Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Tahun Perjuangan


__ADS_3

Derren mendengar sekilas percakapan itu . Hatinya perih dan dia sangat tau , Aldi tidak akan pernah mengalah dan melepaskan Dina sebagai miliknya.Derren sangat tau,Aldi seperti apa mencintai Dina .


Dina membaringkan tubuhnya di sofa Derren.Meluruskan tubuhnya .


Derren datang dan jongkok disampingnya.Derren perlahan mengecup bibir Dina . Meraih tengkuk Dina.Dina melototkan matanya melepaskan diri,tapi Derren menguncinya dalam kekuatan dengan baja nya .


Ciuman panjang tak berbalas Derren rasakan,. Sesakit inikah mencinta seorang Dina ujar nya .


Kemudian Derren melepas ciuman itu,.


" Hukuman buat kekasihku,. Jangan pernah berpikir meninggalkan mas Din...,":ujar Derren .


Dina hanya sesegukan menangis di bahu Derren.


"Maaf mas....maaf...ujar Dinax."


" Jangan sedih...lagu mu sangat sendu . Apa kehadiran mas belum bisa mengganti pelangi hatimu? " ujar Darren .


Dina hanya menunduk,.


",Kekasih ku ini sangat cantikkk...," ujar Derren .


" Hatinya baik, menikahlah denganku sayang...aku gak bisa tanpa kehadiranmu ."


" Ada dokter Gres yang menanti mu mas.Dia mengejarmu sampai disini ," ujar Dina .


" Aku gak ada rasa Dinnnn....," ujar Derren .


",Jangan pernah ucapkan pisah.....ujar Den memohon ".


Dina hanya bisa menenggelamkan wajahnya di dada bidang Derren,.


Derren mengusap rambut Dina .


" Menikahlah denganku saaayaaang...," ujar Derren memelas .


" Aku tidak bisa tanpamu ," ujar Derren ."


Dinna hanya diam,. Derren memeluknya dengan erat , teramat erat .


" Selama perjuangan ini , bahuku cukup menguatkanmu bukan?" ,ujar Derren perlahan".


" Lumayan kokoh tak bisa di geser .Begitu ada pesaing langsung beraksi...," ujar Dina tersenyum".


" Langsung bereaksi.....," ujar Derren tertawa .


" Posesif akut...,";ujar Dinna ".


" Suatu keharusan.Harta mas satu satunya,jantung dan denyut nadinharus di jaga,biar gak komplikasi ," ujar Derren .


" Diagnosa yang tepat...," ujar Dina

__ADS_1


" Butuh obat mujarab...," ujar Derren .


" Obat tidur atau obat perangsang? " ujar Dina .


" Obat perangsang aja,biar cepat jadinya,ujar Derren tertawa, mengangkat tubuh Dina ."


" Mas...turunin...," ujar Dina .


"Gak..nih mau nyari obatnya dimana mas letak


, " ujar nya .


"Nyari obat kok sampai gendong segala.Ketahuan mas...ujar Dina."


"Ini namanya dokter salah diagnosa bukan ? " ujar Dina terkekeh ."


" Gak pernah salah diagnosa.Kamu harus di hukum seharian di kamar mas bagian atas. Kamu itu menggemaskan ," ujar Derren .


" Jangan di kurung mas...," ujar Dina."


" Di halalin nolak...," ujar Derren .


" Trus mau di apain lagi sayaaang? " ujar Derren .


" Jangan panggil saayang mas...," ujar Dina.


" Gak mau tau....," ujar Derren .


Mereka sudah sampai di kamar Derren . Dina paling suka berada di balkon kamar itu.Pemandangan nuansanya berbeda dari balkon kamar Dina .


" Kamu yakin mau satang yaaaang? ," ujar Derren .


" Dina ingin melihat Aisyah menikah . Bukan dengan Ibrahim lo mas...tapi dengan Firman.Teman sesama kami SMA , dulu mereka pernah pisah, ketika Aisyah sudah pacaran dan tunangan dengan Ibrahim malah mereka bisa bersatu ," ujar Dina .


" Kita apa bisa seperti itu Din ? " tanya Derren .


",Mas apa bisa se iklas itu,? tanya Dina menatap kedua bola mata Derren ."


