Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Pernikahan Claudia


__ADS_3

Pagi ini begitu sibuknya , sedangkan Dina masih sangat lelah akibat pertempuran dengan Aldi .


Ketika semua orang sibuk berdandan dan bersiap - siap , Dina masih terlelap.


" Sayaaaang....bangun....bersiap - siaplah....semua pada sibuk ".


Aldi mengecup kedua mata Dina , kemudian menciumi Dahi dan terakhir melum*at bibir sexy sang isteri .


Perlahan Dina bangun, dia melihat Aldi baru siap mandi .


" Mas...Dina kan masih bau....".


Dina lari ke kamar mandi karena tidak menduga Aldi menciuminya ketika dia baru bangun.


Dina memakai kemeja nya dan hot pants nya.


" Yaaaang...celana nya pendek banget....".


" Hanya sampai make up kok yaaang....ribet kan pakai celana panjang, please...."


" Baiklah.... "


Aldi di bantu Dina memakai tuxedo dan dasi nya.


" Bertapa gagah nya suamiku ..... brewokan nya sudah rapi....".


Aldi menata rambutnya dengan menggunakan gel, semakin melankolis dan gagah terpancar dari wajahnya .


Dina menjadi pasien terakhir yang di make up MUA .


Sang atasan MUA sangat terkejut melihat kecantikan Dina yang sungguh sempurna .


" Pantas banyak para pengusaha muda menggosipkan , bahwa cucu pewaris kerajaan Dinata , sangat luar biasa kecantikannya , sangat memikat , smart, dan hari ini aku menyaksikannya sendiri ".


Dina bengong, sedangkan Aldi tersenyum . Aldi mengetahui itu semua, karena rekan bisnis nya selalu menceritakan beberapa gadis yang cantik dan isterinya berada di urutan pertama pembicaraan kaum pria .


Kala itu, Dina belum menjadiniaterinya, masih berhubungan dengan Derren .


" Saya akan merias mu Din....kamu akan mendapatkan riasan terbaik dan asaya akan menonjolkan kelebihan yang kamu miliki ."


" Baiklah..... terserah anda saja ".


Sebenarnya Dina sangat malas berdandan , tetapi ...dia tidak mau kakeknya marah dan malu dengan penampilannya .


Hanya perlu 30 menit menata rambut san make up wajah Dina . Saat Dina membuka matanya , Dina terkejut dengan penampilannya , sungguh make up nya natural, berkas dan dia semakin lebih - lebih cantik lagi .


Sang MUA tersenyum ketika melihat ada tanda kepemilikan yang sudah samar , saat memberi bedak di seputaran leher Dina.


" Buatlah ini di stempel pacar mu buat ".


" Dia suamiku miss...., " ujar Dina .


" Waw....ternyata satu sangat tampan dan satu lagi sangat cantik ....pasti anak - anak kalian akan menjadi perladuan yang luar biasa ."


" Amin....ujar Dina ".


Sebenarnya ada ketakutan dalam diri Dina....apakah dia bisa memberikan keturunan pada keluarga Wijaya . Kebaikan keluarga wijaya membuatnya kadang goyah , padahal mereka sudah bisa menerima apapun hasil nya , tetapi jujur sebagai wanita , Dina merasa banyak sekali kekurangan .

__ADS_1


Mata Dina menjadi sendu ...setelah selelsai , Dina kembali ke kamar nya , Aldi membantunya memakai pakaian .


Aldi memeluk Dina dari belakang .


" Jangan pernah minder , jangan pernah sedih...jangan tertekan...jangan pernah tinggalkan mas hanya karena persoalan anak , mas sudah memilihmu dan sudah sanggup menerima apapun itu . Mas sudah membuat program hamil dan sudah menerapi rahim mu ,dokter Roberth juga susah lama menerapi mu , percayalah dengan bantuan Tuhan dan medis . "


" Cantik banget isterinya mas...."


Aldi memeluk Dina lebih erat .


Sebuah ketukan membuat Dina dan Aldi tertawa . Aldi membuka pintu, ternyata ada Adam ponakannya Aldi , anaknya mbak Elsa .


