
Aldi POV
Karna melupakanmu adalah hal yang tersulit bagiku dan tak pernah bisa.
Pada akhirnya, yang tersisa dari cerita kita hanya bayang-bayang indah
Kita adalah sepasang pilu yang saling merindu
Kamu harus lebih banyak bersabar,
Karena Tuhan penulis skenario terbaik buat hal jodoh
Ketika wanita menangis dengan air mata
Tetapi pria menangis dari hatinya
Pernah aku menjadi pria pemaksa untuk menjadikanmu milikku,Aku menjadi pemaksa dengan garis takdir ciptaan-nya
Banyak orang yang ingin dekat denganku, tapi tidak ada yang ku cintai, selain kamu.
Air mata lelaki lebih jujur,karena dia tidak akan pernah memperlihatkan kerapuhannya di depan siapa saja ,kecuali di depan orang yang dia cintai.
Aku memang bukan satu-satunya bunga di tamanmu, haruskan aku layu?
Lihatlah perjuanganku
Jangan pedulikan apa kata dunia.
Aku tidak pernah belajar melupakan mu , tapi aku belajar tentang mengikhlas kan mu,walau jujur aku tidaklah iklas melihat tanganmu digenggamnya,saat cin cin melingkar di jarimu,dan itu bukan cin cin pemberianku
Aku cemburu saat dia mencium bibir yang selalu ku rindu
Suatu saat kmu akan tau, rasanya menunggu tanpa dipedulikan.
datangnya pagi,kutitip rindu buatmu .
Kamu pernah berkata....
Bahagia itu keputusan. Pergilah pada dunia,dia luas tanpa batas,tak bertepi dan tak berakhir
__ADS_1
Tak ada yang rela melepaskan kekasihnya
Aku tak mendapat kabarmu lagi
Aku tak pernah peduli
Apa angin akan memeluk badai
Aku gak pernah peduli,saat langit tak mampu memelukku
Teruntuk rindu, bisakah kau diam? Dia sudah tak lagi ku genggam,tapi kenapa aku mesti selalu berharap.Itu yang ku benci
Ragaku masih bertahan
Dan ku yakin kamu akan takdirku
Takdir yang tak pernah tertukar
ku diam, bukan aku tak tahu tentang kau dan dia
Tapi aku tau hatimu selalu untukku
Aku tau kamu terluka karena papa ku tidak bisa menerima keadaanmu .
Dan aku tau mama juga terluka buat kita .
Mbak Elsa selalu berpihak pada kita , sedangkan mbak Ratih bersifat netral buat kita , ketika mbak Ratih melihat ku terluka , diapun tau sedalam apa arti hadirmu bagiku , dia menangis melihat ku sangat berantakan .
Aku ke cafe milikku , aku tau setelah pertunanganmu,kamu datang ke cafe . Kamu memasak beraneka menu . Apa kamu merindukanku ?
Dwi cerita bahwa kamu nampak sangat sedih . Arya mengatakan kamu menasehati mereka selalu menolonhku , kamu masih memikirkanku .
Mencarimu di rumah kakek dan di apartemenmu , tapi kamu sudah tidak ada.Kemanakah kamu pergi ? Bahkan tidak ada satu temanpun hadir di acara pertunangan mu .
Aku .....sangat takut bila akhirnya kamu bisa mencintainya . Dia yang selama ini sangat ku cemburui , karena kadar cintanya sangat besar padamu.Aku tau dia sudah lama menyukaimu , ketika dia mengajar,aku selalu was was kamu bisa jatuh cinta kepadanya .
Dia sangat pengertian , perhatian , dewasa , aku takut kalah bersaing dengannya . Apakah kamu juga menyukainya dan memilih bertunangan dengannya ? aku meragu .
Tapi aku tau...
__ADS_1
kamu selalu dan akan selalu menempatkanku di dasar hatimu .
Kamu dimana. ? aku merindukanmu , ingin bertemu denganmu .
" Kenapa masih termenung Al....," ujar mama mengusik lamunanku .
Aldi hanya menunduk .
" Mama mendapat kabar , Dina menjalani pengobatan.Dia akhirnya dioperasi.Saat operasi dia pendarahan hebat , untung dokter Derren menyediakan karyawannya , menyeleksi calon pendonor darah buat Dina sedetail mungkin . Calonnya harus tidak merokok , pola hidup sehat , dia mau darah itu diberikan pada Dina benar benar darah yang mendukung kesehatan Dina ke depan , sampai sedetail itu dokter Derren memperhatikan Dina . Mama jadi sadar , pasti dia sangat mencintai Dina ".
" Ma....Dina dirawat dimana?apa mama tau? ".
" Teman mama gak bilang nak , " ujar mama Dina .
" Apa mama Ani yang cerita sama mama? " tanya Aldi .
" Tidak....mama Ani, tidak bercerita apapun ."
" Trus siapa ma yang cerita? " tanya Aldi .
" Papa Dina yang cerita . Dia mengatakan pada mama,kebahagiaan anaknya hanya kamu yang bisa beri . Hanya itu saja yang dia katakan,ujar mama ".
Kulihat handphoneku , papa Chris mengirim beberapa foto mu Din , kamu sangat pucat terbaring di sebuah ranjang . Papamu juga meng email hasil diagnosamu.
Dia menyuruhku belajar sungguh - sungguh . Dan mengatakan jodoh takkan lari kemana .
Ketikan Wa nya membuatku tidak terpuruk lagi .
" Berjuanhlah.......karena cinta tidak pernah salah bertuan. Selesaikan pendidikan , berjuanglah.Persentase dokter , Dina akan mempunyai keturunan 70%."
Aldi pun bangkit kembali berangkat ke Canada . Dan mama menemani beberapa hari .
Kembali kuliah, kembali bekerja dan menimba ilmu.,Dan aku bertekan meraihmu Din .
🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘
Jangan lupa like
vote
__ADS_1
koment