Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Pewaris Tunggal


__ADS_3

Pagi itu , Dina mengajak Melani ke kantin rumah sakit. Melani memandang wajah Dina semakin terawat .


" Perawatan mu waw.....," ujar Melani .


" Biasa aja Mel...please...," ujar Dina .


",Kamu milyuner Din....kamu waw....," ujar Melani .


" Jangan bilang gitu,. Aku tetap aku Dina Dinata . Jangan terlalu membedakan , ini semua milik kakek ku ," ujar Dina .


"Jadi papa mu sudah pindah ke Inggris ?" tanya Melani .


" Iya. Papi ku menjalankan perusahaan papa . Aku dan papi membantu kakek . Perusahaan kakek sangat besar.Sepupuku juga waw semua . Hmm....apa kamu mau aku kenalkan dengan Bian ? dia masih jomblo," ujar Dina . Orangnya keren.Kamu datang aja nanti ke pesta ulang tahun perusahaan kakekku," ujar Dina menyerahkan sebuah undangan .


" Mulai deh jadi biro jodoh," ujar Melani.


Sesosok pria duduk di samping Dina .


" Aku pamit dulu . Kalian itu perlu bicara . Jangan bawa emosi . Kalian sangat butuh komunikasi , kesibukan , jarak membuat kalian seperti ini ."


" Makasih Mel...," ujar Aldi .


Aldi menatap wajah Dina . Wajah yang begitu dia rindukan .


" Mau bicarakan apa mas ?" ujar Dina .


" Kamu banyak belum cerita sama mas," ujar Aldi .


" Kamu pakai pasukan bodyguard ? Dimas siapa ?dia bukan sepupuu kan?caranya memperlakukan mu sangat beda ," ujar Aldi .


" Dia sudah ku anggap sepupuku ," ujar Dina.Anak teman kakek.Kakek kami berteman . Tetapi dia sudah di anggap kakek ku sebagai cucunya, " ujar Dina .


" Siapa sosok kakekmu Din...," ujar Aldi .


" Apa mas pingin tau , sehingga menerimaku?" tanya Dina .


" Tidak....Kamu tau...perasaan ini sampai kapanpun tidak akan berubah,hingga maut menjemput mas...," ujar Aldi .


" Kamu paling mengenal mas . Tentang wanita yang beberapa kali mendekati mas , maaf Din.....mas melukai mu , mas gak sengaja , Mas bukan mau memegang atau bagaimanakan wanita.Tidak...Din . Hanya kamu yang pernah mencium mas. Dan tangan ini hanya buatmu ," ujar Aldi .


" Dia sepupu mas , anak saudara papa . Dia menyukai mas . Mas selalu menolak ."


" Mama bohong . Mama mas mengatakan dia anak relasi bisnis mas ," ujar Dina .


" Mama manas - manasi hubungan kita . Mama tau kita pacaran,ujar Aldi.Yang di club itu , tetanggaan Nicho , dia LGBT ," ujar Aldi .


" What......," ujar Dina terkejut.

__ADS_1


" Kamu kurang lama di club . Mas sendiri menyaksikan dia dengan teman wanita nya juga menari ," ujar Aldi .


" Siapa kakekmu Din? mobil Bian juga limited edition , mobil kamu juga, " ujar Aldi .


" Aku belum boleh bilang ," ujar dina menunduk .


" Baiklah...syaratnya kita gak boleh pisah ," ujar Aldi menggenggam tangan Dina .


Dina pun mengangguk .


" Haid mu masih sakit kalau datang ? tanya Aldi ".


" Iya mas...," ujar Dina.Kalau udah terlalu lelah , pasti datangnya sangat sakit," ujar Dina .


"Kamu harus cek sama dokter Lilian,," ujar Aldi.


" Iya mas....," ujar Dina. Rumah sakit sebelumnya tetap masih sama aja mas," ujar Dina .


" Tunggu mas mu jadi ajli kandungan.Mas akan ngobati mu Din....," ujar Aldi .


" Kita masib koas , rasanya sangat lama sekolah kedkkteran ya mas ," ujar Dina.


" Iya....," ujar Aldi .


"Koas sangat melelahkan ," ujar Dina . Apalagjnkakaunlagi ada pasien parah ," ujar Dina .


" Semangat dong yaaang...,:" ujar Aldi .


" Apaan sih mas...," ujar Dina .


" Kakek mas memang gak menyukai Dina . Pernah mama sama papa kenalkan ," ujar Dina .


Papa dan mama menyukaimu Din . Mama sangat usil, mau melihatmu cemburu," ujar Ald .


" Mas gak akan bisa di jodohkan. Mas hanya mau kamu,mas sudah ungkapkan sama mama dan papa mas,ujar Aldi.Mereka mendukung apapun keputusan mas," ujar Aldi .


" Mas nih ada panggilan tugas , mas apa masuk nanti malam? tanya Dina ."


" Gak Din...mas sudah ganti jadwal ,tugas di pagi hari seperti kamu," ujar Ald .


" Kok bisa mas?" ujar Dina .


" Hmmmm....sedikit rekomen, biar bisa sama kamu tugas ," ujar Aldi .


Mereka pun menangani bagian UGD . Bermacam macam pasien mereka tangani di bantu beberapa perawat .


" Minum dulu....," ujar Aldi .

__ADS_1


" Hmm.....," ujar Dina .


Dina mengambil botol mineral, sesudah mencuci tangannya terlebih dahulu .


🍄🍄🍄🍄🍄


Ketika jam menunjukkan pukul 4 sore , Dina sudah berkemas di ruangan dokter koas .


Aldi mengecup sekilas bibir Dina .


" Kapan balik ke apartemen? ," tanya Aldi .


" Sudah rindu ya.....," ujar Dina .


" Sangat...," ujar Aldi .


Telepon Dina pun berbunyi .


" Mas....Dina balik duluan ya....kakek udah nelepon ," ujar Dina .


" Hm.....mobil kamu keren ," ujar Aldi .


" Dipaksa kakek pakai hari ini. Tuh udah 2 bulan lalu ams di beli ," ujar Dina .


" Hati hati ya yaaang. Cepat balik di apartemen


," ujar Aldi.


" Hmmmm....," ujar Dina .


Dina mengecup pipi Aldi.Aldi langsung merengkuh tengkuk dina dan memberikan sebuah ciuman singkat .


Malam itu , Dina terkejut saat memakai gaun soft pink yang sangat indah. Sangat banyak wartawan berada di sebuah hotel bintang 5 milik keluarga Dina . Dina berada di mobil yang sama dengan sang kakek.


Ketika Dina dan kakeknya datang,para wartawan mengerumuni mereka. Sang nenek tidak ikut karena sedang tidak sehat .


" Nanti saya akan konfrensi pers," ujar sang kakek memasuki gedung .


Dina di kenalkan sang kakek dengan berbagai rekan bisnisnya .


MC memandu acara.Sang kakek memperkenalkan , bahwa Dina adalah cucu nya,pewatis tunggal kerajaan bisnisnya.Lalu kakek mengajak Dina memotong kue bersama nya.


Dina sangat terkejut dengan ucapan kakek. Disana terlihat juga papa dan mama Dina .


🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇


Jangan lupa like

__ADS_1


vote


koment


__ADS_2