
Pagi itu udara terasa dingin , kabut sangat tebal , karena beberapa hari di guyur hujan tanpa jedah ,Dina masih betah dalam balutan selimut tebal , Aldi sudah mandi , menyusup kembali memeluk tubuh Dina di bawah selimut .
" Please....jangan ganggu.....".
" Dokter galak nanti memarahimu sayang....udah jam 8 ".
" Mas....masih ngantukkkk..ini karena mas menerkam tiada henti ."
" Maafkan mas yaaang...soalnya mas isi amunisi , kamu juga semingguan kan di sini , mas mu banyakan jablay ".
" Bangun yukkkk...".
" Hmmmm...."
Dina pun duduk di ranjang dan perlahan menuju kamar mandi .
" Gak pakai selimut yaaang? polos gitu aja ? ganggu Aldi " .
" Biar keliatan hasil terkaman nya mas....nih...penuh ujar Dina cuek berjalan menuju kamar mandi ."
Dina mandi secepat kilat , memoleskan make up , Aldi tidak diam begitu saja , Aldi memeluk Dina dari belakang dan meletakkan wajahnya di bahu sang isteri .
" Kamu cantik banget sih beb....".
" Ada maunya nih...panggil beb...."
Dina bergegas melepaskan diri dari Aldi , Dina mengambil tas dan menyandang laptopnya .
" Sini mas bawain...kan berat ".
" Hmmm.....baiklah hulk....".
" Mulai deh....bilang hulk , mau di gendong seperti sekarung beras nih??? ".
Dina berlari tapi tangan Aldi menangkapnya. Aldi sudah menyandang ransel Dina , langsung mengangkat Dina seperti sekarung beras , sampai ke dalam lift , Aldi tidak menurunkannya , banyak orang yang melihat tersenyum melihat aksi mereka di pagi ini .
" Turunkan mas...duhhhh malu...." bisik Dina di telinga Aldi .
" Gak..." ujar Aldi super cool .
__ADS_1
Banyak mata memandang mereka, beberapa mengenal sosok Aldi tersenyum , mereka tidak menduga sang dokter bisa sekocak ini dan se romantis ini di depan umum . Biasanya penghuni apartemen , ketika pagi - pagi selalu berebut menunggu Aldi memasuki lift .
Beberapa wanita kantoran dengan pandangan kesedihan melihat adegan drama ala korea di pagi hari .
Aldi menggendong Dina sampai ke parkiran , dan memasukkan sang isteri ke dalam mobil . Dina baru membuka wajahnya .
" Dasar hulk nakal....".
" Hehehehe....".
" Malu mas...dipandang sejuta mata ".
" Hukuman buat istrinya mas....yang di sukai banyak pria , mas mau liatkan bahwa kamu punya pemilik ".
" Ihhhh....pamer amat sihhhh....biasa aja bro....kalau gak buat aja iklan gedek di koran maa , biar di baca sejuta khalayak ramai , hahahahaha".
" Baiklah...mas akan umumkan di media Indonesia maupun di media Jerman dan
Canada ".
" Ja...jangan...ih....putus deh....urat malunya mas....wajah Dina cemberut ".
Dina melihat keheboan Claudia , pamer banget dengan aneka menu yang dia makan .
Dina terdiam melihat Wa dari Dimas . Djmas mengatakan sedang di Canada , ngajak jalan Dina , wajib harus berdua ,sebagai penebusan dosa , isi dari Wa Dimas .
Dina punya waktu luang , di jam istirahat siang , pengen nyari sesuatu juga di mall , dari jadwal Aldi , dia full sampai jam 4 sore , Dina mengetik ok , dan mengirimnya pada Dimas .
" Nanti selesai sama dokter galak, Dina jalan be dua sama Dimas ya mas...penebusan dosa , " ujar Dina .
" Pengamen lagi di Canada ? sejak kapan ? "
" Pastinya sejak semalam, Dina kalah main game dengannya , wajib gendong mas Dimas , dan wajib nonton , makan siang bareng , nemani dia kemanapun selama 4 harian ."
" 4 harian Din....? gak...gak....mas gak setuju ".
" Biasanya aku menang mas , ternyata si pengamen berguru sampai nyewa orang ajarin dia game selama 3 bulanan, bayangkan di sela waktu sibuknya ngantor , bisa belajar gitu - gitu amat .Ku tau setelah kalah , Mas Bian dan Claudia bilang aku kena jebakan batman ."
" Sama Bian aku menang , apalagi sama Claudia ."
__ADS_1
Aldi mengusap wajahnya , terlihat kesal .
" Hanya 1 hari ini mas , hukuman di Canada , 3 hari lagi dilaksanakan di Rusia , Dimas sudah membeli tiket balik sana ".
Wajah Aldi semakin berkerut .
" Dia menggilai kamu , kamu bisa main game taruhan , mas benar - benar marah ".
" Dia itu sepupu Dina mas ...".
" Sepupu yang gak ada hubungan darah , mas marahhhh ".
" Segitu nya deh....mas pikir belajar aja gak membosankan !!!!! Dina tuh dari dulu akrab dengan mas Dimas , mas Bian dan Claudia , gak ada pikiran macam - macam ."
" Kamu itu isterinya mas....harus nya bisa jaga jarak ".
" Mas....kalau semua Dina jahui , mas sama aja memenjarakan isteri , mas gak percaya sama isteri sendiri , " ujar Dina kesal .
Begitu Aldi memarkirkan mobil , Dina langsung menyambar tas ranselnya yang berisi laptop dan berjalan cepat menuju rumah sakit .
Ini pertengkaran pertama mereka sejak menikah , dulu sewaktu pacaran , mereka bertengkar kecil karena masalah Alexa .
Bukan gak percaya....tapi aku benar - benar cemburu dan takut kehilangan Dina , kenapa dia gak mengerti sama sekali perasaan suaminya sendiri , waktu yang singkat tapi bisa bertengkar seperti ini .....
Aldi menutup pintu mobil , berjalan memasuki rumah sakit . Aldi melihat Jonathan dan Dina di lantai 2 rumah sakit , Jonathan sangat tampan , pesonanya menghipnotis banyak wanita , Jknathan sangat beda memperlakukan Dina , terlihat lebih lembut , lebih care dan tatapan mata dokter Jo bisa dilihat sangat mengagumi sosok Dina .
Tatapan nya bisa Aldi pahami , karena Aldi sudah banyak melihat tatapan pria ketika sejak SMP sampai kuliah dan ketika mereka koas .Aldi paling bisa tau , jika sesorang menyukai Dina.
Ada rasa cemburu begitu dalam , andai Aldi bisa membantu Dina , pasti Dina tidak akan terlibat dengan dokter galak tersebut.
Aldi melangkahkan kakinya , berjalan di depan ruangan terbuka , Dina hanya menatapnya sekilas dan kembali melihat ke laptop pembahasan mereka , Dina kalau kesal selalu begitu , terang - terangan menunjukkan sikapnya , dan akan men cuek kan Wa .
👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬👩🔬👨🔬
Jangan lupa like
Vote
Koment
__ADS_1