
Hari sudah siang.Dina duduk di balkon bersama Bian dan Claudia.
Bian baru putus dengan kekasihnya.Sedangkan Claudia lagi sibuk sibuknya dalam persiapan pernikahannya.
Dina membaca berulang Wa dari Aldi.
Rentetan Wa dari Aldi:
1.Beb......kamu lagi ngapain?
2.Beb....mas mau tugas kelompok pagi ini dengan Alexa Hogan.
(Hmmmm....namanya Alexa Hogan,teman nya Aldi banyak banget nama Alex ,Alexa.Harusnya Alex couple kan bagus hehehehehe".
3.Kamu marah ya sama mas?kok gak read Wa,juga gak balas.
4.Apa sudah makan?Tadi ke cafe ya.Bunganya udah mas buang,dari penggemarmu.Gak usah di letak di meja,mas cemburu.
(Dina tersipu membaca isi Wa ini.Rasain...emang enak ngerasain cemburu?ujar Djna dalam hati".
5.Cowok itu siapa?kenal dimana?special banget.
6.Kok belum pulang sih beb?nomor password kok di ganti?
(Kembali Dina tertawa).
7.Yaaannnnggggg kamu kemana? jangan tinggalin mas.
8.Yaaaaang....kok gak balik balik sih....apa kamu aman? kenapa gak pulang ?
9.yaaaanggggg
10.Di jawab dong Wa mas,di read juga gak.
11.D....I.....N......A......
12.Please.....yaaanggggg balas
13.Yaaaaannnnnggggggg.....
14.Sudah pagi.....kenapa belum pulang?mas kawatir.Apa kamu dia bawa kawinn lari?
☎️☎️☎️☎️☎️ Notifikasi telepon ada 45 panggilan tidak terjawab.
Dina pun membalas Wa dari Aldi.
"Iya Aku kawin lari".
langsung tanda centang 2 berwarna hijau (tanda di read).
" Beneran yaaaaanggggg.....?balas Aldi"
" Beneran lah...masa ngarang.Aku juga mau bilang,aku resign ketik Dina dalam isi Wa nya".
" Resign😔😱😱😱😱gakkkkk.....kamu gak boleh RESIGN.....".
" Kita perlu bicara Din....".
"MALAS.com)
" Kamu kenapa sih Din?"
" Gak apa -apa ".
" Bye.....".
__ADS_1
" Din...Din....kapan pulang,ketik Aldi".
"Aku udah jadi Neng TOYIP gak akan pulang pulang".
" Beneran?????? please Dinnnnn...."
" Terserahhhhhh".
Bian mengintip ketikan Wa Dina.
" Pacar? tanya Bian ".
" Bentar lagi jadi mantan, ujar Dina kesal ".
" Wawwwww....jangan niru mas Bian.Cilakak dua baleeeee...gitu kan sering kakek bilang sama kita."
"Gak cilakak cilakak amatlah.Pacarku lagi r3kat dengan si mata biru.Dulu irit tertawa.sekarang tawanya obral....ujar Dina".
" Gitu...tu...cowok.Bentar bentar berubah.Mahluk abstral....ujar Claudia".
" Trus apa udah putus?tanya Bian".
"Lagi status gantung.Seperti jemuran baju .Liat ke depan juga".
" Mulai senin,pikirkan mengabdi di kantor kakek,dan ikut kelas bisnis ".
" Hmmmm baiklah.Pulang yuk mas Bi...."
" Yukkk...udah sorean juga.Gak mau makan duluan?".
" Gak mas.....ujar Dina ."
Dina pamit dan di antarkan Bian ke apartemennya.
Bian dan Dina sama sama tertawa,guyonan Bian membuat Djna terkikik kikik menahan tawanya.
" Like Son.....like father"
kebalik Din...."Like Father ...like Son"
" Mereka kembali tertawa.IP 4.00 tapi bisa juga silaf hahahaha...Bian tertawa".
" Ku masuk dulu ya Bi.....hati -hati jangan balapan."
" Bye....senin ingat.....ujar Bian.Mas jemput di kampus ya,ujar Bian".
" Di cafe indonesian food aja mas.Dina disana nunggu,ujar Dina".
" Baiklah.....bye".
Dina pun menekan tombol apartemennya.Dina pun melangkah masuk.Ketika pintu akan menutup.Sebuah tangan menggenggamnya,menahan pintu apartemennya.Dina yang bisa ilmu bela diri melakukan tendangan sehingga membuat sosok itu terjatuh.
" Aduh...aduh....ujar suara tersebut."