" Belum bisa se iklas itu . Dan entah sampai kapan bisa iklas . Saat dunia mu berada di pusaran hidupku , tidak ada selain keindahan kebersamaan 2tahun lebih ini Din....waktu mencinta yang tak mempunyai rem , terus berjalan tanpa bisa terhenti ," ujar Derren,.


" Hati mu temaram....matamu hanya boleh melihatku ," ujar Derren .


" Harus pakai kaca mata kuda ? " tanya Dina memukul dada Derren perlahan ".


Darren menangkap tangan Dina .


" Mas gak akan memenjarakan mu.Tapi mas belum bisa melepaskanmu.Maaf ke.egoisan ini.Beri waktu....," ujar Derren memeluk diri Dina .


"Jangan terlalu sayang , jangan terlalu cinta.Mas tau sendiri , hubungan seperti apa yang terjalin selama ini antara kita ," ujar Dina .


" Mas temani ya.... ," ujar Derren.

__ADS_1


" Hmmmm.....," ujar Dina,.


" Apa takut aku di culik si brewok ? " tanya Dina .


" Pasti.....dari mana kamu tau dia sekarang brewok?" tanya Derren .


" Dari Aisyah tadi....", ujar Dina .


" Dia sering menelepon mas,sering me Wa mas . Menanyakan keadaanmu ."


" Mas jawab apa ? "ujar Dina .


" Mas selalu jawab . Mas bilang kamu semakin mencintai mas . "


",Dia jawabnya apa ?," tanya Dina .


" Dia bilang mas halu,hati kamu itu hanya miliknya,dia tuan dari semua hatimu ," ujar Derren .


" Kamu tidak tau,di pergelangan tangannya bahkan dia membuat ukiran namamu ," ujar dokter Darren .


" Liatlah akun IG nya, " ujar Derren.


" Dia tidak pernah sedetikpun melepaskan mu.Dia pecinta ulung ," ujar Derren .


"Sama dengan mu mas....pecinta ulung, " ujar Dina .


" Dia mengakui mas,saingan terberatnya,Derren tertawa,, dari sejak awal kuliah dia sudah menyadari,, mas menyukai dan mencintaimu.Dia selalu sewot , selalu pandangan tajam pada pakdos nya . Untung aja dia sangat pintar , mas juga bukan dosen yang mau mematahkan langkah orang seberbakat dirinya . Mas tau , dia dekat dengan dosen spesialis kandungan , dia teramat memikirkanmu,. Kamu tau Din...dia sangat cerdas.Kesuksesannya di kampus , dan selalu menjadi pimpinan seminar soal masalah kandungan di akui para dokter dari negara manapun . Dia hanya menamatkan kuliah S2 nya saja,. Kalau secara praktek dia melebihi profesor pengajarnya di Canada ."


"Dia sangat terkenal,banyak pasangan mustahil . Memiliki anak , dia bisa mewujudkan banyak mimpi . Tanpa memandang dari golongan manapun.


Mas salut caranya meraih cita cita.Perjuangannya terselubung,untuk menyembuhkanmu.Mas percaya,kamu bakal punya bayi,dia sangat handal.


" Mas sudah melihat aksinya. Kamu tau Din...teman mas sudah 15 tahun , tidak memiliki anak,saat ini sedang menantikan kelahiran bayi mereka. Dan sangat luar biasa , kembar 3. Aldi sangat jago dengan kepintaranya , sangat jarang pasiennya punya bayi hanya 1 Din..


Ijin prakterknya masih di backup profesor pengajarnya ."


"Sama seperti kamu,hanya perlu lisensi .Keberhasilan setiap kasus sulit telah kamu lampaui , melebihi ilmu dan skill mas . Kamu sangat di hormati di setiap forum . Lebih terkenal ahli jantung,dari dokter bedah nya,walaupun keduanya sangat handal," ujar Derren .


" Masih harus banyak berguru dari Pakdos ," ujar Dina .


Dina memandang jauh di hamparan kesejukan balkon .


",Mengapa menceritakan keberhasilannya pada Dina mas ? apa gak takut hati ini berpaling? tanya Dina,".


",Mas tau ...hati itu milik siapa,ujar Derren memaksakan senyumannya ."


👦👧👦👧👦👧👦👧👦👧👦👧👦👧👦👧👦


happy reading guysss


jangan lupa like

__ADS_1


vote


koment


__ADS_2