Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Belanda


__ADS_3

Kesibukan membuat hari hari begitu cepat berlalu . Di pagi hari , di hari jumat , Aldi dan Dina sudah bersiap siap menyiapkan keperluan mereka 3 hari di Belanda . Siang nanti setelah mereka selesai dari perkuliahan , akan menuju bandara,.


Tugas kelompok Aldi dan Alexa sudah selesai . Sedangkan tugas kelompok Dina dan Dewa sedikit lagi di rampungkan Dewa . Dewa membahas beberapa hal bersama Dina . Mereka terlihat serius dan sesekali berdebat , di salah satu tempat iatirahat Kampus .


"Kamu lawan yang tangguh buat berdebat Din...ujar Dewa tertawa".


"Seperti biasanya,ujar Dina tertawa memegang perutnya."


Dina menyerahkan rangkuman makalah melalui USB kepada Dewa.


"Senin kita akan bahas ya Wa..


ujar Dina."


"Baiklah....kamu mau kemana Al?tanya Dewa.Rapi banget,ujar Dewa."


"Aisyah sudah kuliah di Belanda.Dia mendapat beasiswa sampai kuliahnya terakhir.Sekolahnya mengirimkan nya ke Belanda karena kemampuannya dalam bidang arsitektur luar biasa.Aisyah memang memilih jurusan yang benar- benar sesuai dengan keinginannya.Hasilnya sangat maksimal,ujar Dina".


"Waw...jadi Aisyah di Belanda ?"


"Iya Wa...,makanya aku ke Belanda.Kan dekat aja,gak jauh jauh amat.Aku merindukan Aisyah,ujar Dina bersemangat."


"Kamu berangkat sama siapa Din?tanya Dewa".


"Sama Aldi ...Wa....ujar Dina".


Dewa hanya diam.


"Firman dan Aisyah dengar kabar katanya sudah pisah ya Din?ujar Dewa."

__ADS_1


"Iya Wa.Firman gak bisa LDR gitu.Jadi mereka sepakat menjadi teman biasa aja,ujar Dina."


"Udah dulunya Wa...ujar Dina.Aku mau buru buru ke Apartemen untuk mengejar waktu ke bandara,ujar Dina".


"Apa dosen berhalangan masuk Din?ini kan masih pukul 10,ujar Dewa."


"Iya...kamu gak tau ya Wa.Pakdos Gilberth,lagi berhalangan membawakan materi,kita diberi tugas via email.Jadi lebih gampang menyelesaikannya."


"Safe Flight Din...ujar Dewa dengan tulus."


"Thank's Wa.....ujar Dina".


Dina menuju ke cafe,karena waktunya 2 atau 3 jam juga menunggu ke penerbangan selanjutnya.Dia sengaja tidak berlama lama ngobrol bersama Dewa,agar dapat membantu di Cafe.


Sebelumnya Dina sudah menyuruh Arya dan Dwi menyiapkan bumbu dan bahan bahan.Begitu Dina datang,Dina tinggal memasak.


Dina memasak misop ,mie ayam,sambal. hati,ayam sambal,tumis kangkung,tumis kacang panjang.


Dina naik ke lantai atas.Lantai atas ruangannya dan Aldi.Disana selalu ada stok pakaian Dina ataupun Aldi.Karena kalau mereka sibuk bekerja akan mudah berkeringat,jadi baju ganti selalu ada.Demikian juga dengan karyawan lainnya,mempunyai ruang ganti dan ruang istirahay di lantai 1.


Dina duduk di sebuah sofa,baru selesai menelepon mama dan papanya.Tiba tiba sang kakek menelepon Dina.Kakeknya mengatakan,sabtu depan akan ada pertemuan dengan relasi bisnis sang kakek.Dina wajib ikut bersama kakek,Bian,Claudia dan Dimas.


Dina pun meng iyakan.


Dina me Wa Bian.


"Bi....Dimas itu siapa?tanya Dina".


"Dimas anak sepupu dari saudara kakek.Tepatnya anak tante keluarga dari kakek.Ah...pokoknya sepupu dari kakek.Dari saudara perempuan kakeknya kakek,ujar Bian"

__ADS_1


"Ahhhh ribet banget sihhh...ujar Dina.Saudara kakek banyak juga ya,ujar Dina".


"Itu dari 2 isteri berbeda Din.Dimas dari istrinya kakek buyut yang ke 2.Isteri kakek buyut meninggal yang pertama.Mereka satu kakek beda ibu,ujar Bian".


"Dimas orangnya gimana?tanya Dina".


"Orangnya pendiam.Bicara irit.Jago dalam bidang bisnis.Kalau ngomong kamu sama dia berdebat,kamu akan kalah telak,kalau mau uji coba aja,ujar Bian"


"Kakek pasti ada maksud men set kita kumpul dalam pertemuan dengan tim klien.Kakek sedang menguji kemampuanmu,ujar Bian.Siap siap Girl,ketik Bian".


"Baca literatur yang akan mas kirimkan via email,ujar Bian."


"Thank's Mas Bi...ujar Dina".


Dina menggaruk kepalanya.Membaca menditeil bahan dari Bian.Dina juga membaca buku buku bisnis milik Aldi yang berada di ruangannya,mencari sesuai dengan bahan yang di kirim Aldi.


Terlihat Aldi berjalan dan Alexa memburu langkah Aldi.


Mereka terlibat dalam percakapan panjang.Aldi meninggalkan Alexa begitu saja.Terlihat juga Alex sesudah nya memarahi Alexa.


Apakah yang menjadi sumber perdebatan Aldi dan Alexa?


ikuti kisah selanjutnya


🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱🐺🐱


Happy reading guyss


Jangan lupa like

__ADS_1


vote


koment


__ADS_2