
Aldi lebib dahulu bangun , kemudian Dina pun terbangun .
" Dina cemburu melihat mas eengan Sarah , apa baiknya mas dengan Sarah aja yahhhh...," ujar Dina.
" Kamu mikirin apa sih yaaaaang....kalau mas mau , mas sedari dulu dengannya , ngapain mas sampai frustasi ."
" Dia mendekati mas....dan mas juga sudah terbiasa dengannya ."
" Kamu bisa mencintai dokter Derren ?"
" Pernah....pernah menyukainya , walau eedikit kadarnya ."
" Tapi mas gak pernah menyukai dan mencintai Sarah mau sedikit atau banyak , mas gak munafik ."
" Mas memang beda orang lain , mas menantimu yaaang...hanya kamu , ada atau tidak ada keturunan , mas tidak peduli , tapi kita harus mempunyai keturunan , agar persoalan kita jangan mentok di sini saja , agar kamu gak bisa kemana - mana , hanya di dalam hidup mas , hanya boleh menemani mas sampai maut memisahkan kita ."
" Bersih - bersih yukkk...mungkin mama dan papa sudah pulang ."
" Apaaaa?...mama dan papa mas ajakin ?"
" Mereka mau ikutan....".
" Mas...mama dan papa tau dong villa ini milik Dina ."
" Mama dan papa sudah mas ceritain ."
" Mama dan papa tau , karena pernah sekali kamu meng email gambar yang kamu rombak , dengan memakai email asli mu."
" Yukkk...bersih...bersih...".
" Gendong....," ujar Dina.
Aldi pun menggendong Dina dengan gendong belakang .
Mereka bersih - bersih dan kemudian turun ke bawah .
Mama Aldi sudah menyajikan aneka masakan .
" Maaf ma...harusnya Dina yang siapin."
" Sudahla nak , kamu kelihatan lelah .Mama masak yang praktis , juga di bantu bibi ."
"Suka dengan desain mama dan papa ? "
" Sangat suka ma...."
" Kamu mewujudkan ini lebih sempurna ."
" Mama masak gado gado...."
" Iya..."
" Hmmm...Dina pengen makan gado gado , karena papa sakit , kelupaan makan ."
" Mas mau makan apa , " ujar Dina .
" Mau makan kamu aja yaaang...," ujar Aldi menampilkan puppy eyes nya .
" Ihhh...malu ada mama sama papa loh...".
" Dunia hanya milik kita berdua yaaang...mama dan papa ngontrak....," ujar Aldi menahan senyumnya.
" Sampai segitu sayangnyaaaaa....so Cuittttt...., ujar mama Aldi ."
Wajah Dina memerah .
" Ini kita double date , walau di hummmm sendiri ," ujar Aldi ngoceh .
" Gimana kalau malam ini kita double date sungguhan , yuk...ma...mau kann....kita nonton midnight , ada film romantis ma....".
__ADS_1
" Wuihhhh emak jadi semangat nihhhh....".
" Papa emang mau ?"
" Sesekali jadi anak gaul bolehlah....., papa Aldi tertawa ."
Mereka pun siap - siap double date .
" Yaaang...pakai hoodie aja , kita couple an....ujar Aldi ".
" Hmmmm.....".
Mereka pun nonton , Aldi tertawa di pertengahan film Dina susah tertidur .
Sedangkan mama tersenyum melihat sang anak dan menantu akur dan romantis .
" Yaaaang....pulang yukkm , filmnya udah habis , "ujar Aldi .
" Mas....Dina tertidur yaa....".
" Iya sayangg...tidur mu lelap banget .Kamu yang minta kita double date , malah bobok syantikkk...," ujar mama Aldi tertawa .
" Mas...pengen mie goreng....singgah dulu di warung ya mas....".
Mama dan papa Aldi sedikit heran , namun hanya tersenyum .
" Yaaaang....Dina pengen martabak mesir juga ."
" Hmmm.....".
Aldi pun singgah membeli martabak mesir ."
" Mama mau mie goeengnya ? " tanya Dina .
Dina menyuapi sang mama .
Aldi dengan santai memakan martabak mesir kesukaannya , papa Aldi pun turut meng eksekusi .
