Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Luar Biasa


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 11 siang , Dina sudah fresh dan memakai dres putihnya dan memasuki sebuah taxi online menuju rumah sakit. Dina tersenyum membalas beberapa Wa dari Aldi , Bian , dan Caroline .


Dina mngangkat telepon dari Caroline .


πŸ“ž Hallo.....


πŸ“ž Din.....kasi aku selamat dunkkkk


πŸ“ž Baru dua bulan lalu bolak balik kasi kamu selamat, nih mau kasi selamat apa lagi sihhh cayang cayanggkuuu....


πŸ“ž Bibit unggul Din...ku udah positif , aku happy banget...apalagi suami ku Din...kami memang gak mau nunda -nunda.... aku baru ngabari kamu loh, belum ngabari mama ,papa , mertua , Bian atau Dimas .


πŸ“žWaww...... selamat ya beb....bentar lagi ku udah ada ponakan , ujar Dina tulus.


( Tetapi ada sedikit sedih dalam hatinya , duluan nikah belum ada tanda -tanda garis 2 , dengan diagnosa dari dokter , membuat dirinya pesimis dan harus berbesar hati , sedih pasti ada , tapi mau gimana lagi selain berobat dan berserah serta berdoa .)


πŸ“ž Aku pengen baby kembar , tapi nih hanya 1 kantong aja , tapi aku senang Din . Cepat nular ke kamu ya say....


πŸ“ž Amin......doain aja .


πŸ“žHmmmm.....


πŸ“ž udah berapa minggu Clau?


πŸ“ž 3 minggu Din


πŸ“ž Jaga baik -baik ya Clau...kurangi pekerjaan dan jaga kesehatan .


πŸ“ž Okey say...udah dulu ya . Byee....πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


Dina turin dari taxi , Dina memandang rumah sakit itu sangat besar , super padat dan sudah pasti super sibuk .


Gelar spesialis bedah sudah dia peroleh , wisuda kampus 1 tahun 2 kali .


Wisudanya Dina , pilih berbarengan dengan wisuda spesialis jantung dan pembuluh darah pulmonologi .


Dina melihatnpasien UGD sangat banhak . Dina mendengar para perawat sangat sibuk , karena dokter bedah menangani pasien urgent kecelakaan tidak dapat di hubungi , sedangkan dokter lainnya sedang melakukan beberapa operasi , kondisi pasien harus mendapatkan penanganan segera .


Dina mendekati perawat , menyurih menyimpan tas nya .


" Dina menunjukkan identitas dokter nya dan spesialis yang dia telah tamatkan ,beserta literatur jam operasi nya. Sudah beberapa bulan Dina melakukan operasi secara sendiri tanpa bayang - bayang di monitor dokter Derren.


Dan hasilnya sangat baik .

__ADS_1


Dina mengambil stetoskop nya , berlari ke ruang UGD bersama perawat . Para perawat lainnya menelepon rumah sakit tempat Dina bertugas dan mempelajari secara rinci spesifikasi Dina . Mereka meminta pendapat direktur rumah sakit , ijin di berikan untuk Dina melakukan operasi. Dina mempelajari semua hasil cek rekam medis pasien dan memeriksa dari keadaan fisik pasien saat ini .


Gerak cepat Dina menangani pasien membuat para perawat terkejut , seorang dokter yang simpel dan sangat berbakat , juga sangat cantik .


Dina memakai pakaian khusus untuk melakukan operasi , membersihkan tangannya dan Dina pun masuk ke ruang operasi . Sekitar 2 jam Dina di dalam ruangan operasi , bekerja sama dengan tim , dan Dina keluar , operasi sukses dan keluarga pasien tidak henti hentinya memelum Dina , mengucapkan terima kasih mereka .Mereka putus asa saat tidak ada dokter yang bisa mengoperasi suaminya di saat mendadak .


