Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Berbaikan 2


__ADS_3

Aldi lebib dahulu bangun , kemudian Dina pun terbangun .


" Dina cemburu melihat mas eengan Sarah , apa baiknya mas dengan Sarah aja yahhhh...," ujar Dina.


" Kamu mikirin apa sih yaaaaang....kalau mas mau , mas sedari dulu dengannya , ngapain mas sampai frustasi ."


" Dia mendekati mas....dan mas juga sudah terbiasa dengannya ."


" Kamu bisa mencintai dokter Derren ?"


" Pernah....pernah menyukainya , walau eedikit kadarnya ."


" Tapi mas gak pernah menyukai dan mencintai Sarah mau sedikit atau banyak , mas gak munafik ."


" Mas memang beda orang lain , mas menantimu yaaang...hanya kamu , ada atau tidak ada keturunan , mas tidak peduli , tapi kita harus mempunyai keturunan , agar persoalan kita jangan mentok di sini saja , agar kamu gak bisa kemana - mana , hanya di dalam hidup mas , hanya boleh menemani mas sampai maut memisahkan kita ."


" Bersih - bersih yukkk...mungkin mama dan papa sudah pulang ."


" Apaaaa?...mama dan papa mas ajakin ?"


" Mereka mau ikutan....".


" Mas...mama dan papa tau dong villa ini milik Dina ."


" Mama dan papa sudah mas ceritain ."


" Mama dan papa tau , karena pernah sekali kamu meng email gambar yang kamu rombak , dengan memakai email asli mu."


" Yukkk...bersih...bersih...".


" Gendong....," ujar Dina.


Aldi pun menggendong Dina dengan gendong belakang .


Mereka bersih - bersih dan kemudian turun ke bawah .


Mama Aldi sudah menyajikan aneka masakan .


" Maaf ma...harusnya Dina yang siapin."


" Sudahla nak , kamu kelihatan lelah .Mama masak yang praktis , juga di bantu bibi ."


"Suka dengan desain mama dan papa ? "


" Sangat suka ma...."


" Kamu mewujudkan ini lebih sempurna ."


" Mama masak gado gado...."


" Iya..."


" Hmmm...Dina pengen makan gado gado , karena papa sakit , kelupaan makan ."


" Mas mau makan apa , " ujar Dina .


" Mau makan kamu aja yaaang...," ujar Aldi menampilkan puppy eyes nya .


" Ihhh...malu ada mama sama papa loh...".


" Dunia hanya milik kita berdua yaaang...mama dan papa ngontrak....," ujar Aldi menahan senyumnya.


" Sampai segitu sayangnyaaaaa....so Cuittttt...., ujar mama Aldi ."


Wajah Dina memerah .


" Ini kita double date , walau di hummmm sendiri ," ujar Aldi ngoceh .


" Gimana kalau malam ini kita double date sungguhan , yuk...ma...mau kann....kita nonton midnight , ada film romantis ma....".

__ADS_1


" Wuihhhh emak jadi semangat nihhhh....".


" Papa emang mau ?"


" Sesekali jadi anak gaul bolehlah....., papa Aldi tertawa ."


Mereka pun siap - siap double date .


" Yaaang...pakai hoodie aja , kita couple an....ujar Aldi ".


" Hmmmm.....".


Mereka pun nonton , Aldi tertawa di pertengahan film Dina susah tertidur .


Sedangkan mama tersenyum melihat sang anak dan menantu akur dan romantis .


" Yaaaang....pulang yukkm , filmnya udah habis , "ujar Aldi .


" Mas....Dina tertidur yaa....".


" Iya sayangg...tidur mu lelap banget .Kamu yang minta kita double date , malah bobok syantikkk...," ujar mama Aldi tertawa .


" Mas...pengen mie goreng....singgah dulu di warung ya mas....".


Mama dan papa Aldi sedikit heran , namun hanya tersenyum .


" Yaaaang....Dina pengen martabak mesir juga ."


" Hmmm.....".


Aldi pun singgah membeli martabak mesir ."


" Mama mau mie goeengnya ? " tanya Dina .


Dina menyuapi sang mama .


Aldi dengan santai memakan martabak mesir kesukaannya , papa Aldi pun turut meng eksekusi .


