Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Rasa Bahagia


__ADS_3

Sesampai di mansion kakek dan nenek , Dina perlahan turun , di ikuti Aldi dan kedua orangtuanya .


" Seorang pekerja membukakan pintu , kakek dan nenek yang berada di ruang tamu , pun berdiri , ketika menoleh kedatangan keluarga Aldi dan cucu mereka Dina .


" Selamat datang...silakan duduk ....," ujar sang nenek memeluk mama Aldi .


Sang kakek memeluk papa Aldi .


Sedangkan Dina dan Aldi tersenyum .


Mama dan papa Dina pun keluar dari kamar mereka .


Dina langsung berjalan ke arah kedua orang tuanya .


" Mama ada masak rendang dan gado gado . Kebetulan sekali nak , kamu datang , mama ke ingat , kamu minta gado - gado ke mama ."


" Dina merindukan mama...".


" Papa gak rindu nak....".


" Rindu dong paaa...., Dina memeluk papa nya ".


" Dina periksa papa ya ... bentar , " ujar Djna meraih tas nya yang memang selalu ada alat stetoskop di dalam nya .


" Kita ke kamar aja ya pa...," ujar Dina .


Dina memeriksa kesehatan papa nya , melihat obat yang di berikan dokter sesama rekannya .


" Ini Dina buat resep , nanti suruh Bian tebus di apotik ya ma...., " ujar Dina .


" Din....badan kamu kenapa kurusan , tapi bagian perut kamu beda nak..., mama memang sangat dekat dengan Dina , beberapa waktu lalu, juga mama Dina ada mengatakan hal weperti ini pada Dina ."


Aldi memasuki kamar yang memang tisak di tutup .


" Pamit ya ma...pa...,";ujar Aldi .


" Bagaimana hasil kesehatannpapa yaaang...," ujar Aldi .


" Semuanya bagus mas....tidak ada yang mengkhawatirkan . Papa hanya perlu jaga kesehatan , hindari stres juga ".


" Baik nak....".


" Untuk jawaban mama kenapa perut Dina gini , Dina akan jawab ."


Senyum Dina merekah .


" Mama dan papa akan jadi kakek dan nenek ...."

__ADS_1


" Apaaaa...," jerit mama sangat bahagia .Tangis mama pun pecah memeluk Dina .


" Pantas saja nak...kamu minta gado - gado sama mama , " mama kembali menangis .


" Ya Tuhan....makasih...mendengar doa - doa kami , makasih Tuhan atas keaabaran yang Engkau berikan pada kami , semua indah pada waktu nya ....".


Sang papa memeluk Dina .


Aldi menghapus air matanya , yang tak terasa mengalir dan terharu dengan berita kebahagiaan ini .


" Ini pa ....hasil USG nya , Dina menunjukkan hasil USG nya z sudah 8 minggu usia nya pa...dan mereka bukan satu pa , tapi 3 , triple.....".


" Apaaaa......? " ujar mama menjerit kembali .


" Mungkin karena Dina sering rutin di suntik serum kesuburan , juga proses inseminasi sampai 6 kali , faktor ini menyebabkan jadi triple , ujar Aldi tersenyum ."


" Karena bibit unggul kali ya nak , ujar papa Dina memeluk sang menantu ."


Mereka pun tertawa .


Dina masih bergelut manja di lengan papa nya ,walau papanya agak kurusan , tetapi leadaan papanya sudah normal kembali .


Dina meletakkan Hasil USG nya di tangan sang kakek .


" Kakek akan mempunyai cicit , bukan hanya 1 tetapi 3 sekaligus , " ujar Dina .


Sang kakek juga menjerit bahagia , memeluk sang cucu , tangisan sang nenek , membuat Dina kembali memeluk nenek nya .Nenek yang sangat lembut dan menyayanginya .


Bian membuka tangannya , Dina pun memeluk sepupu nya . Dina punya beberapa sepupu , dari anak tante Tiara dan om Lucas , namun hanya Bian dan Claudia yang sangat dekat dengannya .


Bian sangat memanjakan Dina , sangat menyayangi Dina.


" Ponakan ku triple Din...".


" Kamu tahunya kapan? apa kamu naik sepeda motor susah tau hamil ? pantas pakdos Derren ngamuk ke mas ."


" Baru tau tadi mas...mana tau hamil selama ini , padahal Dina bawa sepeda motor , kemana mana berkegiatan , macam - macamlah mas."


" Ada drama ngambek , marahan , banyak hal , makan nya yang gak seperti biasa," ujar Aldi .


Semua tertawa .


" Memang kalau hamil , ada yang mual ,ada yang gak , pengen makan sesuatu , kadang mood naik dan turun , kompleks .Sebagai dokter kandungan , kamu pastinya sudah tau kan nak...cara mengatasi mood isteri mu nantinya , ujar mama Aldi ".


" Ya..ma...Aldi curiga sejak melihat perbedaan sikap dan sifat Dina . Di tambah perut Dina gak seperti biasa ."


" Gak boleh bawa sepeda motor lagi , dan kenapa dengan rambut mu nak....," ujar sang mama .

__ADS_1


" Dina merasa gerah ma...pengen potong rambut ..."


" Bilang aja lagi ngambek , marahan , kamu kan selalu gitu , ujar Bian tertawa ngakak ".


Aldi dan Bian saling tos .


" ihhhh...gakkkk."


" Kebetulan sudah siang , kita makan sama - sama yuk....," ujar mama Dina .


Karena keluarga suami Dina berkunjung , pekerja di dapur oun di perintahkan menambah beberapa menu dan aneka makanan .


" Makan ini nak ....kamu kan pengen , " ujar sang mama .


Dina perlahan memakan gado - gado buatan sang mama . Dina tersenyum perlahan melahap gado - gadonya , mengunya beberapa potong rendang .


" Yaaang gak mau pakai ansi , " ujar Aldi .


Dina menggeleng .


Aldi hanya bisa memperhatikan sang isteri . Aldi tidak ingin memaksakan sang isteri memakan nasi, tidak mengalami mual saja , Aldi sangat senang , karena biasanya gejala kehamilan , mengalami mual dan morning sickness .


Dina hanya memakan rendang dan gad - gado .Mama Aldi tersenyum memandang menantu nya .


" Kamu seperti mama nak, sewaktu mengandung Aldi , mama suka makan gado - gado dan rendang , mual dan muntah ketika memakan nasi ."


Semua yang mendengar cerita mama Aldi pun tertawa .


" Bian...awasi pekerjaan di kantor , kakek akan membantu kalian bekerja , " ujar sang kakek .


" Tidak usah kek...," ujar Dina .


" Kakek sangat bersemangat nak , kamu harus extra menjaga kandunganmu , kakek gak mau ada apa - apa , kakek akan menjaga kalian , kakek tau , melarangmu ke kantor gak akan berhasil , tetapi dengan mengurangi beban pekerjaanmu , akan efektif menjagamu dan cicit kakek .Dan tugas Aldi mengawasi mu secara ketat ."


" Ingat ya nak...kalian mendapatkan kesempatan dan dipercayakan Tuhan , dijaga jangan di sia - siakan .Karena kehamilan pertama memang harus extra hati - hati .Banyak yang setelah mengalami keguguran kehamilan pertama , sesudahnya sulit mendapatkan keturunan , ujar mama Dina ."


" Iya ma....," ujar Dina mengangguk .


" Mau kemanapun , Bian akan menjagamu , membawamu , jika Aldi berhalangan ."


" Siap komandan...," ujar Bian pada sang kakek .


Mereka sangat bahagia menyambut kehamilan Dina .


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Jangan lupa like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2