Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Kamu


__ADS_3

Setelah makan , mereka kembali ke ruangan Aldi . Dina pun disibukkan dengan tesisnya , setelah mengubrak abrik dan berdebat dengan dokter Jonathan , Dina kembali ke markas dan mengetik tessisnya .


Aldi tersenyum memandang wajah dina banyak noda pensil , rambutnya di ikat menjadi bulatan .


" Kumal banget sih istrinya mas...".


Aldi membersihkan noda di wajah Dina sambil tersenyum .


" Apa sudah selesai ? "


" Belum mas....dokter Jo minta ku temani dia besok operasi 2 pasien dan makan siang bersama , mengesalkan banget ,mencari kesempatan dalam kesempitan ."


" Sampai segitu berjuangnya...? " ujar Aldi .


" Maksudnya mas ? ".


" Dia uji kamu , sambil ambil kesempatan mendekati , mungkin seperti itu ."


" Mas gak cemburu ? ".


" Cemburu la....tapi dokter jantung paling tersohor di Canada , yah dia .Kamu jadi bahan ploncoan ".


" Mas dengan dokter Sarah pernah dekat ya ? ".


" Gak....".


" Dia dan mas beberapa kali kepergok berpelukan , apa sesudah kita menikah ? atau sebelum kita menikah ? ".


Aldi tersenyum melihat kicauan sang isteri .


" Isteri mas susah mirip dengan Jaksa penuntut deh....".


" Saya memberikan waktu buat anda untuk membela diri dokter Aldi , atau jika tidak ada penjelasan anda , bisa disimpulkan kejadian tersebut memang benar adanya ."


" Mas gak pernah meluk dia , dia tiba - tiba meluk mas , mas otomatis gak bisa menghindar , karena dia peluk dari belakang , dan itu sebelum kita menikah . Mas juga langsung mendorongnya ".


" Apa sampai segitu nya menolak ? ".


" Kan enak, dapat merasakan dekapan hangat ".


" Hmmmm...yang pasti nya , mas gak minat , gak percaya?"


" Entahlah....melihat mas sewaktu di pesta Aisyah , Dina tau , dia menyukai dan mencintai mas , jangan beri kesempatan , dan ingat mas...kepercayaan itu hanya 1 kali , jika mas menyia - nyiakan kepercayaan dari Dina , tidak ada maaf . Karena ibarat kertas yang sudah kusut tak akan menjadi rapi kembali ."


" Mas jadi takut....".


" Mas bercanda ? Dina serius lo mas

__ADS_1


ngomongnya ".


" Iya sayangnya mas...nihhhh....cin cin tanda lambang ikatan kita , mas gak macam - macam, cukup satu macam ".


" Good boy, " ujar Dina tersenyum manis .


" Mas pernah melihat kamu pacaran dengan dokter Derren , dia memberikan ciuman sangat panjang buat mu , juga memeluk mu dengan mesra , rasanya sakit banget hati mas rasa saat itu , mas hanya bisa melihatmu dari kejahuan ".


" Ihhhh seramnya , seperti paparazi , ibarat double kill dalam mobile legends dan push turret ."


" Masih sering mainkan mobile ledends ?"


" Tentu....pakai hero Uranus untuk tank , kalau mau ambil core pakai Ling , kalau asasin pakai Lancelot , mage pakai Pharsa , main support pakai Kagura ".


" Main sama siapa ? ".


" Dokter Derren , kadang gabung main sama Firman dan Wesliy , Melani dan Jack juga kadang ikut juga ."


" Kamu tau...mas sering ikutan kalian main ? "


" Apaa??????, ujar Dina menjerit ".


" Mas pakai Uranus , identitas mas ditutupi Firman , dan Melani , ujar Aldi tertawa terkekeh ".


" Ihhhh...pantasan mas selalu lindungi Ling , main core ling sampai penasaran selama ini , main game."


" Terkadang kamu pakai Selena juga , pakai flameshoot , bye bye forever dehhhh".


" Kadang mas Derren yang mainkan , yah gitu deh...., kalau lagi bosan , pasti main game ".


" Ternyata ....mereka nutupi deh....,beneran gak nyangka , mas bisa serapi itu menutupi jati diri ".


" Hahahahahaha....mas berbakat jadi pro player ".


Dina me


" Akhir bulan depan , mas akan wisuda menamatkan S2 , spesialis mas rampung , kamu datang ya yaaang..."


" Hmmm.....".


" Bilang iya...janji..."


" Iya...janji...".


" Foto kita wisuda gak ada foto ber dua , mas sampai edit , ketika dapat file foto kamu dari Dewa , kamu mau liat yaaang , nih " ujar Arya .


" hahahahaha....sampai segitunya , tapi beneran deh mas , halus banget editan nya ".

__ADS_1


Aldi tersenyum memeluk Dina .


" Kamu pergi begitu saja , kamu gak tau....mas seperti kehilangan kehidupan mas ."


" Cup....cup...cup.....kaciannya....".


Aldi tertawa dan menggendong Dina seperti sekarung beras.


" Mas....turunin.....hulk banget sihhhhh...cepetan....".


" Baiklah nyonya Wijaya , gak boleh macam - macam dengan dokter Jo , mas mengutus mata - mata ".


" Seyam deh....santuyyyyy mas....".


" Santuyyyy sejenis makanan ringan , santuyyy tuh mah artinya santai wkwkwkwkwkwk ".


Aldi dan Dina tertawa .


" Mas.... di resto mas ada bakso ? dingin - dingin gini , pengen makan bakso , ke ingat jaman jaman kita SMA makan di kantin , rindu banget sama bu Going , pak Komo , Pak Sinaga , pak Zoro....kalau reunian di sekolah , pasti kalau ngumpul heboh ."


" Pulang operasi yah...mas temani , bakso ada di resto mas , tau dari mana mas buka resto


disini ? ".


" Dari mbak Elsa , mbak Elsa banyak cerita tentang si brewok sejak ditinggal cinta pertamanya ,kata mbak Ratih si brewok sampai gak pernah mau ngomong sama papa , marahnya seram....papa sampai ngalah...," ujar Dina .


" Mas itu...gak bisa Din ...tanpa kamu , terserah orang mau bilang obsesi atau apapa pun , mas nyaman dan semangat , kamu itu sumber semangat nya mas , matahari dan pelangi mas , yang pastinya setelah Tuhan ."


" Dina ada liat lagu -lagu patah hati mas , beneran ....mas galau tingkat dewa ,


hehehehehe ".


" Kamu meledekin mas aja..., mandi dulu ya yaaang...mas siap - siap dulu , mau operasi


pasien " .


" Apa twins lagi mas ? ".


" Gak yaaang...".


Aldi mengecup bibir Dina singkat , kemudian melambaikan tangan nya , Dina melanjutkan mengerjakan tesis nya sekitar 15 menit. Kemudian Dina mandi di ruangan itu ada juga kamar mandi .


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2