Malam itu , Dina tertidur lelap , namun di subuh terbangun karena bermimpi buruk , Aldi memeluk sang isteri , kembali .
Pagi itu , Dina pun memakai bajunya , dadanya terasa sakit , apa karena mau datang haid yahhhh dalam hati nya .
Seminar pun selesai , Aldi sudah menjemput Dina .Terlihat banyak nata yang menyukai sosok Dina .Walau dengan rambut pendeknya , Dina terlihat sangat cantik .
Dina memasuki mobil setelah pintu mobilnya di buka sang suami .
Dina kembali memborong kacang Bali dan salak Bali .
Aldi hanya tersenyum melihat sang isteri .
" Yaaang....apa gak makan....? tanya Aldi sesampai di rumah ".
" Pengen tidur massss....".
Rina pun berbaring di ranjang .
" Yaaang...kita balik sore nanti ya...mas ada jadwal pasien beberapa yang lagi program IVF ".
" Hmmm...," ujar Dina kembali tertidur ."
" Ganti pakaian nya yannng...."
" Malas mas...., udah mas...ganggu aja sihhhh."
Aldi pun pasrah , mengerjakan pekerjaan kantor dan membaca beberapa email dari rumah sakit .
Sore pun tiba , Dina memakai celana panjangnya dan memakai T - shirt nya .
Sang mama mertua bergandengan tangan dengan Dina di bandara , sedangkan Aldi dan papanya berjalan di belakang .
__ADS_1
Penerbangan pun dimulai , Dina merasa sangat pusing setelah beberapa jam pesawat pengudara . Dina tampak gelisah , perasaannya sangat tidak enak .
" Kenapa yaaang....tanya Aldi ."
" Mas...tolong cariin minyak kayu putih di tas
Dina ".
Aldi memeberikan pada Dina minyak kayu putihnya .
" Sini mas pijit yaaang...apanya yang gak enak , tanya Aldi ."
" Kepala Dina pusing mas....gak nyaman .....".
" Aldi memijit kepala Dina , yukkk...ke kamar aja yaaang ."
Dina dan Aldi pun menuju kamar .
" Mas periksa ya..."
" Dina rasa , Dina masuk angin mas , atau kurang tidur ."
" Mas sebenarnya suruh kamu test pack yaaang, mas melihat perut kamu lumayan besar , dan juga sewaktu kita bersama , dada kamu sangat keras .Biasanya jika hamil , gejalanya seperti itu .Apa kamu ada test setelah inseminasi ke 6 ?"
" Gak mas....malas....".
" Ini masuk angin deh kayaknya mas ."
" Biar mas cek ...dan kita periksa aja sekarang yaaang ...".
" Gak ada salah kan ...apapun hasilnya , mas gak kecewa , kamu juga jangan kecewa ."
" Baiklah..., mas temani ya "ujar Dina .
Mereka pun menuju toilet , Dina menampung air seni nya , dan Aldi mengambil beberapa test pack dari dalam tas nya , serta stetoskop nya .
Aldi tersenyum melihat hasilnya , kemudian mengambil test pack dengan merek berbeda . Kembali Aldi tersenyum , sampai matanya berkaca - kaca meenggunakan 3 test pack berbeda merek karena merasa tidak percaya .
" Hasilnya gimana yaaang...tanya Dina , gak mau melihat ke tiga test pack ."
" Hasilnya positif sayang...ujar Aldi sampai menangis memekuk sang isteri ."
" A...a..apa...mas......hasilnya postif , yang benar mas....".
" Benar sayang...benar dugaan mas , mas meraba perut kamu , makanya mas suruh test , tapi kamu salah paham ."
" Mas cem ya...dengan stetoskop mas...".
Dina pun mengangguk .
" Hmmm....yaangggg...usia janinnya sekitar 8 minggu , kamh lupa gak datang haid , tau haid terakhir kapan ?"
" Dina menggeleng ".
"Mas suntik penguat kandungan ya. yanggg...begitu sampai di Jerman , kita ke rumah sakit mengecek kandungan kamu yaaang....ujar Aldi sangat bahagia ."
Dina juga sangat bahagia , mereka larut dalam tangisan kebahagiaan.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa like
Vote
Koment
makasih komentarnya yah.
dan makasih banyak atas like nya .
__ADS_1