
Sesudah Dina memakan bakso nya , Dina dan Aldi pun pulang ke kediaman orangtua Aldi .
Dina perlahan berjalan , mama Aldi tersenyum dan mengelus perut Dina .
" Kamu nampak lelah nak....apa tidak sebaiknya cuti saja sementara , ibu melihat kamu semakin berat membawa ke 3 baby , " ujar mama Aldi .
" Ada 3 orang pasien ma....setelah Dina operasi , Dina baru mengajukan Cuti ."
" Mereka akan Dina operasi besok dan lusa ma....".
" Baiklah nak...istirahatlah ."
" Aldi mana nak ? " tanya sang mertua .
" Mas Aldi lagi di ruang kerja ma....ada kerjaannkantor mungkin ma , tadi sambil nerima telepon ."
Dina menuju kamarnya .
Sewaktj bersih bersih Dina merasakan perutnya seperti menekan dan merasa perih .Dina pikir hanya perih biasa , mungkin karena pergerakan ketiga bayinya .
Selama hamil , Aldi mengurangi jadwal pertempuran mereka , karena Aldi kawatir kandungan Dina .
Dina berbaring dan kemudian tertidur .
Aldi masih sibuk dengan urusan kantor papa dan juga mengecek laporan penjualan di beberapa restoran . Terkadang Djna merasa mereka sangat sibuk , Dina selama hamil tidak dibebani lagi pekerjaan kantor, kakek menangani pekerjaan Dina untuk sementara , sampai Dina siap kembali menjalankan perusahaan keluarga nya .
Terkadang Dina sedih , jika sedang sibuk seperti ini , Dina merasa sangat sepi , berbaring dan tidur sendiri , kalaupun Aldi menemani , Aldi sibuk di depan laptop , tepatnya di sofa .
Tetapi setiap selesai bekerja , Aldi akan selalu memeluk Dina dengan erat .Tanggung jawab Aldi sebagai putera tunggal sangat berat , Mbak Elsa dan mbak Ratih juga menangani beberapan perusahaan cabang , pekerjaan kantor pusat jauh lebih kompleks , karena pelaporan. semua di kantor pusat .
Aldi memeluk Dina ketika hendak mengenakan dres nya . Dina masih memakai pakaian dalamnya , Aldi tersenyum melihat sang isteri . Tubuh Dina masih bertambah sedikit , hanya perut Dina yang lumayan besar .Sejak tadi Aldi memperhatikan Dina kesulitan mengambil pakaian dalamnya di bagian bawah .
Aldi mengambil pakaian dalam Dina , dan membuatnya di bagian atas ,agar mudah Dina ambil .Aldi menurunkan letak kaus kakinya bagian paling bawah .
Dina tersenyum melihat perhatian sang suami . Dina melingkarkan tangannya di leher Aldi .Memeluk sang suami , perut Dina sudah mengganjal di depan .
" Sudah mirip pinquin ya mas...," ujar Dina .
Aldi melum*at bibir sang isteri .Mengecup seluruh wajah Dina .
" Mas sangat sibuk...," ujar Dina .
" Maaf yaaang....laporan akhir tahun memang seperti ini".
" Mas jaga kesehatan ".
" Baik yaaang...., besok laporan sudah selesai semua .Mas nanti kuliah sore dan sampai malam , pulangnya nanti sama pak Iwan aja ya yaaang...."
" Ya mas...," ujar Dina kembali merapikan riasan wajahnya .
__ADS_1
Pagi itu seperti biasa , Dina membawa beberapa keperluannya di dalam tas . Meminum susu buatan Aldi . Walau ada pekerja , Aldi selalu menyempatkan diri , untuk membuat susu buat Dina .
Dina tidak bisa makan terlalu pagi , sarapan selalu di kotakkan pekerja ,Dina selalu makan di oukul 10 pagi .