Dina membersihkan tangan dan wajahnya ,merapikan riasan make up nya . kemudian berjalan menuju kantin , Dina melihat petunjuk bahwa ke sebelah kiri ada kantin .


Dina duduk menikmati salad buah , perutnya sangat keroncongan saat ini , gak bisa mikir apa - apa .


Pandangannya tertuju di tempat lumayan jauh dari tempat duduk nya saat ini , Dina melihat Aldi sedang duduk makan dengan seorang dokter wanita .Mereka saling ngobrol.dan sangat akrab . Perasaan Dina sangat tidak nyaman , Dina memesan es cream kembali dan perlahan melahap nya , mengembalikan mood booster nya .


Beberapa sosok dokter pria duduk di hadapannya . Dina menjadi pusat perhatian sejak dia melangkah ke rumah sakit tersebut .


Kecantikannya membuat banyak dokter duduk di hadapannya , ada 5 orang dokter sekaligus duduk , dan berita kesuksesan Dina mengoperasi pasien yang mempunyai luka vital di organ tubuhnya dalam sekejab menyebar kemana - mana .


" Boleh kenalan , "ujar seorang dokter .


" Dina Dinata....".


" Saya Frans Wins , dokter spesialis jantung ".


" Saya Smith layer , dokter spesialis mata ".


" Saya Audrick dokter spesialis anak ."


" Saya John dokter spesialis THT ".


Dina menyalami mereka satu persatu .


" Kamu spesialis bedah ? ," tanya Audrick .


" Ya...., " ujar Dina.


" Sangat jarang dokter wanita mengambil spesialis bedah , " ujar Frans .


" Kamu ambil spesialis jantung juga..." ,ujar sebuah suara .


Dina menoleh.


" Hmmm....anda seorang dokter ? " ujar Dina terkejut .


" Hm....tepatnya dokter spesialis jantung ".

__ADS_1


" Anda melihat saya menyelesaikan tesis di pesawat yah...? "


" Tepat..., " ujar Jonathan tersenyum .


Semua mata terkejut melihat reaksi Jonathan yang biasa nya dokter super cool , bisa tersenyum. Para perawat semakin ribut berbisik - bisik .


Tiba - tiba Dina mendapat telepon dari Bian . Dina berdiri dan menuju sebuah balkon .


πŸ“žHallo Bi....


πŸ“ž Ku merindu si cantik yang unyu unyu....


πŸ“ž Hm....mau merayu ? ada maunya nih....!!!! benar kan .


πŸ“ž Kamu sibuk gak ? GPS mu menunjukkan saat ini kamu di rumah sakit Canada . Ketepatan mas di Canada .


πŸ“ž Wawwww....kebetulan yang indah....traktir akuuuu cepetan.....


πŸ“ž Baiklah...apapun itu . Asalkan kamu temani aku di pertemuan dengan klien siang ini.


πŸ“žAku tidak membawa pakaianku Bi....


πŸ“žTenang aja....di urus sekretaris ku . Kamu akan terkejut bertemu dengan siapa nanti . Karena syarat kerjasama ini , dia mau bertemu denhan mu . Pakai acara maksa


πŸ“ž Misterius banget sihhhh


πŸ“ž Siap - siap yah...sekretaris mas lagi menuju kantin , kamu segera bertukar pakaian.


πŸ“ž Siap bos...bye


πŸ“ž Bye.


Sebuah nomor menelepon Dina ,ternyata sekretarisnya Bian Dina menyuruh menemuinya di balkon .Dina melihat di samping balkon ada toilet Wanita . Dina mengambil paper bag dan di wanita menemani Dina bertukar pakaian .


*Memang Bian total banget , parfum kesukaan ku juga masih hapal , dan baju ini pasti mahal dan berkelas , siapa yah yang ngotot mau menemuiku, Dina bertanya - tanya dalam hatinya* .


πŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘ΎπŸ‘Ύ


Jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


__ADS_2