
Pagi itu , Dina sudah bersiap siap membereskan barang barangnya . Dina terkejut membuka hadiah dari tante Tiara.Ada berbagai syal , ada sarung tangan . Dan ada amplop putih . Dina membukanya . Sudah ada buku tabungan atas nama Dina Dinata . Dina sangat terkejut isinya sangat mencengangkan . Dan juga ada uang Euro .
Mata uang Jerman .
" Ma....lihat ini...," ujar Dina .
" Ya ampun nak...uangnya banyak banget . Dina membaca satu surat.Ternyata itu dari mamanya papa . Beliau sangat bahagia , Dina mewarisi kepintaran dari papanya . Beliau sembunyi sembunyi menitipkan ini pada tante nya .Tabungan itu milik Dina . Nenek menguris semuanya lewat ajudannya . Meminta data diri Dina dari sekolahnya . Sehingga bisa buka tabungan buat Dina . Tante Tiara juga membantunya .
Nenek memberi nomor handphone nya . Dina pun men save dan menelepon neneknya.
Dina melakukan Video call .
Terlihat wajah yang tidak muda lagi .
" Hallo nek...," ujar Dina .
" Air mata wanita itu mengalir.Cucu ku Dina....," ujar nya .
" Nenek....," ujar Dina .
" Nak...nenek sangat merindukanmu ," ujar Neneknya .
" Makasih nek....makasih memberi nomor nenek pada Dina . Nek...Dina gak bisa nerima buku tabungan dan uang ini ," ujar Dina .
" Nenek memberinya buatmu nak . Selama ini nenek belum berani memberikannya . Nenek mengumpulkannya buatmu . Kamu cucu nenek satu satunya . Maafkan nenek ya nak.Belum pernah mengunjungimu , kakekmu terlalu mengeraskan hatinya.Nenek berulang kali mau menemuimu , tapi ketahuan kakek ."
" Iya nek,gak apa apa...," ujar Dina .
" Kamu sangat cantik.Wajahmu duplikat papamu nak. Warna matamu sama dengan mama mu. Mana mama Ani mu nak . Nenek mau bicara ".
"Ma....nenek ...," ujar Dina .
" Pagi bu.....ibu sehat...,"ujar mama.
" Sehat nak.....makasih sudah mau menerima telepon mami nak . Makasih sudah memberi kebahagiaan pada Chris dan Dina ."
",Mami ada ada aja....," ujar mama Ani .
" Dina sangat membanggakan.Mami liat di berbagai media , di koran . Papi nya Chris juga sembunyi sembunyi baca . Pasti dia senang punya cucu yang cerdas ," ujar mami Chris .
",Jaga kesehatan ya nak . Mami melihat kalian berjua,, hidup sederhana , tapi kalian bahagia , menyayangi Dina sepenuhnya ."
" Mami juga jaga kesehatan.Liat Dina mi.... sampai wisuda . Dan mami punya cicit kelak ," ujar mama Ani .
" Mami hanya menyerahkan tabungan sedikit buat Dina . Jangan kawatir ya nak . Mami akan perhatikan Dina ," ujar mami Chris .
",Makasih ma...ujar mama Ani menghapus air matanya ."
" Udah ya nak.Salam buat Dina cucu mama...," ujar mami Chris .
" Makasih ma....".
" Hmmm...bye. ."
Telepon pun terputus .
" Mama Ani memeluk Dina .
Simpan tabungan dari nenek ya nak,pakai seperlunya . Dan jaga diri ya nak . Rutin makan,jaga kesehatan ," ujar Mama Ani .
" Pakai pakaian dingin,dan syal jika musim dingin.Mama sangat merindukanmu nak...," ujar mama Ani memeluk erat putri semata wayangnya.
" Yuk....kita ke bawah.Makan yang kenyang ," ujar mama Ani berusaha tersenyum dan menghapus air matanya .
Mereka makan dalam diam.Dina berusaha makan walaupun mood nya tidak begitu baik .
__ADS_1
" Ma.....Dina sangat menyayangi mama dan papa . Makasih sudah menyayangi Dina selama ini ".
Terlihat Om Iwan yang punya truk duduk di depan Dina . Memberi aneka cemilan kesukaan Dina .
" Buat stok cemilan Din . Om pasti merindukan mu nak ," ujar Om Iwan .
Beberapa penjual sayur di depan ruko mereka juga memeluk Dina . Mama terharu karena kebaikan sekitar nya . Mereka memberi Dina jeruk dan beberapa buah . Dina menerimanya dan mengucapkan terima kasih .
Tekadang bukan hadiah mewah yang kita minta . Tapi kasih sayang dan perhatian mereka lebih dari segalanya .
Melani , Aisyah , Jack,Wesliy, Firman dan Aldi sudah dalam sebuah mobil Van milik keluarga Wesliy .
" Masuk Din...," ujar mereka .
Mama Ani juga ikut mengantarkan Dina .
Mereka sampai di Bandara . Terlihat juga orang Tua Aldi , orang tua Melani . Orang tua Wesliy,orang tua Firman dan orang Tua Aisyah . Mereka. memang sepakat berangkat bareng , walau tujuan mereka berbeda .
Setelah drama mereka saling berpelukan dan berlinang linang air mata . Aldi , Dina , Melani dan orangtua Melani pun sudah berada di pesawat . Dina berusaha kuat agar tidak terbawa perasaannya . Baru kali ini dia merasa jauh dengan orangtuanya .
