
Pagi itu , Aldi dan Dina bersiap untuk ke rumah sakit , bi Oni memasak aneka makanan kesukaan Aldi .Dan membuatkan jus apel dicampur buah beat .
" Makasih ya bi...makasih sudah memperhatikan asupan gizi triple , " ujar Aldi tersenyum .
" Non Dina menggemaskan banget , pantas tuan Aldi , ngotot hanya mau pujaan hatinya ."
" Dina itu sudah incaran Aldi bi...sejak SMP , sangat sulit mendapatkan Dina bi....butuh perjuangan panjang ."
" Mas halu dehhhhh"
" Mas gak halu yaaang , mas pastinya .....ada atau gak ada keturunan , mas tetap setia dan hanya kamu dalam hidup mas , dalam jantung mas ."
" Lebaiiii ," ujar Dina menggelitik perut Aldi .
" Serius yaaaaang...gak percayaaan ."
Bi Oni dan bi Siti pun tersenyum melihat majikan mereka berdebat sekaligus bercanda .
Ketika duduk di dalam mobil , Dina merasa perutnya tidak nyaman menggunakan rok , karena sangat ngepas .
" Gak nyaman yaaang...? " tanya Aldi .
" Iya mas...kenapa cepat banget ya besar nya nih perut , seperti 4 bulanan sewaktu Aisyah mengandung .Kalau 9bulan gimana lagi besar nya , rasanya tuingggg...," ujar Dina tertawa .
" Kehamilan double aja besar yaaang...apalagi triple....3 bayi , pasti lumayan besar ."
" Baiknya jangan gunakan rok lagi yaaang , dres aja ."
" Iya mas.....".
" Apa bagian dada masih sakit ?"
" Gak lagi mas....".
Aldi memeluk Dina ketika sudah tiba di depan rumah sakit .
" Mas ke ruangan mu selesai parkir ya yaaang."
" Hmmm...ujar Dina manja ."
Biasanya Dina sesekali manjanya , saat sekarang , Dina lumayan manja , Aldi mengerti gejolak hormon sang isteri .
Dina pun melangkah , menggunakan flet shoes nya .
" Tumben ...gak pakai sepetu kets biasa , ujar salah satu rekan dokter nya ."
" Lagi pengen , " ujar Dina tersenyum .
__ADS_1
Dina memeriksa berkas pasiennya yang masuk , hari ini ada jadwal operasi 3 pasien , cukup melelahkan , dalam hatinya .Dina melihat dan meneliti kondisi pasien di lembaran yang tersaji , dari laporan perawat .
Aldi memasuki ruangan Dina .
" Ada berapa pasien operasi yaaang ?"
" Ada 3 mas , jam 9 , jam 1 dan jam 4 sore ."
" Baiknya jadwal kerja di sesuaikan , mas akan meminta jadwal kamu jangan sepadat ini , bagaimanapun ini kehamilan pertama yaaang...".
" Baiklah mas.....".
Aldi memeluk Dina , dan mengusap punggung Dina .
" Jangan di paksa , istirahat ketika lelah ".
Dina mengangguk .
" Gak kebayang , sebelum tau hamil , Dina naik sepeda motor sport , bolak balik ke Bali dalam 1 bulan bersamaan , lain lagi tugas yang padat ,lain lagi shopping seharian ,pergi ke club , maaf mas...triple kita udah ada , Dina akan jaga mereka ."
Aldi pun mengangguk dan mengecup bibir ranum sang isteri .
" Mas tugas dulu ya yaaang...banyak minum dan ini minum vitamin DHA , bagus untuk pertumbuhan bayi kita , asam folatnya tinggi , agar bayi terhindar dari cacat ."
Aldi memasukkan vitamin ke dalam mulut Dina dan memberikan segelas air . Dina meneguk nya .
" Iya mas...Dina sering cepat lapar ."
" Wajar yaaang , mereka 3 , dan kamu 4 , berbagi makanan . Makanya tubuh kamu kurus , mereka makan semua , yang maminya masukkan dalam perut , " ujar Aldi tertawa.
" Gak apa - apa mas...bisa makan saja , Dina udah bahagia , awal kehamilan Aisyah , katanya sulit makan , mual saja , Dina merasa biasa aja mas , hanya bau rokok dan minuman buat mual ".
" Di mana , nemu bau rokok dan minuman yaaang?"
" Di club mas...ketika sama teman - teman
kesana ".
" Kamu bawa baby kita ke club...," ujar Aldi cemberut.
" Maaf.....Dina gak tau kan sedang hamil ...penasaran banget yaaaang...gak bisa nahan rasa nya pengennnn saat itu ke club ."
" Jangan di ulangi lagi .....".
" Siap honeyyyy.....".
" Sweet banget isterinya mas , apa anak kita cewek ya, ke tiganya ? makanya se sweet dan sepenurut ini ,hehehehehe...," ujar Aldi .
__ADS_1
" Kalau ke 3 nya cewek gimana dong mas.....?"
" Yah...gak apa - apa ....mas mau apa aja yaang , asalkan mereka sehat , mas akan sangat bahagia ."
" Makasih yaaang....".
Aldi memeluk sang isteri.
" Mas yang makasih, kamu melalui semua ini , menahan perasaan selama ini , dan sekarang berjuang buat triple ".
" Mas tugas dulu ya yaaang , " Aldi pun keluar dari ruangan Dina .
Dina chek fisik beberapa pasiennya , kemudian meminum jus nya .
Dina memasuki ruang operasi , bersama tim nya , dan selesai pukul 11.30 ketika sudah pukul 12 siang , sang mertua membawa bekal makanan buat Dina dan buat Aldi .
Sang mama melihat Aldi dengan seorang dokter wanita , gelagat wanita itu berbeda , karena sudah berpengalaman , mama Aldi mendekati Aldi dan dokter wanita itu .
" Al.....dia siapa nak....".
" Ini Sarah ma , rekan se profesi Aldi ."
Wanita itupun menjabat tangan mama Aldi .
" Kamu tau kan , Aldi itu sudah menikah....kamu jaga jarak dengan anak saya , karena ada hati menantu saya , yang akan sedih jika melihat kalian seperti ini ."
" Ma...Aldi gak ada macam - macam ma , proporsi kami hanya rekan kerja dan hanya teman satu kampus , gak lebih ma...," ujar Aldi .
" Bagi kamu seperti itu , beda bagi dia . Mama cukup banyak makan asam garam , gelagat seperti apapun sudah mama hadapi , papamu di goda pelakor pun mama sudah pernah alami .Ingat ya Al...kamu sudah punya isteri , mama dari dulu sangat menyayangi Dina , ada atau gak asa anak kalian , mama tetap menyayangi Dina .Tidak dengan wanita lain .Kamu harus tau tempatmu seperti apa , kalau kamu gak tegas , jangan menyesal , ketika Dina meninggalkan kamu , kamu sudah mengalaminya bukan , hidup seperti di dunia lain apa enak ? "
"Maaf tan...saya gak ada maksud apa - apa ," ujar Sarah memberanikan diri menjawab mama Aldi .
"Kamu bisa membodohi anak saya , tapi tidak membodohi saya ."
" Tidak usah membela diri , kamu menganggap kekurangan menantu saya , sebagai celah buat kamu mendekati anak saya bukan ?"
" Jangan mimpi , sampai matipun saya tak sudi ,"
ujar mama Aldi .
" Mama tunggu kamu di ruangan Dina , mama kecewa sama kamu , " wajah mama Aldi pun menahan amarah nya .
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Jangan lupa like
Vote
__ADS_1
Koment