Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Perhatian


__ADS_3

Pagi itu , Aldi dan Dina bersiap untuk ke rumah sakit , bi Oni memasak aneka makanan kesukaan Aldi .Dan membuatkan jus apel dicampur buah beat .


" Makasih ya bi...makasih sudah memperhatikan asupan gizi triple , " ujar Aldi tersenyum .


" Non Dina menggemaskan banget , pantas tuan Aldi , ngotot hanya mau pujaan hatinya ."


" Dina itu sudah incaran Aldi bi...sejak SMP , sangat sulit mendapatkan Dina bi....butuh perjuangan panjang ."


" Mas halu dehhhhh"


" Mas gak halu yaaang , mas pastinya .....ada atau gak ada keturunan , mas tetap setia dan hanya kamu dalam hidup mas , dalam jantung mas ."


" Lebaiiii ," ujar Dina menggelitik perut Aldi .


" Serius yaaaaang...gak percayaaan ."


Bi Oni dan bi Siti pun tersenyum melihat majikan mereka berdebat sekaligus bercanda .


Ketika duduk di dalam mobil , Dina merasa perutnya tidak nyaman menggunakan rok , karena sangat ngepas .


" Gak nyaman yaaang...? " tanya Aldi .


" Iya mas...kenapa cepat banget ya besar nya nih perut , seperti 4 bulanan sewaktu Aisyah mengandung .Kalau 9bulan gimana lagi besar nya , rasanya tuingggg...," ujar Dina tertawa .


" Kehamilan double aja besar yaaang...apalagi triple....3 bayi , pasti lumayan besar ."


" Baiknya jangan gunakan rok lagi yaaang , dres aja ."


" Iya mas.....".


" Apa bagian dada masih sakit ?"


" Gak lagi mas....".


Aldi memeluk Dina ketika sudah tiba di depan rumah sakit .


" Mas ke ruangan mu selesai parkir ya yaaang."


" Hmmm...ujar Dina manja ."


Biasanya Dina sesekali manjanya , saat sekarang , Dina lumayan manja , Aldi mengerti gejolak hormon sang isteri .


Dina pun melangkah , menggunakan flet shoes nya .


" Tumben ...gak pakai sepetu kets biasa , ujar salah satu rekan dokter nya ."


" Lagi pengen , " ujar Dina tersenyum .

__ADS_1


Dina memeriksa berkas pasiennya yang masuk , hari ini ada jadwal operasi 3 pasien , cukup melelahkan , dalam hatinya .Dina melihat dan meneliti kondisi pasien di lembaran yang tersaji , dari laporan perawat .


Aldi memasuki ruangan Dina .


" Ada berapa pasien operasi yaaang ?"


" Ada 3 mas , jam 9 , jam 1 dan jam 4 sore ."


" Baiknya jadwal kerja di sesuaikan , mas akan meminta jadwal kamu jangan sepadat ini , bagaimanapun ini kehamilan pertama yaaang...".


" Baiklah mas.....".


Aldi memeluk Dina , dan mengusap punggung Dina .


" Jangan di paksa , istirahat ketika lelah ".


Dina mengangguk .


" Gak kebayang , sebelum tau hamil , Dina naik sepeda motor sport , bolak balik ke Bali dalam 1 bulan bersamaan , lain lagi tugas yang padat ,lain lagi shopping seharian ,pergi ke club , maaf mas...triple kita udah ada , Dina akan jaga mereka ."


Aldi pun mengangguk dan mengecup bibir ranum sang isteri .


" Mas tugas dulu ya yaaang...banyak minum dan ini minum vitamin DHA , bagus untuk pertumbuhan bayi kita , asam folatnya tinggi , agar bayi terhindar dari cacat ."


Aldi memasukkan vitamin ke dalam mulut Dina dan memberikan segelas air . Dina meneguk nya .


" Iya mas...Dina sering cepat lapar ."


" Wajar yaaang , mereka 3 , dan kamu 4 , berbagi makanan . Makanya tubuh kamu kurus , mereka makan semua , yang maminya masukkan dalam perut , " ujar Aldi tertawa.


" Gak apa - apa mas...bisa makan saja , Dina udah bahagia , awal kehamilan Aisyah , katanya sulit makan , mual saja , Dina merasa biasa aja mas , hanya bau rokok dan minuman buat mual ".


" Di mana , nemu bau rokok dan minuman yaaang?"


" Di club mas...ketika sama teman - teman


kesana ".


" Kamu bawa baby kita ke club...," ujar Aldi cemberut.


" Maaf.....Dina gak tau kan sedang hamil ...penasaran banget yaaaang...gak bisa nahan rasa nya pengennnn saat itu ke club ."


" Jangan di ulangi lagi .....".


" Siap honeyyyy.....".


" Sweet banget isterinya mas , apa anak kita cewek ya, ke tiganya ? makanya se sweet dan sepenurut ini ,hehehehehe...," ujar Aldi .

__ADS_1


" Kalau ke 3 nya cewek gimana dong mas.....?"


" Yah...gak apa - apa ....mas mau apa aja yaang , asalkan mereka sehat , mas akan sangat bahagia ."


" Makasih yaaang....".


Aldi memeluk sang isteri.


" Mas yang makasih, kamu melalui semua ini , menahan perasaan selama ini , dan sekarang berjuang buat triple ".


" Mas tugas dulu ya yaaang , " Aldi pun keluar dari ruangan Dina .


Dina chek fisik beberapa pasiennya , kemudian meminum jus nya .


Dina memasuki ruang operasi , bersama tim nya , dan selesai pukul 11.30 ketika sudah pukul 12 siang , sang mertua membawa bekal makanan buat Dina dan buat Aldi .


Sang mama melihat Aldi dengan seorang dokter wanita , gelagat wanita itu berbeda , karena sudah berpengalaman , mama Aldi mendekati Aldi dan dokter wanita itu .


" Al.....dia siapa nak....".


" Ini Sarah ma , rekan se profesi Aldi ."


Wanita itupun menjabat tangan mama Aldi .


" Kamu tau kan , Aldi itu sudah menikah....kamu jaga jarak dengan anak saya , karena ada hati menantu saya , yang akan sedih jika melihat kalian seperti ini ."


" Ma...Aldi gak ada macam - macam ma , proporsi kami hanya rekan kerja dan hanya teman satu kampus , gak lebih ma...," ujar Aldi .


" Bagi kamu seperti itu , beda bagi dia . Mama cukup banyak makan asam garam , gelagat seperti apapun sudah mama hadapi , papamu di goda pelakor pun mama sudah pernah alami .Ingat ya Al...kamu sudah punya isteri , mama dari dulu sangat menyayangi Dina , ada atau gak asa anak kalian , mama tetap menyayangi Dina .Tidak dengan wanita lain .Kamu harus tau tempatmu seperti apa , kalau kamu gak tegas , jangan menyesal , ketika Dina meninggalkan kamu , kamu sudah mengalaminya bukan , hidup seperti di dunia lain apa enak ? "


"Maaf tan...saya gak ada maksud apa - apa ," ujar Sarah memberanikan diri menjawab mama Aldi .


"Kamu bisa membodohi anak saya , tapi tidak membodohi saya ."


" Tidak usah membela diri , kamu menganggap kekurangan menantu saya , sebagai celah buat kamu mendekati anak saya bukan ?"


" Jangan mimpi , sampai matipun saya tak sudi ,"


ujar mama Aldi .


" Mama tunggu kamu di ruangan Dina , mama kecewa sama kamu , " wajah mama Aldi pun menahan amarah nya .


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2