Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Dokter Derren dan Jonathan


__ADS_3

Dia seperti superhero , yang membantu , bersama dokter Jonathan , mereka secara mengejutkan hadir di hadapan Dina sambil tersenyum .


" Pakdos!!!! Dokter Jo!!!!!! ".


" Kalian.....kenapa ada di sini ? apa seminar ?"


Mereka kompakan menggeleng .


" Trus.....".


" Mas sudah lelah tugas di Rusia, pengen suasana baru , " ujar Pakdos Derren .


" Jangan panggil pakdos lagi , kan kamu udah tamat jadi mahasiswi saya , panggil dokter Derren atau mas Derren aja Din...".


" Kalau dokter Jo kenapa bisa tugas disini ?"


" Rumah sakit merotasi para dokter , saya berminat , jadi yah kesini dikirimnya .Begitu baca dokter yang bertugas di dekat administrasi , semangat dongggg....nama kamu ada disana ".


" Baiklah...kerja semakin lempeng....satu ada yang membantu bagian bedah dan satu spesialis jantung , komplit ."


" Kamu kenapa kurusan Din...".


" Sangat lelah , rumah sakit kekurangan dokter bedah dan dokter jantung ".


" Pantasan , urgent panggilan di rumah sakit ini , ujar Jonathan ."


" Ku tugas dulu ya....," ujar Dina .


Dokter Derren dan dokter Jo pun memulai pekerjaan mereka .


Pasien Dina lumayan banyak , di ahlikan ke dokter Derren dan dokter Jonathan .


Dina merasa sangat mual , muntah ke toilet beberapa kali .Dina meminum vitaminnya . Aldi hari ini kuliah dan sedang ujian .


Wajah Dina tampak sedikit memucat .


Dina meletakkan kepalanya di atas meja prakteknya , mengambil minyak kayu putih , dan menghirup nya . Bahkan jus yang di beri sang mertua keluar semua .


Dina mengelus perutnya , tidak biasanya dia mengalami seperti saat ini .Meminum anti mual pun ,tidak memberi efek apa - apa .


Dina menyegarkan dirinya , mengganti pakaiannya .


Mama Aldi pun mengetuk ruangan Dina.


" Masuk ma.....".


" Makan dulu nak , mama hanya bawa ikan , salad , aneka buah ".


" Kamu kenapa pucat nak ? tanya mama Aldi ."


" Bawaan baby nya mual aja ma, semua keluar , untung saja operasi sudah beres ."


" Sebaiknya pulang saja , jika gak enakan ".

__ADS_1


" Pasien Dina kasihan ma , mereka dari pedalaman , menunggu dari tadi , ini karena jam istirahat di depan gak rame ma ."


" Kamu benar - benar baik nak, memperhatikan pasien mu , tapi...jangan lupa, perhatikan tripel dan kesehatan kamu juga ."


" Iya ma....".


" Ma...dokter Derren dan dokter Jonathan , bertugas disini , jadi kerja Dina banyak mereka handle , selama ini Dina di bantu 1 orang dokter , sekarang sudah 3 ma....".


" Ambil waktu senggang , buat istirahat ya nak ."


" Iya ma....".


" Mama pamit dulu , ke 5 anak mbak Ratih dan mbak Elsa lagi di rumah , rumah kita bakal rame , kehadiran tripel langsung nambah cucu mama banyak , " ujar mama Aldi bahagia .


Sepergi mama Aldi , Dina mencoba makan , baru 3 suap , Dina mual kembali .Dina hanya makan daging dan tidak memakan buah .


Dina berjalan ke taman , menghirup udara segar . Meminum jus buah bit dan apel dari sang mertua .


" Kamu gak sehat Din....? "ujar Dokter Derren .


" Hanya mual dikit mas , nih udah minum jus bit dan apel , udah enakan lagi ."


" Istirahatlah...kamu kelelahan ."


" Sebenarnya ...ini bawaan baby mungkin mas..."


" Apaaaaa? Ka....kamu mengandung Din ? tanya dokter Derren."


" Iya mas...3 baby sekaligus ".


" Sudah berapa bulan Din ? "


" Sepuluh minggu mas....".


" Mas bahagia Din...akhirnya doa kamu dan kekawatiran kamu di jawab Tuhan ."


" Mas turut bahagia , mulai sekarang , kamu harus hati - hati , kalau gak enakan , istirahat aja .Kamu ingat Din...memperolehnya menunggu waktu dan perjuangan sangat lama .Urusan rumah sakit ada mas dan dokter Jo...., jangan banyak pikiran , happy - happy aja ya ".


" Iya mas....makasih ."


" Kalau mau makan apa , kalau Aldi lagi tugas , kuliah , bilang sama mas ...., "ujar dokter Derren .


Dina terharu ..Dokter Derren sangat menyayanginya , tau batasan nya , dan menghormati keputusan Dina sejauh ini .Sopan dan gak macam - macam .


Dokter Derren kembali bertugas , Dina juga harus kembali ke ruangannya , setelah menyempatkan diri mengecek pasien pasca operasi nya .


Aldi bergegas menuju ruangan sang isteri , dirinya selalu seperti ini , selalu tidak bisa jauh dari sosok Dina . Terkadang ketika bertugas , mampir sebentar di ruangan Dina ,sudah menjadi obat rindu nya .


Dina duduk dan bersandar di kursinya , memijit pinggangnya ,karena lumayan pegal .


Aldi sudah lebih dahulu bersih - bersih , baru menemui Dina .


Dina menutup rapat matanya .

__ADS_1


Aldinpun jongkok di hadapan sang isteri .


Memeluk tubuh Dina dengan erat .Perlahan Dina membuka matanya dan tersenyum .


" Mas......".


" Mas....sangat merindukan kamu sayaang.....sangat......".


" Sudah makan mas....".


" Sudah....".


" Apa kabar ular keket hari ini (dokter Sarah )."


" Baik....".


" Ohhhh....".


" Kamu gak nanya keadaan mas ? malah nanya yang lain ."


" Hehehehe....".


" Dokter Derren dan dokter Jonathan , sekarang tugas di rumah sakit ini mas , tadinpagi Dina ketemu dengan mereka . Mereka akan membantu Dina .Selama ini memang rumah sakit mencari tenaga medis bagian bedah dan jantung , serta bagian anak ."


" Wajah mas kok gituuuu....?"


" Rival mas datang lagi ".


" Mas ampun deh....nih perut Dina buncit , siapa yang mau...., besarin anak langsung 3 lagi ."


" Mereka selalu menyukai kamu , apalagi dokter Derren .Apapun keadaan kamu , mereka pasti gak peduli ."


" Mas ngaco deh....dokter Derren dan Dina tau batasan kami , dan Dina tegas ,gak seperti mas , Di dekati mendiami saja , Dina menghargai mas , mas juga belajar untuk menghargai Dina ."


" Iya yaaang...".


" Kenapa pucat , apa yang gak enak ?"


" Mual mas...minum anti muntah juga tetap mual ."


" Hmmm....anak papi kok rewel sihhh...


, kasian mami nya dong dedek....., banyak mam nya ya nak....sehat - sehat di perut mami ."


Dina tersenyum ketika sang suami menciumi perut nya yang lumayan menonjol .


Dina membelai rambut Aldi , Mereka saling tersenyum .


💏💑💏💑💏💑💑💏💑💏💑💏💏💑💏💑💏💑


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2