
Sesampai di mansion kakek dan nenek , Dina perlahan turun , di ikuti Aldi dan kedua orangtuanya .
" Seorang pekerja membukakan pintu , kakek dan nenek yang berada di ruang tamu , pun berdiri , ketika menoleh kedatangan keluarga Aldi dan cucu mereka Dina .
" Selamat datang...silakan duduk ....," ujar sang nenek memeluk mama Aldi .
Sang kakek memeluk papa Aldi .
Sedangkan Dina dan Aldi tersenyum .
Mama dan papa Dina pun keluar dari kamar mereka .
Dina langsung berjalan ke arah kedua orang tuanya .
" Mama ada masak rendang dan gado gado . Kebetulan sekali nak , kamu datang , mama ke ingat , kamu minta gado - gado ke mama ."
" Dina merindukan mama...".
" Papa gak rindu nak....".
" Rindu dong paaa...., Dina memeluk papa nya ".
" Dina periksa papa ya ... bentar , " ujar Djna meraih tas nya yang memang selalu ada alat stetoskop di dalam nya .
" Kita ke kamar aja ya pa...," ujar Dina .
Dina memeriksa kesehatan papa nya , melihat obat yang di berikan dokter sesama rekannya .
" Ini Dina buat resep , nanti suruh Bian tebus di apotik ya ma...., " ujar Dina .
" Din....badan kamu kenapa kurusan , tapi bagian perut kamu beda nak..., mama memang sangat dekat dengan Dina , beberapa waktu lalu, juga mama Dina ada mengatakan hal weperti ini pada Dina ."
Aldi memasuki kamar yang memang tisak di tutup .
" Pamit ya ma...pa...,";ujar Aldi .
" Bagaimana hasil kesehatannpapa yaaang...," ujar Aldi .
" Semuanya bagus mas....tidak ada yang mengkhawatirkan . Papa hanya perlu jaga kesehatan , hindari stres juga ".
" Baik nak....".
" Untuk jawaban mama kenapa perut Dina gini , Dina akan jawab ."
Senyum Dina merekah .
" Mama dan papa akan jadi kakek dan nenek ...."
__ADS_1
" Apaaaa...," jerit mama sangat bahagia .Tangis mama pun pecah memeluk Dina .
" Pantas saja nak...kamu minta gado - gado sama mama , " mama kembali menangis .
" Ya Tuhan....makasih...mendengar doa - doa kami , makasih Tuhan atas keaabaran yang Engkau berikan pada kami , semua indah pada waktu nya ....".
Sang papa memeluk Dina .
Aldi menghapus air matanya , yang tak terasa mengalir dan terharu dengan berita kebahagiaan ini .
" Ini pa ....hasil USG nya , Dina menunjukkan hasil USG nya z sudah 8 minggu usia nya pa...dan mereka bukan satu pa , tapi 3 , triple.....".
" Apaaaa......? " ujar mama menjerit kembali .
" Mungkin karena Dina sering rutin di suntik serum kesuburan , juga proses inseminasi sampai 6 kali , faktor ini menyebabkan jadi triple , ujar Aldi tersenyum ."
" Karena bibit unggul kali ya nak , ujar papa Dina memeluk sang menantu ."
Mereka pun tertawa .
Dina masih bergelut manja di lengan papa nya ,walau papanya agak kurusan , tetapi leadaan papanya sudah normal kembali .
Dina meletakkan Hasil USG nya di tangan sang kakek .
" Kakek akan mempunyai cicit , bukan hanya 1 tetapi 3 sekaligus , " ujar Dina .
Sang kakek juga menjerit bahagia , memeluk sang cucu , tangisan sang nenek , membuat Dina kembali memeluk nenek nya .Nenek yang sangat lembut dan menyayanginya .
Bian membuka tangannya , Dina pun memeluk sepupu nya . Dina punya beberapa sepupu , dari anak tante Tiara dan om Lucas , namun hanya Bian dan Claudia yang sangat dekat dengannya .
Bian sangat memanjakan Dina , sangat menyayangi Dina.
" Ponakan ku triple Din...".
" Kamu tahunya kapan? apa kamu naik sepeda motor susah tau hamil ? pantas pakdos Derren ngamuk ke mas ."
" Baru tau tadi mas...mana tau hamil selama ini , padahal Dina bawa sepeda motor , kemana mana berkegiatan , macam - macamlah mas."
" Ada drama ngambek , marahan , banyak hal , makan nya yang gak seperti biasa," ujar Aldi .
Semua tertawa .
" Memang kalau hamil , ada yang mual ,ada yang gak , pengen makan sesuatu , kadang mood naik dan turun , kompleks .Sebagai dokter kandungan , kamu pastinya sudah tau kan nak...cara mengatasi mood isteri mu nantinya , ujar mama Aldi ".
" Ya..ma...Aldi curiga sejak melihat perbedaan sikap dan sifat Dina . Di tambah perut Dina gak seperti biasa ."
" Gak boleh bawa sepeda motor lagi , dan kenapa dengan rambut mu nak....," ujar sang mama .
__ADS_1
" Dina merasa gerah ma...pengen potong rambut ..."
" Bilang aja lagi ngambek , marahan , kamu kan selalu gitu , ujar Bian tertawa ngakak ".
Aldi dan Bian saling tos .
" ihhhh...gakkkk."
" Kebetulan sudah siang , kita makan sama - sama yuk....," ujar mama Dina .
Karena keluarga suami Dina berkunjung , pekerja di dapur oun di perintahkan menambah beberapa menu dan aneka makanan .
" Makan ini nak ....kamu kan pengen , " ujar sang mama .
Dina perlahan memakan gado - gado buatan sang mama . Dina tersenyum perlahan melahap gado - gadonya , mengunya beberapa potong rendang .
" Yaaang gak mau pakai ansi , " ujar Aldi .
Dina menggeleng .
Aldi hanya bisa memperhatikan sang isteri . Aldi tidak ingin memaksakan sang isteri memakan nasi, tidak mengalami mual saja , Aldi sangat senang , karena biasanya gejala kehamilan , mengalami mual dan morning sickness .
Dina hanya memakan rendang dan gad - gado .Mama Aldi tersenyum memandang menantu nya .
" Kamu seperti mama nak, sewaktu mengandung Aldi , mama suka makan gado - gado dan rendang , mual dan muntah ketika memakan nasi ."
Semua yang mendengar cerita mama Aldi pun tertawa .
" Bian...awasi pekerjaan di kantor , kakek akan membantu kalian bekerja , " ujar sang kakek .
" Tidak usah kek...," ujar Dina .
" Kakek sangat bersemangat nak , kamu harus extra menjaga kandunganmu , kakek gak mau ada apa - apa , kakek akan menjaga kalian , kakek tau , melarangmu ke kantor gak akan berhasil , tetapi dengan mengurangi beban pekerjaanmu , akan efektif menjagamu dan cicit kakek .Dan tugas Aldi mengawasi mu secara ketat ."
" Ingat ya nak...kalian mendapatkan kesempatan dan dipercayakan Tuhan , dijaga jangan di sia - siakan .Karena kehamilan pertama memang harus extra hati - hati .Banyak yang setelah mengalami keguguran kehamilan pertama , sesudahnya sulit mendapatkan keturunan , ujar mama Dina ."
" Iya ma....," ujar Dina mengangguk .
" Mau kemanapun , Bian akan menjagamu , membawamu , jika Aldi berhalangan ."
" Siap komandan...," ujar Bian pada sang kakek .
Mereka sangat bahagia menyambut kehamilan Dina .
🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋
Jangan lupa like
__ADS_1
Vote
Koment