Malam itu , Dina tertidur lelap , namun di subuh terbangun karena bermimpi buruk , Aldi memeluk sang isteri , kembali .


Pagi itu , Dina pun memakai bajunya , dadanya terasa sakit , apa karena mau datang haid yahhhh dalam hati nya .


Seminar pun selesai , Aldi sudah menjemput Dina .Terlihat banyak nata yang menyukai sosok Dina .Walau dengan rambut pendeknya , Dina terlihat sangat cantik .


Dina memasuki mobil setelah pintu mobilnya di buka sang suami .


Dina kembali memborong kacang Bali dan salak Bali .


Aldi hanya tersenyum melihat sang isteri .


" Yaaang....apa gak makan....? tanya Aldi sesampai di rumah ".


" Pengen tidur massss....".


Rina pun berbaring di ranjang .


" Yaaang...kita balik sore nanti ya...mas ada jadwal pasien beberapa yang lagi program IVF ".


" Hmmm...," ujar Dina kembali tertidur ."


" Ganti pakaian nya yannng...."


" Malas mas...., udah mas...ganggu aja sihhhh."


Aldi pun pasrah , mengerjakan pekerjaan kantor dan membaca beberapa email dari rumah sakit .


Sore pun tiba , Dina memakai celana panjangnya dan memakai T - shirt nya .


Sang mama mertua bergandengan tangan dengan Dina di bandara , sedangkan Aldi dan papanya berjalan di belakang .

__ADS_1


Penerbangan pun dimulai , Dina merasa sangat pusing setelah beberapa jam pesawat pengudara . Dina tampak gelisah , perasaannya sangat tidak enak .


" Kenapa yaaang....tanya Aldi ."


" Mas...tolong cariin minyak kayu putih di tas


Dina ".


Aldi memeberikan pada Dina minyak kayu putihnya .


" Sini mas pijit yaaang...apanya yang gak enak , tanya Aldi ."


" Kepala Dina pusing mas....gak nyaman .....".


" Aldi memijit kepala Dina , yukkk...ke kamar aja yaaang ."


Dina dan Aldi pun menuju kamar .


" Mas periksa ya..."


" Dina rasa , Dina masuk angin mas , atau kurang tidur ."


" Mas sebenarnya suruh kamu test pack yaaang, mas melihat perut kamu lumayan besar , dan juga sewaktu kita bersama , dada kamu sangat keras .Biasanya jika hamil , gejalanya seperti itu .Apa kamu ada test setelah inseminasi ke 6 ?"


" Gak mas....malas....".


" Ini masuk angin deh kayaknya mas ."


" Biar mas cek ...dan kita periksa aja sekarang yaaang ...".


" Gak ada salah kan ...apapun hasilnya , mas gak kecewa , kamu juga jangan kecewa ."


" Baiklah..., mas temani ya "ujar Dina .


Mereka pun menuju toilet , Dina menampung air seni nya , dan Aldi mengambil beberapa test pack dari dalam tas nya , serta stetoskop nya .


Aldi tersenyum melihat hasilnya , kemudian mengambil test pack dengan merek berbeda . Kembali Aldi tersenyum , sampai matanya berkaca - kaca meenggunakan 3 test pack berbeda merek karena merasa tidak percaya .


" Hasilnya gimana yaaang...tanya Dina , gak mau melihat ke tiga test pack ."


" Hasilnya positif sayang...ujar Aldi sampai menangis memekuk sang isteri ."


" A...a..apa...mas......hasilnya postif , yang benar mas....".


" Benar sayang...benar dugaan mas , mas meraba perut kamu , makanya mas suruh test , tapi kamu salah paham ."


" Mas cem ya...dengan stetoskop mas...".


Dina pun mengangguk .


" Hmmm....yaangggg...usia janinnya sekitar 8 minggu , kamh lupa gak datang haid , tau haid terakhir kapan ?"


" Dina menggeleng ".


"Mas suntik penguat kandungan ya. yanggg...begitu sampai di Jerman , kita ke rumah sakit mengecek kandungan kamu yaaang....ujar Aldi sangat bahagia ."


Dina juga sangat bahagia , mereka larut dalam tangisan kebahagiaan.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa like


Vote


Koment


makasih komentarnya yah.


dan makasih banyak atas like nya .

__ADS_1


__ADS_2