Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Sky Dan Trexie


__ADS_3

Dimas dan Dina mengunjungi sebuah mall , mereka menonton film yang lagi booming , Dina dan Dimas asik menonton film nya sangat sedih , Dina terhanyut dalam alur cerita pada film tersebut .


Waktu menunjukkan pukul 12 , Dimas mengajak Dina makan di sebuah restoran siap saji .


" Jangan merumput lagi...sesekali makan sesuatu yang beda ".


" Baiklah ....." ujar Dina .


Dina sudah sangat lama tidak makan ayam goreng dan soda .


Dina mengunyah 2 potong ayam dan meminum beberapa teguk soda , rasanya sangat bahagia , Dina sampai merasakan seperti di gurun sahara , sangat lama tidak makan ayam goreng kesukaannya , Dimas sampai tertawa melihat ekspresi Dina .


Dimas menghadiahi Dina sepasang sepatu kets berwarna putih , Dina sangat senang , bahkan mereka Video call dengan Bian dan Claudia .


Claudia memaksa Dina untuk pulang ke Jerman , Dina mengatakan , sedang sibuk -sibuknya mengerjakan tesisnya .Dina berjanji akan mengusahakan begitu dia sengang .Claudia sangat bahagia , karena biasanya Dina selalu menepati janjinya .


Dina heran , memandang Wa dari Aldi sama sekali tidak ada , hmmmm dia beneran marah , Dina meneguk air mineral .


Aldi baru kali ini marah dan sangat egois , biasanya selalu mengalah dan terkadang Dina yang mengalah , pada porsi saat ini , apakah salah , Dina jalan bareng Dimas , apa yang dilakukannya tidak melewati batas , hanya menemani sepupunya , karena Dimas sudah tau batasan mereka sejak dari dulu .


Dina malas kembali ke rumah sakit , Dina ditemani Dimas mengerjakan tesisnya di sebuah cafe coffee , yang lumayan sepi , mereka duduk di lantai 2 , Dina memesan jus stroberi kesukaannya .


Setelah lelah , Dina dan Dimas sibuk bermain game , ditemani dengan musik . Dina benar - benar kesal , pengen mengambil tiket dan langsung pulang ke Rusia .


Harus nya Aldi bisa mempercayai Dina .


" Kamu keliatan kesal...." ujar Dimas .


" Hmmmm....benar ".


" Biasanya kalau lagi kesal kamu kan suka nyanyi , tuh nyanyi disana , " ujar Dimas .


" Baiklah....aku jadi pengamen hari ini , ganti in kamu , " ujar Dina tersenyum .


" Masih bisa main piano ? "


" Lagi tidur juga bisa..." ujar Dina dengan wajah kesal nya .


Dina meminta mengambil ahli piano , Dina memainkan lagu " Kiss the rain " .


Dina menjiwai permainan pianonya ,rasa kesal dan kesedihannya dia curahkan .

__ADS_1


Dimas merasa bersalah , melihat wajah Dina sedih dan kesal .


Dina kembali ke meja dimana Dimas berada .


Dina menatap handphone nya , Dina mengklik aplikasi , memesan tiket tujuan ke Rusia .


" Nath....antarin ke bandara ".


" Hahhhh???? Dimas bengong ".


" Kenapa tiba - tiba Din? "


" Ada pekerjaan mendadak , " ujar Dina .


Aldi tau...Dina lagi kesal dan biasanya seperti inilah dirinya , Dina pasti memburu tesis nya .Seperti itulah jika Dina kecewa .


Dina melaju , mengendarai sepeda motor sport milik Dimas . Dina menyerahkan kunci pada Dimas .


Dimas memeluk Dina .


" Utang kamu masih 3 lagi , ingat ...." ujar Dimas .


" Baiklah....datang saja ke Rusia , nanti aku akan info alamat ."


Dina hanya diam .


" Dina pamit ya mas ".


Dina melambaikan tangannya , Dina memasuki sebuah toko pakaian , membeli hoodie , Tshirt , celana panjang denim dan pakaian dalam , Dina berganti pakaian di Toilet , kemudian melihat jam tangan nya . Dina memasuki pesawat , menyandang ransel nya , Dina melangkahkan kakinya dan membulatkan tekadnya , setelah membaca Wa dari Derren , hati Dina gelisah , ingin secepatnya sampai ke Rusia .


