
Setelah pesta pemberkatan pernikahan, Dina dan Aldi mendapat pelukan dari sahabat -sahabat mereka. Beberapa teman Aldi dan teman Dina semasa kuliah juga datang.Alex dan Alexa datang ke pemberkatan ,William Stenford juga hadir disana,Alya sangat terkejut.
William mengucapkan selamat pada Dina. Terlihat gurat kesedihannya . Selama ini dia bertugas di Belanda, dia mendapat kabar dari Melani, bahwa Dina akan melangsungkan pemberkatan. Walaupun sedikit terlambat menghadiri pemberkatan.
Derren menatap wajah wanita yang sangat dia sayangi. Wajah itu benar - benar bahagia. Senyuman dan tawa yang dia rindukan telah kembali . Derren lama memeluk Dina, sedangkan Aldi berbicara di telepon dengan seseorang.
" Aku menjaga pacarku, tetapi nikahnya bukan denganku...ujar dokter Derren mencoba tersenyum."
" Semoga kamu bisa bahagia, membahagiakan dan dibahagiakan. Jika aku harus memilih lagi, aku masih akan memilihmu. Serasa tak ingin bangun jika bermimpi tentangmu."
“ Dulu ... aku pernah berpikir.... gimana kalau kita berdua jadi komplotan penjahat? Aku curi hatimu, dan kamu curi hatiku, tapi yang terjadi sebaliknya,kamu yang mencuri hatiku,sampai tak bersisa.Yang jauh hanya pijakan, bukan perasaan. Kelak Yang berjarak hanyalah raga, bukan rasa , dan entah sampai kapan rasa itu ada. Tak apa jika kamu mencintai orang lain, aku akan selalu dibelakang mu jika kau membutuhkanku, aku akan selalu dan tak akan pernah berubah. Satu titik balik di hidupku, yang selalu ku tatap indahnya jiwamu , jangan pernah lupakan aku , Aku yang lelah dilatih rindu, harus melatih diri tuk melepaskan mu, mendoakan bahagiamu, dan doakan aku bisa melewati ini semua , "ujar Derren menunduk .
🍃🍂🍃🍂🍃
Derren POV
Ada yang terlihat ikhlas
Tapi sebenarnya lukanya masih membekas
Aku ga nyesel pernah bawa kamu dalam doa, Kamu yang terbaik
Dan Aku tau doamu sudah di jawab Tuhan
Sebesar apapun cintaku tak dapat mengalahkan
Besarnya perjuangan kalian tuk bersama
Lantas apa yang saya harus lakukan?
Jika bertahan membuat aku sakit
Dan pergi pun membuat aku
Harus menahan rasa luka dan kehilangan
Yang aku tau ....
Aku menyimpan namamu dalam doa ,
Tercatat di langit selamanya
__ADS_1
Please don't go....
I'm happy with you......
Tapi mulutku terkunci....
Tidak bisa menahanmu lagi disisiku
Hatiku patah dan perih...
" Maaf mas....", ujar Dina menunduk.
" Mas pamit ya Din....cepat kembali , jangan absen....pakdos mu akan memberi nilai D kalau kamu banyak absen, " ujar Derren mencoba memecahkan rasa bersalah Dina.
Dina hanya menatap sosok Derren menjauh.
" Sedih banget liat pakdos Derren, tuh liat Dewa dan Wesliy seperti frustasi, " ujar Aisyah melihat tingkah kedua teman mereka.
" Berani mencinta... berani menanggung resiko. Tapi game aku berhasil membuat dua hati terpisah kembali . Karena aku sangat bahagia....kalian bersama lagi. Doaku nular nih....".
Melani mengelus perutnya , dan kemudian mengelus perut Dina dan Aisyah.
" Bulan maduku kacau karena nikah dadakan kalian...., " ujar Aisyah.
" Kamu mau bulan madu kemana? enak banget..." , ujar Dina.
" Hmmmm....kasi tau gak yahhh....hmmm....aku bulan madu ke Maldives. "
"Kamu bilan madunya dimana Din...," ujar Aisyah.
" Di pulau kapuk....ku lagi nyiapkan S2 ,lagi memburu kelar kedua spesialisku, ku gak pernah mikir bisa menikah, tiba - tiba jalan hidupku berubah 180 derajat ."
" Derren kan belum kelar juga studynya...hahahahhahaha....kalian akan puasa lama Din....kalian akan LDR hahahaha...ujar Melani ."
" Ihhhhh ada yang sudah membuka jalan, tetapi malahan mengetawai ku dehhhh.....kamu ini teman atau musuh sihhhh ? " ujar Dina.
" Bulan madumu di pulau kapuk Din....hati - hati , Aldi tuh dokter yang sedikit lagi kelar gelar obgyn lohhhh...hati - hati kamu di habisi.....sampai topcer dan kembar dehhhhh...resep dan racikannya dia jago tuhhhh Din......, " ujar Melani.
" Kebiasaan dehhhhh...ngomong gak ada pakai filter, " ujar Aisyah.
Mbak Ratih dan mbak Elsa memeluk Dina.
__ADS_1
"Makasih sudah menerima Aldi....dia benar - benar besar mencintaimu Din. "
"Selamat datang ke keluarga Wijaya Din...kami gak seram seram banget loh...jadi iparmu....dan kamu sangat beruntung, papa dan mama juga orang yang baik, karena tidak banyak di dunia ini mertua yang baik..., " ujar Elsa.
Mama memelukku begitu lama....papa juga.
" Kamu harus bahagia anakku....kamu akan mempunyai keturunan, semua Tuhan sediakan indah pada waktunya. Doa mama dan papa buat kalian. Perjuangan kalian akhirnya di mulai kembali, yakinlah kalian saling melengkapi....
," ujar Mama Ani menghapus air mata Dina .
Aldi memeluk Dina dari belakang .
" Makasih ma....pa....sudah menerima kami, kisah kami , perjuangan kami, ujar Aldi tidak dapat menutupi tangisannya ,di saat memeluk papa Dina."
" Papa titip Dina...bahagiakan lah putri tunggal papa Al....papa percaya padamu. "
" Selama ini papa selalu mengirimi Aldi forto Dina, papa selalu menyemangati Aldi...makasih pa....
, "ujar Aldi.
" Papa ? mas Aldi? ," ujar Dina bengong.
" Tepatnya mama, dan papamu...," ujar sang mama.
" Kakek suporternya mas Derren..., " ujar Dina tertawa.
" Kakek nangis bombay semalaman ...," ujar papa Dina.
Aldi tersenyum dan memeluk Dina dengan erat.
" Pa....anak papa san mama akan Aldi antarkan ke Rusia malam ini. Kami akan menyelesaikan spesialis kami, ujar Aldi."
" Baiklah nak...jaga rumah tangga kalian, saling setia dan saling pengertian,memahami dan buat anak papa Dina, kamu sekarang sudah jadi isteri Aldi, jangan bawa motor sport lagi, dan berlatih pakai heels. Bukan seperti ini,gitu selesai pemberkatan, kamu langsung suruh Bian ambil sendalnya , "ujar papa Chris tertawa.
❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤
Jangan lupa like
vote
koment
__ADS_1