
Malam itu , terlihat Wesliy berbeda dari sosok biasanya , sangat rapuh dan terlihat berusaha tegar .
" Kamj tau Alll...eemi aku ...Firman mundur mengejar Dina , dan berahlih membuka diri pada Aisyah ."
" Aisyah apa tau ? " tanya Aldi .
" Firman pernah cerita , berterus terang pada Aisyah , mereka saling menerima .Tapi Dina tidak tau , Aisyah meminta aku dan Firman tidak memberitahu Dina , Aisyah gak mau Dina merasa terbebani dengan semua ini , jadi kamu cukup tau aja , gak usah cerita sama Dina ya Al."
" Baiklah....".
" Istirahat lah Wes....jangan mabok ".
" Hmmm....makanya aku ngajak kamu , kamu paling gak pernah mabok , kecuali saat di tinggal Dina , apa Dina tau kamu mabok ?"
" Gak...hahahahaha....jangan bilang , udah brewok , mabok lagi ....jangan.....jangan Wes, please...aku jadi Dina panggil brewok , hehehehhe".
Wesliy tertawa .
Aldi memasuki kamar, terlihat pintu balkon terbuka , padahal Dina tertidur dengan pulas .
Aldi menukar bajunya dan bersih - bersih , menaiki ranjang dan memeluk tubuh Dina .
Wesliy sampai tau kebiasaan Dina dan memberi fasilitas kamar , dimana di seputaran ranjang di buat alas ambal berbulu halus . Aldi pun mengecup dahi Dina , terlelap tertidur di dinginya malam.
πΏπΏπΏπΏπΏ
Pagi itu datang , Dina sangat malas buat bangun , walau di hujani begitu banyak ciuman dari Aldi .
" Mas....10 menit lagi yah...masih ngantuk...ujar Dina ."
Aldi tersenyum , membiarkan sang isteri tertidur 10 menit lagi .
" Yaaang...10 menit susah berlalu , " ujar Aldi berbisik di telinga Dina .
" Baiklah mas....., Dina duduk di ranjang dan berjalan ke kamar mandi , baju kebesarannya menambah ke sexy an tubuhnya ."
" Mau mas mandidin ? "
" Gak....jerit Dina .Mas akan buat banyak bercak , jangan mas...please...dres Dina walau gak terlalu terbuka , tapi jangan , bisa jadi bahan ledekan teman - teman ".
" Baiklah.....," ujar Aldi mendekat , tapi Dina dengan cepat menutup dan mengunci pintu kamar mandi .
Dina sudah memakai dresnya , Dina memakai dres semata kaki , sehingga nampak begitu indah di tubuhnya .
" Kamu kenapa tambah kurus ya Din....".
__ADS_1
" Gak ah...mas...mungkin kecapekan mas. Tapi makan Dina banyak kok mas , tong sampah....".
Aldi memeluk Dina dalam balutan dres berwarna cream , Dina sangat cantik , dengan make up natural menghiasi wajah cantik nya .
" Kamu pakai ini sexy yaaang.....apa gak ada dres lainnya ."
" Mas...ini udah lumayan tertutup kan , walau lengan dres nya segini , depan kan gak ada terbuka sama sekali , Dina tau mas...sudah menikah , jadi gak akan pamer onderdil ".
" Hahahahaha...kamu ada - ada aja yaaaang....tapi kalau pamer koteka sering kaaannn...kalau mas gak pungut di kamar , dah bergantungan deh kalelawar nya ".
" Ihhhh.....mas.....".
Aldi meraih wajah Dina , mengecup dan mengulum bibir sexy Dina . Bibir yang begitu merah , walau tanpa lipstik sekalipun .
" Mas...please ...jangan acak rambut Dina.....kita bisa terlambat , Dina membetulinya ."
" Baik isteriku.....".
Aldi kembali ******* bibir sang isteri seakan tidak pernah puas .
