Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Masa Depan


__ADS_3

Dengan hadiah yang ku dapatkan, aku memberi nya pada mama dan papa . Mereka tidak mau menerimanya. Malahan mengajakku ke sebuah bank, mereka menyuruhku mendepositokan uang itu dan sebagian lagi mama bilang sebagai uang jaga jaga di negeri orang. Aku sangat bahagia, ternyata orang sederhana sepertiku ibarat mendapat durian rontok, tapi durian mengasikkanπŸ€£πŸ˜‚πŸ€ͺ, bagi orang lain uang segitu berapalah, tapi beneran deh, aku merasa aku kaya mendadakπŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚.


Seumur umur gak pernah traktir teman, jadi traktir mereka di cafe walaupun cafenya gak elite elite banget .


Selama ini hanya makanan sederhana di rumah makan mama dan papa miliki , aku mengajak teman teman makan . Aku juga menyisihkan uang hadiah buat sebuah panti asuhan Bina kasih .


Menurut cerita Aldi,dia menggunakan uang itu untuk buka usaha di Jerman . Dia sudah mencari prospek buat distro dan cafe , dengan meminta pinjaman juga dari orang tuanya. Aldi lagi membangun usahanya .


Kalau Aldi dan keluarganya , mempunyai panti asuhan , Aldi juga selalu menyisihkan uangnya buat anak anak panti. Aku baru tau, Aldi sama dengan orangtuanya . Selama ini Aldi punya beberapa distro pakaian pria , juga restoran terapung yang memang sangat terkenal . Semua itu tidak sengaja aku ketahui saat bertemu mbak Ratih Wijaya,saudaranya Aldi .


Ke 3 anak emak Rina memang berbakat bisnis. Dan mereka jeli dengan tujuan market nya.Aldi mengajakku pagi ketemuan. Dia mengajakku bertemu .


Ku lihat Aldi memasuki rumah ruko sederhana kami .


Aldi meyalam mama dan papa .


" Ma....Dina pamit , sambil mencium tangan papa dan mama ".


" Kita mau kemana Di ? tanya Dina ".


" Din....temani aku ke seorang kantor Emak dan Babe ," ujar Aldi .


" Buat??????," tanyaku .


" Aku mau desain cafe dan distro di Jerman. Aku mau minta pendapatmu juga ," ujar Aldi menatapku .


" Bolehkan Din ????," ujar Aldi .


" Boleh.....tapi aku gak begitu banyak mengerti soal desain ," ujar ku .


" Gak apa apa . Aku hanya ingin dari sudut pelanggan meminta ide mu. Rumah makan kalian cukup nyaman,dan teratur,mama dan papamu bilang,semua kamu yang buat ."


" Duh Al....tuh dana minim loh. Hanya nambahkan beberapa ornamen dan bunga hidup aja kok ".


" Yukkkk ujar Aldi tersenyum . Mereka memasuki kantor papa dan mama nya ".


Mereka membahas beberapa rancangan . Dina turut memberi saran , dan dengan cekatan papa Chris membuat desain sesuai arahan , ide Aldi dan Dina .


" Din.....cafe ini juga akan menyuguhkan khas makanan indonesia . Di Jerman sangat jarang masakan indonesia ada. Kamu mau kan sebagai pekerjaku, ujar Aldi . Gak terlalu terikat , kamu akan di bantu bebereapa asisten , kita menjual olahan makanan khas indonesia . Kamu yang akan mengontrol mereka kerja . Di awal kita semua dulu , kalau jalan , kita akan melatih mereka , sehingga walaupun jadwal kuliah semakin padat , gak akan mengganggu kuliah kita ," ujar Aldi .


" Beneran Al ? duh aku senang Al . Soalnya memang niatan sih nyari pekerjaan part time gitu.Buat uang jajan juga ," ujar Dina .


" Gaji , makan dan perobatan akan aku beri . Sama hak mu dengan pekerja lainnya. Awal nya kita akan emmakai 3 pekerja. Kalau nanti semakin rame baru nambah lagi ," ujar Aldi .


" Baiklah Al......semoga usaha mu sukses,seperti usaha di sini ," ujar Dina tulus .


Aldi terlihat bahagia . Selain bisa selalu dekat dengan Dina , Aldi bisa membantu Dina . Karena walau tempat tinggal di berikan,uang saku di berikan , pembelian alat buat praktik dan lab bukanlah harga yang murah . Dan itu dari duit pribadi .


" Din.....nih ada Wa dari teman teman . Kita di ajak ngumpul di markas cafe Talaud , " ujar Aldi .

