Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Party di Rimah Aldi Wijaya 3


__ADS_3

Aldi mengajak teman temannya ke sebuah ruangan bagian belakang rumah .


Kalian bisa menggunakan ruangan ini .



Ini juga boleh, ujar Aldi .



ini juga boleh



Rumahmu bagus banget Di....," ujar Aisyah dengan polosnya .


Ini rumah orangtuaku Aisyah,"ujar Aldi.


Arsiteknya bagus ya Di...," ujar Dina .


" Hmmm....semua selera emak ," ujar Aldi sambil tersenyum. Buruan mandi, nanti flu, ujar "Aldi .


Mereka pun mandi bergiliran .


Para pekerja di rumah Aldi hilir mudik membantu mereka BBQ. Orangtua Aldi Wijaya sangat baik .


" Kamu punya saudara berapa Di ? tanya Melani ".


" Mau sensus penduduklu Mel? tanya Dian sambil tertawa ".


" Aku 3 bersaudara. Punya 2 kakak. 1 kakak pertama Ratih Wijaya dan yang kedua bernama Elsa Wijaya. Mbak Ratih seorang dosen dan dokter , mbak Elsa seorang pengacara. Mereka mengabdi di tanah air, ujar Aldi ."


" Keren ahhh anak emak ".


" Babe Damar sama Emak Rina keren, kok bisa se sukses ini sih ?," ujar Jack salut .


" Orangtua ku penghasil rempah, mereka mengumpulkan hasil rempah , diolah hingga di export ke mancanegara, mereka juga belajar berbagai mengolah kerajinan tangan, setiap event, mereka akan ikut memasarkan kerajinan rakyat, jual beli property, juga membangun Villa,Mansion dan resort. Macam - macam usaha mereka ," ujar Aldi .


" Dina sangat mengenal keluarga kami. Kami satu kampung,udah di jalankan oleh orangtuaku , warisan dari kakek dan nenek. Babe Damar ulet dan punya banyak ide. Babe Damar punya jiwa seni, bisa membuat ini semua.Emak juga membantunya. Mereka kompak membesarkan usaha mereka ".



" Rumah ini sangat bagus,ujar Firman. Ada danau,pepohonan, keren...ujar Firman. Mirip lokasi syuting , ujarnya".


Semua pada tertawa .


" Kalian terlalu merendah. Rumah Firman juga gedek dan sangat luar biasa desainnya, ujar Aldi ."


" Sttt....ujar Firman, jangan bilang bilang,rahasia negara," ujar Firman .


" Kamu kok tau ? ,"tanya Jack .

__ADS_1


" Emak sama Babe yang desain dan renov habis -habisan,ujar Firman. Emak dan Babe temenan sama orangtuaku. Orangtuaku melihat rumah Emak di beberapa tempat adem kalau di lihat,yah mereka pun minta emak sama babe buat konsep yang mirip seperti ini, rasanya kalau udah pulang rumah nyaman. Aku sangat salut liat emak sama babe,walau gak gitu basic dalam ilmu arsitektur dan perancang desain, mereka detail menghasilkan karya yang waww....penuh decakan, ujar Firman ."


" Gitu aku sukses nanti,aku bakalan suruh Emak buat rumah ku bagus, nyaman, adem, dan unik. Rumah yang hanya menurut selera hati gue ," ujar Dina .


" Amin.......amin...amin...," ujar Teman temannya .


Senyuman Dina pun memamerkan gigi nya yang tersusun rapi .


Mereka duduk mengelilingi api unggung.


" Kita kesana yuk...," ujar Aisyah .


Mereka bercanda tawa. Melihat bintang yang bersinar. Aldi mengambil gitarnya,melantunkan lagu


" Cinta dalam diam by Aiko "


Ku tak mampu tunjukanmu segalanya


Ku tak mampu berikanmu semuanya


Namun yang pasti bila kau milikku


Ku pastikan kau yang terbahagia


Ku tak ingin biarkanmu terluka


Ku tak ingin ajarkanmu kecewa


Namun yang pasti bila kau milikku


Kau adalah cinta dalam diam


Yang selalu ku pendam


Entah sampai kapanku


Mampu ungkapkan rasaku yang terdalam


Kau adalah rindu yang mendalam


Yang selalu ku simpan


Sebuah lagu t'lah kuciptakan


Sebagai ungkapan


Rasa cintaku terdalam


Ku tak ingin biarkanmu terluka


Ku tak ingin ajarkanmu kecewa

__ADS_1


Namun yang pasti bila kau milikku


Ku…


Aldi benar benar mempunyai suara yang lembut.Dan bukan rahasia lagi, Aldi menyukai sosok Dina . Firman , Wesliy juga menyukai Dina .


" Dalam banget Al isi lagumu...ehem...ehem...kayaknya aku tau deh ditujukan buat siapa," ujar Aisyah .


" Stttt...rahasia negara ," ujar Dina melemparkan bantalan sofa pada Aisyah .


Aisyah pun mengejar Dina .


Setelah lelah berlari,Dian Dan AIsyah duduk di ayunan milik keluarga Aldi .



" Kamu gak tau, Aldi suka sama kamu Din ? tanya Aisyah dengan wajah serius ".


" Aldi sampai mati - matian belajar demi kalian sama satu negara kuliahnya ," ujar Aisyah .


" Ngarang deh..." ujar Dina .


" Serius Din....dari tatapan mata Aldi, dia sudah lama mencintaimu ," ujar Aisyah .


" Aku gak mau, kisah mama dan papa terulang lagi. Aku paling sederhana dari kalian semua. Rumahku 1 juta banding 1 sama rumah kalian Syah. Ibaratnya bagaikan langit dan bumi. Jangan kan pacaran, mimpi aja gak Syah. Aku tau diri. Bagiku saat ini paling utama belajar, agar selesai cepat dan kerja buat bahagiakan orang tuaku ."


" Papa ku anak orang berduit. Menikah dengan mama gak direstui. Papa sampai di buang dari keluarganya.Pekerjaan papa pun di tolak di mana mana karena pengaruh keluarga papa. Papa ku tamatan luar negeri Syah , tapi sayang banget di cekal gitu .


Aku trauma dekat dengan orang berduit ," ujar


Dina .


" Emak sama babe kan welcome kok Din sama kamu. Malahan bilang kamu mantunya ".


" Tuh seloroh aja Syah. Kamu aja nanggapinnya serius ," ujar Dina .


" Kita pikirkan aja dulu kuliah ya Din. Yang lain belakangan.Cepat - cepat selesaikan kuliah, bekerja dan tetap berjuang ".


" Kalau udah pikiran soal pacaran,bakal bercabang deh kemana - mana. Nyamannya bersahabat bukan.... "ujar Melani nimbrung .


" That's Right.... ," ujar Dina .


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Jangan lupa like


Vote


koment


Happy reading guyssss

__ADS_1


Tinggalkan jejak yah.makasihhhh


__ADS_2