Aldi dan Dina kembali menjalani kesibukan , Dina melakukan operasi pada pasiennya .
Dina perlahan memakan sarapan paginya .Kemudian Dina duduk di kursi taman , menunggu jawal operasi ke dua .
" Kamu terlihat sangat lelah Din...," ujar dokter Derren .
" Selesaj operasi pasien besok , Dina akan cuti mas, Djna susah ajukan cuti , sudah sangat susah bergerak , dan mudah lelah ."
" Iya Din...jangan kawatir , ada. mas dan dokter Jonathan ."
" Kamu sangat cantik hamil , perut besar , badan biasa aja ."
" Mas ngejek deh....".
" Andai kita jadi nikah , apa kita bisa merasakan sebahagia ini ? " ujar Derren .
" Mas move on dong...please....mas itu sangat baik , super baik ."
" Tapi kamu gak milih mas....berarti mas kurabg baik ".
" Mas sangat baik...buka hati , banyak wanita lebih sempurna dari Dina mas....".
" Bagusnya mas di jodohin ortu dehhhh....kalau gak , gak akan nikah - nikah....," ujar Dina .
Derren hanya tertawa .
" Cari yang seperti kamu Din....baru hati mas luluh....".
" Dasar mas....tapi maksa mas nikah gak ahh...menikah jangan juga asal - asalan ."
" Benar....apalagi mas susah soal urusan hati ."
" Mengapa mau ngalah ?"
" Mas bahagia saat kamu bahagia ".
" Sweet...pakai banget...hehehehe".
" Mas , Dina tugas dulu ya , ada jadwal operasi ".
" Yuk sama , mas juga lagi mau cek pasien ".
Dina dan Derren pun berpisah saat di persimpangan .
Derren sempat berbalik , tersenyum melihat Dina berjalan perlahan . Sangat menggemaskan , seperti kura - kura , selalu begitu Derren bilang pada Dina .
__ADS_1
Dina melakukan operasi pasien yang ke 3 , setelah selesai Dina terasa sangat lelah , Melani mengurut punggung Dina perlahan .
Dina dan Melani makan pizza , dokter Derren membelikan pizza buat mereka .
Ketika dokter Derren pergi karena mau mengoperasi pasien , Melani bertanya pada Dina .
" Dokter Derren masih mencintaimu Din...besar banget pengorbanan nya , kalau aku jadi dia , ku gak akan melepas kamu , ku akan egois , egois itu perlu ."
" Ku juga kadang berpikir seperti itu , tapi mencintai itu beda , kadang kita bahagia , saat melihat orang yang kita cintai itu bahagia .Itulah makna cinta Mel....".
" Kamu balik sama siapa nanti Din ? sama supir Mel....".
" Kamu gak belanja keperluan baby mu .?"
" Belum 7 bulan , pamali kata mama ".
" Kalau babymu prematur lahir , kamu gak bisa milih - milih .baby mu twin lagi ."
" Nanti nanya dulu , sama mas Aldi ."
" Kuliahmu gimana Din....?"
" Seperti biasa ".
" Aldi kapan tamat nya ya...apa kamu gak kawatir sama ular keket? apalagi kalau hamil kita kan jarang gitu - gituan sama suami, kamu gak cek dan ricek Din....?"
" Mas Bian sangat menyayangiku , Dia selalu tau, ala aja Mel....kalau ada yang gak beres , dia yang beresin ."
" punya sepupu gitu komplit ".
" Jodohnya aja yang belum nyambung ".
" Jodohin aja sama adikku Din , kamu tau kan adikku baik , lemah lembut ,gak segarang aku . Adikku lumayan cantik kan, gak malu - maluin juga ."
" Mas Bian lagi dekatin teman aku si cupu , lagi dekatin keluarga nya .Gitu udah klop, pasti pesta deh....".
" Ortu teman cupu ku galak banget....".
Melani dan Dina pun tertawa .
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Jangan lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1