" Aunty...apakab aku sudah tampan ? tanya nya ".


" Sudah sayang....," ujar Dina teraenyum .


" Aku sangat menyukai Aunty ".


" Bertambah sainganku....," gerutu Aldi menahan tawanya .


Aldi menggendong Alan dan menciuminya . Terlihat Aldi sangat menyukai anak - anak . Rasa perih itu kembali ada di dalam hati Dina .


Pemberkatan pun dilakukan di sebuah gereja cukup besar , sangat mewah hiasan dan dekornya , Suaminya Claudia lumayan dari kalangan pembisnis handal , kedua mertuanya juga ramah dan baik , suaminya ada 4 bersaudara, 2 anak perempuan dan 2 anak laki -laki .Claudia sangat cantik , dalam balutan dres yang sangat mekar .


Dina juga memakai dres putih sebagai bridesmaid . Dina bergabung dengan beberapa teman Claudia . Mata pria memandangi sosok Dina ketika Dina bercanda dengan Bian, Claudia dan Dimas .


" Cakep an Dina dehhhh...," ujar Bian.


" Jangan ngejek dechhhh...., " ujar Claudia .


" Srmakin di poles , semakin wah sih sepupu ku ini....banyak mata pria memandangimu sejak tadi Din...pasti suami posesifmu dongkol dan habislah kamu di gempur."


" Kamu sangat cantik...hame...ujar Dinam tak lepas menatap dengan teduh sosok Dina ".


" Kebetulan bawa uang receh nih....apa mau ? " tanya Dina bercanda .


Setelah pesta pemberkatan , Aldi mendekap Dina dan mengecup dahi Dina, tidak perduli dengan banyaknya mata pria memandangi mereka .


" Kembali deh....posesifnya ...Bian tertawa...pepet terus bang...awas banyak Vampir mau nyulik isteri abang ".


" Ihhh....kompor deh...manas - manasi aja ".


Ketika Aldi berbicara dengan papanya , Dina langsung dikerumuni banyak pria yang mau berkenalan . Dina sengaja memutar - mutar dan memainkan cin cin pernikahannya , tetapi semua pria tidak memperdulikan itu semua .


Aldi menarik tangan Dina .


" Isteriku...mari kita mencicipi hidangan..."


Dina mengangguk .


S3mua pria hanya bisa bengong .


" Harusnya isteriku , jangan berdandan secantik ini , sangat banyak kumbang yang menghampiri , dan mas sangat cemburu ".


" Mas gak percaya pada Dina ? ".


" Percaya sayang...."

__ADS_1


Terlihat dokter Derren berjalan ke arah Dina dan Aldi .


" Hmmmm semakin cantik saja dirimu Din...kayaknya batal deh....memberikanmu pada Aldi...gurau Derren ".


" Tanya aja...apa Dinanya mau balikan gak sama pakdos..., " ujar Aldi.


" Gak mau dianya...," ujar Derren tertawa .


" Kapan sampainya mas ? , " tanya Dina .


" Tadi pagi....tapi malam ini akan langsung balik, ada jadwal operasi urgent ".


Di acara tersebut , Claudia terlihat berdansa bersama suaminya , pesta yang sangat mewah dan besar .


" Apa kamu mau..kita buat resepsi yaaaang ? "


" Gak mas...kalau bulan madu gak nolak...," ujar Dina tersenyum manis.


" Baiklah...selesai pendidikan mas , mas akan menemanimu menyelesaikan pendidikan dan kita akan menjadwalkan kita akan kemana saja ".


" Makasi suamikuuuu....".


Dina memeluk dan Aldi mendekap Dina sangat mesra .


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Jangan lupa


Like


Vote


koment


salam sehat


mampir ke karya saya lainnya:


1.My bodyguard my wife


2.Story of celebrity



Suami terabaikan



4.Hidup bahagia dan karma pelakor



Terpautnya satu hati



IG Christian lenny elisabeth

__ADS_1


__ADS_2