Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Tak Bisa


__ADS_3

Sebenarnya , Dina sadar bilang kata terima kasih pada Derren, hatinya tidak begitu nyaman.Dina takut melukai perasaan Derren .


Begitu besar dan berlapang dadanya seorang sosok pakdos yang sangat di gilai mahasiswanya. Dia sangat baik,harusnya aku bisa mencintainya lebih dan lebih lagi. Aku bisa menyembuhkan penyakit pasienku,tapi aku gagal untuk menciptakan lebih banyak cinta di hatiku. Seberapa beratpun perjuanganku.Jika aku memaksakan bersamanya,hanya ada simpati dan belas kasihan,bukan cinta yang layak dia dapatkan .


Sebenarnya, alasannya saja membuatku seperti barang berpindah tangan.


Aku tau mas Derren bukan orang seperti itu.Dia sangat menjaga perasaanku.Dia hanya mencari alasan. Makanya hanya mendiaminya saja.


Di ruang tamu , Melani dengan kekonyolannya,kembali membuat game round ke 2 .


" Game kali ini , menebak,, kebaya yang di pakai Aisyah pada ijab qobul berwarna apa?dan baju pengantin di acara resepsi ada 2 baju ganti.Coba tebak warna apa aja.Ini final dapat kencan bersama neng Dina.3 harian full," ujar Melani sangat mengedipkan matanya,.


" Aku heran deh.....dendam banget sih samaku.Anak sama emaknya usil banget,ujar Dina menggaruk rambutnya ."


Melani membagikan memo.


",Yang bermain dalam game hanya ke 3 cowok yang kepilih semalam.Dewa,Pakdos Derren dan Aldi,",ujar Melani,.


"Jangan dong Mel....tunangan nya aku tersiksa banget sih kamu buat," ujar Dina bersandar di badan Derren,.


" Masa aku jadi bahan taruhan sihhhhh....gak banget ."


" Hanya kali ini aja,please...," ujar Melani memohon".


" Jack gimana sih bisa isterimu bertingkah begini?merepotkan banget. Aku gak mau ah....ujar Dina menatap Melani dengan tajam ".


" Lakukan saja Mel...," ujar Dewa .

__ADS_1


" Semoga keberuntungan ku dapatkan . 3 hari yang indah ," ujar Dewa tertawa dan sangat berharap menang .


Derren dan Aldi saling bertatapan tajam .


",Aku siap,- siap aja deh...," ujar Dina naik ke lantai atas .


" Kamu sangat usil deh Mel....," ujar Jack,.


" Please mas.....bawaan orok ," ujar Melani tersenyum .


Dia tau sebenarnya seperti apa dulu perjuangan Aldi dan Dina.Dia gak tega melihat perjuangan itu sia -sia.Segala cara dia alasankan.Berharap Aldi memenangkan pertandingan dan bisa membuka peluang buat mereka kembali.Toh papanya Aldi sudah bisa menerima keadaan Dina . Tunggu apa lagi , " ujar Melani dalam hatinya .


Melani mengumpul ke 3 kertas,.


",Jawaban pemenang,setelah acara resepsi dengan pakaian terakhir," ujar Melani .


Dina memakai dress peachnya . Rambutnya terurai panjang menutupi bahunya.Kulitnya yang putih begitu sempurna mengenakan dress tersebut . Wajahnya yang berdandan dengan make up natural sangat memesona,. Dina melangkah ke kamar rias pengantin . Disana sudah ada Aisyah mengenakan baju hijau, warna kesukaannya .


" Kamu sangat cantik Syah.Akhirnya perjuangan cinta kalian setelah putus dan nyambung kembali , sungguh menjadi takdir yang indah,."


" Sakinah mawaddahΒ warohmah, mempunyai arti yaitu damai tentram, cinta kasih atau harapan , dan kasih sayang.Aku mendoakan kamu selalu bahagia Syah...,",ujar Dina tulus.


",Makasih Al....kamu juga nyusul.,Sama Aldi atau pakdos siapa aja jadilah . Keduanya sama sama bibit unggul,ujarAisyah cekikan.Tapi...aku tau...kamu sangat mencintai Aldi.Sampai kapanpun sosok Aldi susah kamu hilangkan dalam memory mu Din, karena dia selama ini yang menjadi temanmu berjuang hingga di posisi seperti ini ."


",Kemanapun kamu berlari,kamu tidak bisa menepis yang namanya jodoh ,takdir,dan maut.Ingatlah Din....dia begitu tersiksa saat kamu tidak bersama nya lagi.Kalian pasti bisa bahagia," ujar Aisyah memeluk erat Dina,.


Acara ijab qobul berjalan hikmat .,Begitu banyak tamu yang datang.Pesta taman itu begitu indah.Derren memandangi Dina .

__ADS_1


" Kamu selalu sangat memikat Din....ujar Derren.Sangat sulit melepaskanmu.Apakah kesempatan masih ada buat mas? " tanya Derren memeluk erat Dina .


" Bagaimana caranya mas bisa melupakanmu.Bernafas saja selalu mas merasakan arti dirimu bagi kehidupan mas,",ujar Derren menatap langit .


Dina hanya tertunduk diam saat melepaskan dekapan Derren .


Derren mengusap wajah Dina .


" Kamu apa mau mas halal in ?,".


" Mas.....kita sudah mencoba bersama.Maaf...ujar Dina.Yang salah Dina....tidak pernah bisa berpaling."


" Melihat orang yang kita cintai bahagia,itu sudah lebih dari cukup Al....,"ujar Derren.


" Terlalu baik....," ujar Dina tersenyum.


",Kalau baik...jadikan suami," ujar Derren tersenyum,.


Begitulah hubungan mereka. Selama ini layaknya sebagai teman .


Derren menjadi seorang pria yang menghormati apapun pilihan dari wanita yang dia cintai .


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2