
Siang itu , Darren dan Dina selesai bertugas . Sudah 2 bulan ini dokter Darren mengajari Dina dan melibatkan Dina dalam operasi yang dia lakukan .
"Dok...boleh saya bicara?ujar Dina".
"Boleh...mari kita keruangan saya saja," ujar dokter Darren .
Mereka pun memasuki ruangan dokter Darren .
" Silakan duduk Din....," ujar dokter Darren .
Dina pun duduk.
" Mengapa doker mau melamar saya? " ujar Dina.
" Apa karena kasihan?" ujar Dina .
" Pertama kali melihatmu,awalnya saya kagum,lama kelamaan saya menyukai dan mencintaimu . Dan itu tidak pernah saya rasakan pada siapapun ," ujar dokter Darren .
" Saya mendekatimu , mengagumimu,dan ingin kamu menjadi bagian dalam hidup saya , walau saya tau kamu sudah sejak Smp atau Sma dekat dengan Aldi . Saya menghormati pilihanmu Al...mengagumi kepintaranmu , kebaikanmu,kegigihanmu ."
" Tetapi saya juga tau kamu sudah berpisah dari Aldi . Dan saya baru tau apa yang menyebabkan kalian berpisah . Saya tidak mengasihanimu . Saya lebih memikirkan kesehatan kamu dan memikirkan perasaan kamu dan perasaan saya saat ini . Apapun keadaan kamu , akan saya terima
," ujar Darren .
" Saya akan membawamu berobat . Saya tau kakekmu ngotot mengobatimu di Canada , tetapi karena Aldi belajar spesialisnya dengan dokter itu , kakek mengurungkan niatnya dan kamu juga berkeras tidak mau . Kakek mu mencari spesialis mengobati sakitmu . Dan sangat berterima kasih karena akhirnya dokter di Rusia yang selama ini yang diminta kakekmu merawatmu sebelumnya menolak permintaan kakekmu , karena saya pernah menyelamatkan hidup papa nya , menerima mau melakukan operasi dan mengobatimu ," ujar dokter Derren .
" Dia seorang dokter yang handal.Walau tidak sehandal dokter di Canada . Selain mereka dua,belum ada yang mampu mengatasi kasus yang kamu alami ," ujar dokter Darren .
" Maaf ...saya memintamu menjadi tunangan saya . Setidaknya kita mencoba untuk bersama dalam ikatan . Walau pada akhirnya kamu memilih yang lain dan kita tidak berjodoh , saya rela , " ujar dokter Darren .
" Tetapi saat ini saya mau membawamu dan mengobatimu kamu juga melanjutkan studimu , jangan karena sakit ini impianmu tertunda.Kamu pasti sembuh ," ujar Dokter Darren .
" Berjuanglah...saya tidak akan membiarkanmu sendiri menangis . Gunakan bahu ink sampai kamu bosan , gunakan keahlianku dan ilmu yang kamu punya . Aku ingin kamu sukses dan berhasil , bukan untuk siapa - siapa , tetapi buat dirimu sendiri ."
" Jangan pikirkan perasaanku,kamu tidak membalasnya , aku akan sabar menunggumu.Kalau tidak bisa membalasnya juga tidak masalah . Asalkan kamu bersamaku saja , itu sudah lebih dari cukup ," ujar dokter Darren .
__ADS_1
" Kita akan berangkat hari jumat,dan pertunagan kita akan dilaksanakan di hari kamis . Apa kamu mau ? " tanya dokter Darren .
"Ya...baiklah dok..," ujar Dina .
Mungkin keputusan Dina menerima dokter Darren , agar Aldi bisa melupakannya . Karena sampai saat ini , Aldi masih sibuk setiap saat mengiriminya foto nya disana . Masih sibuk bercerita kesehatiannya . Dan itu begitu menyiksa perasaan Dina . Dina tidak mau berlarut mereka masih menjalin bersama , masih saking berharap.
" Pertunangan kita akan mengikuti kemauan kakekmu Din . Maaf syarat kakekmu seperti itu.Akan membuat sebuah pesta buat kita . Saya akan mengundang teman teman kita ."
" Ya dok....lakukan saja....," ujar Dina .
" Kamu tidak mengundang sahabatmu? " tanya Dokter Darren .
" Tidak , baiknya begitu.Kalau mereka tau,bakal hancur semua nya . Mereka akan mengabari Aldi dan semua akan berantakan," ujar Dina .
" Baiklah...," ujar Dokter Darren .
" Panggil mas sejak sekarang , jangan panggil Dokter," ujar Darren .
" Baiklah...," ujar Dina .
Dina mengangguk .
Darren membuka jas putihnya , kemudian baju kemeja birunya membuat dia tampil sangat beda.Perbedaan umur mereka termasuk jauh selisih 8 tahunan .
Darren sangat tampan dan tidak sedikit yang memujanya . Bahkan perawat dan dokter koas memujanya .
Darren menggenggam tangan Dina.Mereka masuk ke mobil Darren . Beberapa mata sembunyi - sembunyi memperhatikan kedekatan mereka .
Satu rumah sakitpun heboh dengan foto jepretan sang perawat . Begitu cepat menyebar bagai jamur tumbuh di musim penghujan. Gosip gosip pun mulai menghiasi ruang group rumah sakit .
Darren hanya tersenyum melihat itu semua . Dia sangat bahagia saat ini . Teramat sangat .
Mereka memasuki sebuah butik,Beberapa pilihan baju , tidak disukai Darren karena terbuka . Darren mulai dengan keposesifan dia.Sebuah dress berlengan dan elegan menjadi pilihannya . Berwarna putih dan kontras dengan kulit Dina yang putuh.Mereka memilih tuxedo gray buat Darren . Mata Derren yang biru menjadikannya sangat tampan .
" Jangan memandangi mas lama -lama .Nanti hatimu terpenjara dan gak sanggup menghindar, " ujar Darren terkekeh .
__ADS_1
" Kepedean...," ujar Dina tertawa .
" Ternyata tidak buruk - buruk amat , di saat patah hati mendapatkan seorang tunangan , " ujar Dina tertawa.
" Apalagi setampan dokter Darren,lebai sedikit gak masalah bukan..," ujar Dina .
" Baru nyadar?" ujar Darren tertawa .
" Sandarkan bebanmu padaku semua Din...aku siap menampung , nih masih kuat menopang
, " ujar Darren dengan serius .
" Baiklah...jangan mengeluh ya . Jangan capek saat adek bersandar . Nih tulang semua,ujar Dina".
" Abang gak akan lelah hayati dek...," ujar Darren tertawa.
Logat bahasa inggris Darren sangat kental. Membuat Dina tertawa .
" Mas bule banget . Pasti sering nguping pembicaraan Dina dan Dewa ya...," ujar Dina .
" Hmmm..bisa jadi...," ujar Derren kembali tertawa .
Derren sosok yang berbeda jika tidak sedang tugas.Kalau lagi tugas,hanya dengan Dina hatinya sangat lembut.Jika sedang bersama mahasiswa atau dokter koas , sangat disiplin dan tegas .
Jika Dokter Darren dalam suasana hati yang tidak baik , maka jika Dina datang semua kembali normal . Dina obat mujarab dokter Darren . Sejak Dina koas semua dokter bahkan perawat mengatakan hal demikian .
🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰🐹🐰
Jangan lupa like
vote
koment
salam sehat,happy selalu.
__ADS_1
my IG christian lenny elisabeth.