__ADS_1


" Besok kan kita udah menuju Bali . Aku udah siap peking peking bikini ," ujar Dina .


" Apa ? kamu mau pakai bikini segala. Gak...


gak..., " ujar Aldi sangat serius . Padahal Dina hanya mengerjain Aldi saja ".


Dina pun tertawa .Sedangkan Aldi mukanya kotak kotak .


" Hai blo....udah lama ngumpulnya ?," ujar Dina .


" Bukan lama lagi,udab jamuran nih nunggu kalian nge date. Gitu lah yah....setelah tamat, dua duaan. Menuju halal nih ? ," ujar Aisya ngomong sambil menyedot jus jeruknya .


" Nuju bulanan iya....," ujar Dina .


Semua pun tertawa .


" Bikini mu Mel udah pada beli kan ?," ujar Dina .


" Whatttttt.......," ujar semua pria .


" Tenang....tenang.....kami mau gaet bule . Mau memperbaiki keturunan . Pingin anak kami hidungnya mancung, tinggi, fasih banyak bahasa," ujar Melani .


" Kalian....produk lokal lebih setia dan menjanjikan," ujar Wesliy.


" Gak.....produk luar lebih romantis, lebih bisa ngertiin pasangan, ujar Dina meminum jus jeruk yang baru di antarkan pelayan cafe ".


" Wuuuuu....ujar Dina,Melani dan Aisyah ".


" Gawat.....kalau kalian pakai bikini, nanti bu Going juga ikutan deh.Apa kesambet ?," ujar Aldi ketus .


" Disana bakalan bertabur pemandangan indah Man....dan kami juga mau tebar pesona , "ujar Melani mengikuti skenario kedipan mata Dina sewaktu menanyakan soal Bikini .


" Kalian jadi santapan murid -murid cowok deh....," ujar Aldi .


" Gak...kalian akan lebih minat dengan luar deh...," ujar Dina tersenyum .


" Mbak....panggil Dina.Pesan nasi goreng kari 1 yah. Yang lain ada mau order lagi ?," tanya Dina .


" Mihun Goreng 1 mbak ," ujar Aldi .


" Kalian ? tanya Dina ".


" Nih liat perut kami udah hamil 4 atau 5 bulan.Nunggu kalian jamuran,minum sampai 4 gelas, lain makan dan ngemil ," ujar Wesliy dengan sewoKalimat terakhir sebelum dia pergi .


" Aku kehilangan selera untuk mencintai siapapun."


Semakin hebat aku berusaha mempertahankan semakin hebat pula aku tertampar oleh kenyataan.


" Wkwkwkwkwk....****...**** bosss...," ujar Dina tertawa .

__ADS_1


" Selesai makan, kita ke rumahku yah.... ujar Wesliu . Mami panggil kalian ," ujar Wesliy .


" Beres...masih siang kan.....ujar Dina. Masih muat buat stok malam ," ujar Dina .


Semuapun tertawa .


" Masa pertumbuhan ," ujar Aldi .


" Perbaikan gizi, sebelum terlempar ke negeri asing dan ke kota asing," ujar Aisyah .


Selepas dari sini,kita ke mall dulu,ambil baju seragam ,dan jaket yang sisa kemarin yang belum selesai ," ujar Aldi .


" Warna Army nya keren ya Al ," ujar Melani .


" Hmmm....


" Warna anak kelas IPA 2 biru , Warna anak kelas IPA 3 Mereah.Wana anak kelas IPS 1 kuning , IPS 2 orance dan IPS 3 Pink . Gak kebayang cowok pakai pink, gak banget....," ujar Aldi .


" Tuh warna plitty plitty loh....kesukaan cewek banget ," ujar Aisyah .


" Buat cowok warna bencana , ujar Wesliy ".


" Cewek pakai warna Army keren deh....," ujar Aldi .


" Nih...contoh Dina kenakan,keren kan....," ujar Aldi .


" Wuihhhh tempat kalian buat jaket dan kaus ini mantap bahannya.Liat....berkelas...beda pastinya sama kelas lain ".


" Itu Ide Jack . Jack memang bisa di andalkan kalau soal kaus gini ," ujar Aldi .


" Kamsiaaaaa......haittttttt....ujar Jack . Kuping gue naik 2cm ," ujar Jack .


" Yuk....kita buruan gerak ," ujar Aldi .


"Tuh kapan di laundry nya?,"tanya Melani.


"Kita tinggal pakai.Karena begitu di jait,semua udah di laundry ,"ujar Dina.


"Mantap...mantap.....,"ujar Melani.


🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨


jangan lupa like


vote


koment


happy reading guysss

__ADS_1


__ADS_2