Dimas menghubungi Aldi , mengatakan bahwa Dina sudah balik ke Rusia . Aldi terkejut dengan keputusan Dina . Aldi menghubungi handphone Dina , tapi dalam keadaan mati .


Dina padahal tadi di bandara , membeli mainan super hero dan barbie kesukaan Sky dan Trexie .


2 bocah kesayangan Dina . Mereka mengalami jantung bawaan dari sejak lahir , Sky kesehatannya beberapa hari sangat tidak baik , tubuhnya membiru beberapa hari , kondisinya menurun drastis . Dina sangat terkejut membaca hasil kesehatan Sky , yang di kirimkan dokter Derren .


Dina termenung , terkadang keterbatasan seorang dokter itu ada , sangat banyak dokter kehilangan pasien yang berarti baginya , karena kesembuhan pasien menjadi kebahagiaan bagi seorang dokter .


Setelah menempuh beberapa jam perjalanan , begitu sampai , Dina memasuki ruangannya , membersihkan diri dan menukar pakaiannya , Dina langsung ke ruang ICU dimana Sky terbaring lemah .Dina perlahan menggenggam tangan Sky .


" Sky....apa kamu merindukan princes mu ini ? ".

__ADS_1


" Maaf....princes nya pergi liburan , cepat sembuh Sky....princes beli hulk , batman , superman , spiderman , kamu menyukainya kan Sky .....princes juga beli buat Trexie , boneka barbie...cepat sembuh Sky....Trexie pasti sedih tidak bermain dengan mu....".


Air mata Dina mengalir , Dina mencek dan mengamati badan Sky , kondisi Sky sangat parah , Dina terduduk di lantai sudut kamar ICU . Belum pernah dia merasakan kesedihan ini .


Sebuah tangan menyentuh punggung Dina , disitu dokter Derren menatap nya , menghapus air matanya .


" Tidak ada yang bisa di lakukan lagi....ujar Dina kembali menangis , dan dokter Derren memeluk Dina , Dina terlihat sangat sedih ".


" Waktu nya sudah tiba Din...semua sudah di upayakan ...".


Dina masih terisak sedih .


Tiba tiba Sky membuka matanya , Dina sangat senang memandang Sky .


" Sky...lihatlah , princes membawakan mu super hero kesukaanmu ....".


" Derren memanggil dokter dan orangtua Sky , karena Sky sudah sadar ."


" Ma...ka...sih....princes....".


Dina memeluk Sky, sangat banyak kenangan dan foto mereka ber dua , foto mereka ber tiga juga dengan Trexie , banyak juga foto denagn Derren .


Derren menyayangi Trexie sedangkan Dina menyayangi Sky .


Sky menggenggam tangan Mammy nya dan tangan Dina , tersenyum sangat manis , menghapus air mata Dina dan mammy nya .


Tidak lama kemudian mata Sky terpejam , tangan Sky terkulai , Dina terkejut dan berteriak , memberi pertolongan pada Sky , melakjkan alat kejut jantung , Dina tidak putus asa , mengupayakan Sky , sampai pelukan mammy Sky menghentikan tangannya .


" Sky sudah bahagia dok....makasih sudah menyayangi Sky dengan tulus , makasih juga sudah menemani Sky selama ini , Sky tidak sakit lagi , makasih dokter ada di saat - saat terakhirnya ....makasih...ujar mammy Sky .Dina hanya terdiam dan menangis ".


Kemudian Papa Sky memeluk sang isteri , Sky adalah anak satu - satunya mereka , kepergian Sky membuat mereka sangat kehilangan , Sky dulu mereka dapatkan dari metode bayi tabung , beberapa kali sesudah Sky lahir , mereka mengalami kegagalan dalam metode bayi tabung .


Dina menangis memeluk jasad Sky....untuk terakhir kalinya .Para perawat banyak sedih , karena Sky sangat tampan dan ramah .


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Jangan lupa tinggalkan jejak


Like


vote

__ADS_1


makasih....


__ADS_2