
Setelah makan , mereka kembali ke ruangan Aldi . Dina pun disibukkan dengan tesisnya , setelah mengubrak abrik dan berdebat dengan dokter Jonathan , Dina kembali ke markas dan mengetik tessisnya .
Aldi tersenyum memandang wajah dina banyak noda pensil , rambutnya di ikat menjadi bulatan .
" Kumal banget sih istrinya mas...".
Aldi membersihkan noda di wajah Dina sambil tersenyum .
" Apa sudah selesai ? "
" Belum mas....dokter Jo minta ku temani dia besok operasi 2 pasien dan makan siang bersama , mengesalkan banget ,mencari kesempatan dalam kesempitan ."
" Sampai segitu berjuangnya...? " ujar Aldi .
" Maksudnya mas ? ".
" Dia uji kamu , sambil ambil kesempatan mendekati , mungkin seperti itu ."
" Mas gak cemburu ? ".
" Cemburu la....tapi dokter jantung paling tersohor di Canada , yah dia .Kamu jadi bahan ploncoan ".
" Mas dengan dokter Sarah pernah dekat ya ? ".
" Gak....".
" Dia dan mas beberapa kali kepergok berpelukan , apa sesudah kita menikah ? atau sebelum kita menikah ? ".
Aldi tersenyum melihat kicauan sang isteri .
" Isteri mas susah mirip dengan Jaksa penuntut deh....".
" Saya memberikan waktu buat anda untuk membela diri dokter Aldi , atau jika tidak ada penjelasan anda , bisa disimpulkan kejadian tersebut memang benar adanya ."
" Mas gak pernah meluk dia , dia tiba - tiba meluk mas , mas otomatis gak bisa menghindar , karena dia peluk dari belakang , dan itu sebelum kita menikah . Mas juga langsung mendorongnya ".
" Apa sampai segitu nya menolak ? ".
" Kan enak, dapat merasakan dekapan hangat ".
" Hmmmm...yang pasti nya , mas gak minat , gak percaya?"
" Entahlah....melihat mas sewaktu di pesta Aisyah , Dina tau , dia menyukai dan mencintai mas , jangan beri kesempatan , dan ingat mas...kepercayaan itu hanya 1 kali , jika mas menyia - nyiakan kepercayaan dari Dina , tidak ada maaf . Karena ibarat kertas yang sudah kusut tak akan menjadi rapi kembali ."
" Mas jadi takut....".
" Mas bercanda ? Dina serius lo mas
__ADS_1
ngomongnya ".
" Iya sayangnya mas...nihhhh....cin cin tanda lambang ikatan kita , mas gak macam - macam, cukup satu macam ".
" Good boy, " ujar Dina tersenyum manis .
" Mas pernah melihat kamu pacaran dengan dokter Derren , dia memberikan ciuman sangat panjang buat mu , juga memeluk mu dengan mesra , rasanya sakit banget hati mas rasa saat itu , mas hanya bisa melihatmu dari kejahuan ".
" Ihhhh seramnya , seperti paparazi , ibarat double kill dalam mobile legends dan push turret ."
" Masih sering mainkan mobile ledends ?"
" Tentu....pakai hero Uranus untuk tank , kalau mau ambil core pakai Ling , kalau asasin pakai Lancelot , mage pakai Pharsa , main support pakai Kagura ".
" Main sama siapa ? ".
" Dokter Derren , kadang gabung main sama Firman dan Wesliy , Melani dan Jack juga kadang ikut juga ."
" Kamu tau...mas sering ikutan kalian main ? "
" Apaa??????, ujar Dina menjerit ".
" Mas pakai Uranus , identitas mas ditutupi Firman , dan Melani , ujar Aldi tertawa terkekeh ".
" Ihhhh...pantasan mas selalu lindungi Ling , main core ling sampai penasaran selama ini , main game."
" Terkadang kamu pakai Selena juga , pakai flameshoot , bye bye forever dehhhh".
" Kadang mas Derren yang mainkan , yah gitu deh...., kalau lagi bosan , pasti main game ".
" Ternyata ....mereka nutupi deh....,beneran gak nyangka , mas bisa serapi itu menutupi jati diri ".
" Hahahahahaha....mas berbakat jadi pro player ".
Dina me
" Akhir bulan depan , mas akan wisuda menamatkan S2 , spesialis mas rampung , kamu datang ya yaaang..."
" Hmmm.....".
" Bilang iya...janji..."
" Iya...janji...".
" Foto kita wisuda gak ada foto ber dua , mas sampai edit , ketika dapat file foto kamu dari Dewa , kamu mau liat yaaang , nih " ujar Arya .
" hahahahaha....sampai segitunya , tapi beneran deh mas , halus banget editan nya ".
__ADS_1
Aldi tersenyum memeluk Dina .
" Kamu pergi begitu saja , kamu gak tau....mas seperti kehilangan kehidupan mas ."
" Cup....cup...cup.....kaciannya....".
Aldi tertawa dan menggendong Dina seperti sekarung beras.
" Mas....turunin.....hulk banget sihhhhh...cepetan....".
" Baiklah nyonya Wijaya , gak boleh macam - macam dengan dokter Jo , mas mengutus mata - mata ".
" Seyam deh....santuyyyyy mas....".
" Santuyyyy sejenis makanan ringan , santuyyy tuh mah artinya santai wkwkwkwkwkwk ".
Aldi dan Dina tertawa .
" Mas.... di resto mas ada bakso ? dingin - dingin gini , pengen makan bakso , ke ingat jaman jaman kita SMA makan di kantin , rindu banget sama bu Going , pak Komo , Pak Sinaga , pak Zoro....kalau reunian di sekolah , pasti kalau ngumpul heboh ."
" Pulang operasi yah...mas temani , bakso ada di resto mas , tau dari mana mas buka resto
disini ? ".
" Dari mbak Elsa , mbak Elsa banyak cerita tentang si brewok sejak ditinggal cinta pertamanya ,kata mbak Ratih si brewok sampai gak pernah mau ngomong sama papa , marahnya seram....papa sampai ngalah...," ujar Dina .
" Mas itu...gak bisa Din ...tanpa kamu , terserah orang mau bilang obsesi atau apapa pun , mas nyaman dan semangat , kamu itu sumber semangat nya mas , matahari dan pelangi mas , yang pastinya setelah Tuhan ."
" Dina ada liat lagu -lagu patah hati mas , beneran ....mas galau tingkat dewa ,
hehehehehe ".
" Kamu meledekin mas aja..., mandi dulu ya yaaang...mas siap - siap dulu , mau operasi
pasien " .
" Apa twins lagi mas ? ".
" Gak yaaang...".
Aldi mengecup bibir Dina singkat , kemudian melambaikan tangan nya , Dina melanjutkan mengerjakan tesis nya sekitar 15 menit. Kemudian Dina mandi di ruangan itu ada juga kamar mandi .
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan lupa like
Vote
__ADS_1
Koment