" Dina dengan sekuat tenaga melanhkah cepat dan menarik pintu,tetapi kembali tangan Dina di tarik sosok tersebut.Ketika Dina hendak melakukan perlawanan,Dina terkejut mendengar suara tersebut.
" Ini mas Din.....ujar Aldi".
Dina bergegas menghidupkan saklar lampu nya.Terlihat Aldi meringis kesakitan kakinya.
" Kamu seperti penguntit....ujar Dina kesal".
" Baru pulang....ujar Aldi".
" Bertamu pukul berapa mas?ujar Dina".
__ADS_1
" Kamu juga pulang pukul berapa?ujar Aldi".
" Yah.....ku nanya balik nanya.Udah ahhhh pulang sana .Aku mau istirahat,ujar Dina".
Aldi berjalan tertatih dan duduk di sofa.
Hati Dina tidak sampai hati juga.Dina mengambil kotak obatnya.Dina melihat kaki Aldi merah.
Wajar sih...tadi Dina mengira penguntit atau pencuri.
Jadi menghajarnya dengan sekuat tenaga.
Dina mengoles salap dan memberi pijatan.
"Cowok tadi siapa yaaang? tanya Aldi menatap wajah Dina ".
"Ngapain nanya nanya? senyuman mu udah seharga 3 seribu mas.Ibarat permen di jual di kantin sekolah,ujar Dina kesal".
"Sudah selesai...pulanglah...ujar Dina."
"Yaaaanggg....ujar Aldi menundukkan wajahnya".
"Kamu marah sama mas kenapa?"
" Dulu mas....hanya tersenyum buatku saja.Kamu berubah begitu tugas kelompok bareng Alexa Hogan.Dia bisa membuat wajahmu tertawa.Kamu nyaman dengannya bukan?maaf jangan pikir aku cemburu.Tapi saat kamu tersenyum dengannya,aku keingat dengan kisah Firman dan Aisyah.Mereka sekarang sudah pisah."
"Kamu samakan kisah kita dengan mereka Din?ujar Aldi dengan mimik tidak senang".
" Bukan menyamakan...kamu tertarik dengannya.Aku mengenalmu Al...aku menghindar darimu ,aku rasa,perasaanmu terlalu dangkal dan gampang tertarik dengan sosok seseorang yang membuatmu nyaman.Dan aku putuskan , baiknya kita berteman saja."
" Tidak...aku tidak mau.....".
" Jangan memaksa. Aku sudah memikirkannya. Kalau kamu memaksaku kamu akan membuat aku tidak nyaman ."
" Dia hanya teman satu kelompok. Tidak lebih.Aku tersenyum bukan ada maksud padanya Din....please. Kamu bilang kamu ngerti aku,kamu ngenal aku, kamu sama sekali belum tau siapa aku."
" Yah...masih banyak yang tidak aku ketahui tentang kamu ujar Dina membuang pandangannya ke arah lain ".
" Aku akan bekerja di perusahaan mulai besok.aku sudah mengajar Dwi dan Arya. Mereka akan semakin mahir ke depannya.Aku akan pantau.Dan aku akan mengambil kelas bisnis,di Business Profesional Economy."
" Apa?????kamu gak salah?ujar Aldi terkejut".
"Tidak...ujar Dina.Besok aku akan membereskan berkasku dan akan mendaftar di sana.Aku akan mengejar kelas siang sampai malam.Ada 2 sesi."
"Apa??????ujar Aldi mengusap wajahnya.Tapi kenapa Din?"
" Kakek dari papaku memintaku buat belajar bisnis. Papa juga meneleponku tadi."
" Kamu bisa cerita ke aku Din....aku masih bingung ".
" Mungkin di lain waktu Al...ini sudah sangat malam, aku sudah sangat lelah ."
" Baiklah....tidurlah yaaanggg....kita jangan pisah ."
" Kenapa kamu bisa tertawa dengannya ".
"Dia ternyata saudara kembarnya Alex.Aku baru tau mereka kembar.Alex dan dia berwajah sangat berbeda."
" Kami menertawakan itu Dinn....mereka sepakat tidak memberitahukan siapapun.Tapi aku curiga mereka kembar,dan aku memaksa Alex unyuk cerita.Dia mengaku di Wa. Kami pun kembali tertawa, tidak lebih ."
" Kamu tau Al....dalam hidupku hanya ada kamu, hanya kamu dan tidak ada nama siapapun sampai kapanpun,kamu ingat ya Al, hanya bersamamu aku ingin hidup bersama ".
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa like
__ADS_1
vote
koment