Ketika di bandara tadi Dina sudah membagikan buah dari para penjual teman mamanya di pasar . Beberapa cemilan dari om Iwan juga dia bagi pada sahabat sahabatnya . Barang Djna sebagian di tempat Melani dan Aldi .
" Din...apa udah punya pegangan Euro? " tanya Aldi .
" Sudah Al....ada di beri nenek dari papa . Tante juga ada beri ," ujar Dina.
" Jangan sedih....kita kuliah bagus bagus ya.....biar bisa membanggakan orangtua ," ujar Aldi .
" Iya Al....aku gak mau kecewakan usaha mama dan papa selama ini ," ujar Dina .
Aldi dan Dina memakai hoodie . Karena cuaca lumayan dingin .
Dina yang kurang tidur beberapa hari terlelap . Begitu juga Aldi . Mereka duduk bersama . Setelah menempuh berjam - jam dan melakukan transit , mereka pun tiba di Jerman .
Apartemen dari pihak kampus sederhana . Sangat beda dengan apartemen milik Melani . Lebih luas . Dina tau , Aldi tidak mau pindah apartemen karena Aldi kawatir kalau Dina di Apartemen sendirian . Jadi Aldi seperti pelindung bagi Dina.Perhatian seperti itulah yang selalu Dina sukai .
" Dina memasukkan kopernya ke dalam apartmennya.Makasih ya Al...udah mau bertetangga an dengan ku ," ujar Dina .
" Hmmm...," ujar Aldi tersenyum .
" Besok aja di bereskan pakaiannya Din...masih lumayan pegal kan di dalam pesawat ," ujar Aldi .
Dina melihat Melani di balkon apartemennya.Dina pun keluar.Mel...kamu keliatan dari sini...teriak Dina .
" Sengaja ....Aldi yang memilih kamar ini sama papa ku . Biar kita bisa saling pandang memandang kalau lagi belajar ," ujar Melani .
" Kita bisa masak Al...ada kompor dan juga dapur mini ," ujar Dina .
" Nanti sore kita belanja ya.Itu ada kulkas jugan," ujar Aldi .
" Makasih ya Al...pasti kamu udah suruh orang bersihkan apartemen ini ," ujar Dina .
" Dari tadi melulu makasih...," ujar Aldi mengacak rambut Dina .
" Yuk...ke apartemen ku Din...," ujar Aldi .
Mereka pun hanya melangkah dan Aldi langsung menekan tombol kamar Aldi .
" Kamu ingat nomornya ya Din . Tanggal lahirmu . Sedangkan kamu punya pintu nomor tanggal lahirku ."
" Papa sudah mengganti kuncinya yang paling bagus keamanannya . Ujar Aldi karena Dina bengong.Kunci apartemen mereka berbeda dengan apartemen lainnya ."
Aldi memasukkan kopernya.Ruangan itu sudah tertata rapi .
Aldi membuka 2 koper besar nya .
__ADS_1
" Sini Dina bantu Al...," ujar Dina .
Dina pun menggantungkan Jaket tebal Aldi,beberapa Mantel .Dina juga menata pakaian Aldi dengan rapi di dalam lemari .
" Kita mirip manten baru ya Din....," ujar Aldi .
" Ihhhh...apaan sihhhh...," ujar Dina dengan wajah bersemu merah.
" Din...koteka mu nih....nyasar 1 ....Dina memukul underwear Aldi ke kepalanya ."
" Ih.....tuh aromanya wangi loh Din...ujar Aldi . Aldi sengaja usil menyelipkan underwear nyauntuk mengganggu Dina ".
Mereka pun tertawa .
" Untuk selanjutnya,kondisikan undewear mu di jemur jangan di balkon yah...tuh tetangga mu bisa tau size apa , " ujar Dina ngakak .
" Kamu juga,kalelawar mu jangan di jemur diluar , pasti jadi incaran cowok cowok usil. Mereka bilang cup nya datar ".
" Ihhhh.....hina terus....," ujar Dina .
" Tenang aja Al....nanti aku akan imbang dengan cewek cewek bule di sini ," ujar Dina tertawa ngakak .
" Mulai halu....makanya makan makanan enak.Biar sedikit gede ukurannya . Gak datar...," ujar Aldi .
" Mesummm...banget.....".
Aldi tertawa.
" Kamu tinggi banget sih Al....padahal aku gak pendek pendek amat ," ujar Dina .
" Keturunan Din...," ujar Aldi .
Aldi mengikat rambut Dina.Mereka pun berselfi dan mengirimkan has selfie mereka ke group kecebong ".
" Kuciran nya dalemmmmm....," ujar Aisyah .
"Rapi....ujar Melani.Gak sia sia belajar sama mentor seperti gue ,"ujar Melani.
" Bisalah kalian . Gue mau kepangin Aisyah terhalang gunung dan samudera...," ujar Firman .
" Lebaiiiiiiiiiiii.......," ujar Aldi .
" Halu...........," ujar Wesliy .
" Siapa suruh beda kota,rasain...ujar Melani.Rindu itu berat Man.....," ujar Melani ngakak🤣😂🤣😅😂🤣 .
" Gue di bully makkkkkkkkk...eeeee.....".
" Rasainnnnnnnnnnnn.....," ujar semua kelompok kecebong .
Persahabatan yang sangat bisa di banggakan.
persahabatan terindah .
🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩🦉🦩
Tinggalin jejak
koment
vote
like
salam sehat.
__ADS_1