
Aldi dan Dina menuju ke tempat duduk kedua orang tua Aldi .
" Pa, ma ....ini..." ujar Aldi meletakkan 3 hasil test pack kdi depan kedua orangtua nya .
" Dinnnnn....," jerit sang mama , langsung air mata sang mertua mengalir di pipinya , berdiri dan memeluk sang menantu.
" Duduk nak...duduk....".
Aldi membantu Dina duduk dan memasang sabuk pengamannya .
" Kalian memberi kejutan pada papa dan mama ya...ujar sang Papa ".
" Kami barusan periksa di toilet pesawat pa....ma...".
" Sebenarnya Aldi sudah curiggitu .Tapi beberapa hari lalu , tapi Dina salah paham . Ini Dina pusing dan badannya gak enakan , jadi Aldi menyuruh Dina cek , Dina mau ma....pa...dan dugaan Aldi benar , kalau diliat dari besarnya perut Dina , sepertinya twins , pengalaman Aldi sebagai dokter kandungan , nanti gitu sampai kita cek ya ma....calon cucu mama dan papa ...".
" Iya nak...mama sangat semangat , papa dan mama Dina serta seluruh keluarga , pasti sangat bahagia dengan berita ini ".
Dina sesenggukan menangis di lengan Aldi .
" Jangan nangis yaaang...kamu harus happy , agar baby nya pertumbuhan nya baik ."
Dina larut dalam pelukan sang suami .
Karena kelelahan Dina pun tertidur .
" Baringkan Dina di kamar nak...biarkan Dina istirahat ."
Aldi pun mengangguk dan membawa sang isteri di dalam kamar .Membaringkan Dina disana .Mencium tangan dan dahi Dina .
πΏπΏπΏπΏ
Setelah menempuh beberapa jam perjalanan , Mereka pun sampai . Aldi menggenggam tangan Dina , kemudian mereka pun turun dari pesawat di ikuti kedua orangtua Aldi .
Terlihat mbak Elsa , mbak Ratih bersama suami mereka dan anak - anak mereka .
" Rame banget yang jemput oma.....ujar sang Oma."
" Ya iyalah....oma dan opa kami rindu banget , Aunty dan uncle juga....," ujar anak mbak Elsa dan mbak Ratih .
" Rat.....bawa anak - anak pulang dulu ya...mama , papa, Aldi dan Dina akan le rumah sakit dulu ."
" Siapa yang sakit ma ?" tanya ratih .
__ADS_1
" Gak ada yang sakit nak , ini kabar bahagia , Dina lagj mengandung , Aldi mau cek kandungan Dina .Nanti mama cerita ya nak ."
" Apaaaa...jerit mbak Elsa dan mbak Ratih bersamaan karena sangat gembira ."
" Okey ma....".
Mbak Ratih dan mbak Elsa pun bergantian memeluk Dina .
Mama, papa , Aldi dan Dina pun memasuki sebuah mobil , menuju ke rumah sakit .
Dina bersandar di bahu Aldi , Dina takut semua yang dialaminya secepat ini hanya sebuah mimpi .
Sesampai di rumah sakit , Aldi menggenggam tangan Dina, mereka menyusuri koridor rumah sakit dan memasuki lift, di ikuti orangtua Aldi .
Seorang perawat yang biasa bertugas membantu Aldi , terkejut dengan kedatangan Aldi . Aldi menyuruh sang perawat membantu nya .
" Yaaaang....berbaringlah disini , " ujar Aldi .
Tampak wajah Dina sangat cemas , Aldi memeluk Dina .
" Jangan kawatir , hmmmm...."
Dina pun mengangguk .
Perlahan Aldi mengarahkan alat ke seputaran perut Dina , mata Aldi berkaca - kaca .
" Ma...,pa....cucu mama dan papa...
mereka bukan 2 ma...tapi 3...." ujar Aldi sangat bahagia .
" Hahhhhh....ujar mama dan Dina sekaligus ."
" Mas yakin 3 ?" tanya Dina .
" Yakin yaaang...kamu meragukan suamimu yaaa..." .
Isak tangis Dina pun pecah saat itu juga .
Sang perawat pun sangat bahagia , membersihkan gel di sekitar perut Dina .
Aldi memeluk badan Dina , ketika Dina sudah duduk .
" Kehamilan bayi kembar rentan pendarahan , rentan keguguran , jadi mas minta jangan terlalu capek ya yaaang .asupan makanan harus di perhatikan , karena mereka 3 di dalam perut , pantas perut Dina lumayan besar , masih 2 bulan , mereka ada triple .....mas akan pantau , tidak boleh minum air kelapa dan nenas , istirahat yang cukup, hindari stres ya yaaang ."
__ADS_1
" Jangan naik turun tangga ."
Mama dan papa Aldi masih berpelukan dan menangis bahagia .
" Selamat dok....," ujar sang perawat .
" Makasih...., " ujar Aldi .
Aldi langsung menyuruh pekerja di rumahnya memindahkan baju dan lainnya dari kamar atas ke kamar bawah .
Dina , Aldi , dan orangtua nya pun menuju mansion .
Dina tertidur karena lelah ,apalagj memang bawaan Dina akhir - akhir ini sering tertidur .
Mama dan papa Aldi memasuki mansion Aldi dan Dina .
Hari sudah siang , Dina masih nyenyak dalam tidurnya . Mama dan papa Aldi susah kembali ke mansion setelah melihat kamar yang di persiapkan buat mereka .
Aldi besok akan kembali bertugas .
Perlahan Dina membuka matanya , Aldi susah duduk di samping .
Dina kembali menangis di dada Aldi .
" Dina sangat bahagia mas....sempat terpikir melepaskan mas , agar mas mempunyai keturunan , maaf ."
" Sudah sayang , gak boleh sedih - sedih ..."
Dina pun menuju ke kamar mandi , bersih - bersih dan menukar baju yang nyaman .
" Mas....lapar...," ujar Dina .
" Mama dan papa mu , ajak semua berkumpul . Kita akan menuju kesana ya yaaang ."
" Baiklah masss....," ujar Dina .
Mereka pun menuju kediaman kakek dan nenek Dina.
π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄
Jangan lupa like
Vote
__ADS_1
Koment