Dina membetulkan riasan make up nya , kemudian berjalan bergandengan dengan sang suami .
" Sepatu kets nya gak di ganti high heels yaaang ?"
" Gak mas....gak mau ."
" Gak mau mas...gak...biarin....indah pakai yang fleet gini , toh tinggi kita gak jauh banyak
berbeda ".
Dina berjalan bergandeng tangan dengan Aldi .
" Ehhhh.....si cantik Aunty.....sini.....sama Aunty cakep aja yahhhh...kan cakepan Aunty dari mami....".
" Iya...Aunty miyip balbie..." ujar Anak Melani .
" Jadi mami nya kalah cantikkkk? tanya Melani ".
" Iya...Aunty Dina miyip bule dikit mami....cantik , kata Oom Aunty Dina miyip Altis ".
" Oom...? Oom siapa ? tanya Dina .
" Oom Dewa ...temannya papi....ujar Cheries dengan polos nya ."
" Cheries kenal sama Dewa ? emang ketemu dimana sama Dewa ?"
__ADS_1
" Dewa sering tugas ke sini , kadang nginap di rumah , cerita cerita loh Al.....".
" Ohhhh... ," ujar Dina.
Mereka pun memasuki gedjng , Disana terlihat Wesliy menatap wajah Dina , kemudian menunduk .
Aldi bisa merasakan apa yang Wesliy alami , karena sewaktu Dina dan Derren bertunangan , Aldi juga melihat saat Derren menyematkan cin - cin dan Aldi sangat patah hati dan sangat perih Aldi rasakan .
Wanita yang di samping Wesliy melihat ke arah Dina .Tatapannya begitu tajam .
Aldi menggenggam tangan Dina .
Acara itu berlangsung sangat biasa saja , tanpa senyuman sedikitpun dari Wesliy . Bahkan Wesliy tidak mengecup wanita itu sama sekali ketika membuka kerudungnya .Sesudah membuka kerudung pengantin , Wesliy juga tidak mengecup dahi nya .Semua menjadi tau , bahwa pernikahan mereka karena bisnis .
Wesliy bisa tersenyum saat menyambut Dina ,Dina menyalam Wesliy , tapi Weliy langsung memeluk Dina . Ada rasa cemburu dari sorot mata Aldi , tapi Aldi berusaha menekan rasa itu .Dina hanya bengong , merasa gak enak dengan isteri Wesliy .
Dina menyalam wanita itu , wajahnya tidak begitu cantik , tetapi lumayan terkenal dalam bisnis.
Dina dan Aldi pun langsung menuju lantai atas untuk jamuan resepsi .
Terlihat Dina masih bengong , perlakuan Wesliy padanya .
Ketika Dian dan Melani berdua , Dina mengatakan pada Melani .
" Mel....kenapa Wesliy pakai peluk aku gitu erat segala ya....padahal sama kamu gak...."
" Sudahlah....jangan di pikirkan. Dari dulu kan Dia nya suka ke kamu, kamu aja gak peka , " ujar Melani memakan es cream , makan berdua bareng Cheries .
" Kamu bisa liat , tuh mata Vampir isterinya , ngeri dan menyeramkan . Seperti gak ada wanita lain sih...Aldi sayang banget, bisa menikah sama nih Vampire ".
" Jangan bilang gitu....".
" Mulut wanita ini terkenal manis , tapi boroknya terlindungi , boroknya dia itu seperti bunglon , depan dan belakang berbeda ".
" Kita doain aja Mel...mereka bahagia ."
" Nyesel aku datang , liat wajah fampire gini. Kamu tau aku pernah jambak -jambakan sama ini wanita , karena wanita ini yang mengumbar tubuhnya pada Jack . Suamiku kamu gak liat , ketakutan melihat nih vampire , gak ada malu - malunya ."
Dina bengong mendengar cerita Melani .
βββββββββββββββββ
Jangan lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment