like,  komen,  dan Vote nya.


__ADS_2