Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Penantian Panjang


__ADS_3

Aldi dan Dina menuju ke tempat duduk kedua orang tua Aldi .


" Pa, ma ....ini..." ujar Aldi meletakkan 3 hasil test pack kdi depan kedua orangtua nya .


" Dinnnnn....," jerit sang mama , langsung air mata sang mertua mengalir di pipinya , berdiri dan memeluk sang menantu.


" Duduk nak...duduk....".


Aldi membantu Dina duduk dan memasang sabuk pengamannya .


" Kalian memberi kejutan pada papa dan mama ya...ujar sang Papa ".


" Kami barusan periksa di toilet pesawat pa....ma...".


" Sebenarnya Aldi sudah curiggitu .Tapi beberapa hari lalu , tapi Dina salah paham . Ini Dina pusing dan badannya gak enakan , jadi Aldi menyuruh Dina cek , Dina mau ma....pa...dan dugaan Aldi benar , kalau diliat dari besarnya perut Dina , sepertinya twins , pengalaman Aldi sebagai dokter kandungan , nanti gitu sampai kita cek ya ma....calon cucu mama dan papa ...".


" Iya nak...mama sangat semangat , papa dan mama Dina serta seluruh keluarga , pasti sangat bahagia dengan berita ini ".


Dina sesenggukan menangis di lengan Aldi .


" Jangan nangis yaaang...kamu harus happy , agar baby nya pertumbuhan nya baik ."


Dina larut dalam pelukan sang suami .


Karena kelelahan Dina pun tertidur .


" Baringkan Dina di kamar nak...biarkan Dina istirahat ."


Aldi pun mengangguk dan membawa sang isteri di dalam kamar .Membaringkan Dina disana .Mencium tangan dan dahi Dina .


🌿🌿🌿🌿


Setelah menempuh beberapa jam perjalanan , Mereka pun sampai . Aldi menggenggam tangan Dina , kemudian mereka pun turun dari pesawat di ikuti kedua orangtua Aldi .


Terlihat mbak Elsa , mbak Ratih bersama suami mereka dan anak - anak mereka .


" Rame banget yang jemput oma.....ujar sang Oma."


" Ya iyalah....oma dan opa kami rindu banget , Aunty dan uncle juga....," ujar anak mbak Elsa dan mbak Ratih .


" Rat.....bawa anak - anak pulang dulu ya...mama , papa, Aldi dan Dina akan le rumah sakit dulu ."


" Siapa yang sakit ma ?" tanya ratih .

__ADS_1


" Gak ada yang sakit nak , ini kabar bahagia , Dina lagj mengandung , Aldi mau cek kandungan Dina .Nanti mama cerita ya nak ."


" Apaaaa...jerit mbak Elsa dan mbak Ratih bersamaan karena sangat gembira ."


" Okey ma....".


Mbak Ratih dan mbak Elsa pun bergantian memeluk Dina .


Mama, papa , Aldi dan Dina pun memasuki sebuah mobil , menuju ke rumah sakit .


Dina bersandar di bahu Aldi , Dina takut semua yang dialaminya secepat ini hanya sebuah mimpi .


Sesampai di rumah sakit , Aldi menggenggam tangan Dina, mereka menyusuri koridor rumah sakit dan memasuki lift, di ikuti orangtua Aldi .


Seorang perawat yang biasa bertugas membantu Aldi , terkejut dengan kedatangan Aldi . Aldi menyuruh sang perawat membantu nya .


" Yaaaang....berbaringlah disini , " ujar Aldi .


Tampak wajah Dina sangat cemas , Aldi memeluk Dina .


" Jangan kawatir , hmmmm...."


Dina pun mengangguk .


Perlahan Aldi mengarahkan alat ke seputaran perut Dina , mata Aldi berkaca - kaca .


" Ma...,pa....cucu mama dan papa...


mereka bukan 2 ma...tapi 3...." ujar Aldi sangat bahagia .


" Hahhhhh....ujar mama dan Dina sekaligus ."


" Mas yakin 3 ?" tanya Dina .


" Yakin yaaang...kamu meragukan suamimu yaaa..." .


Isak tangis Dina pun pecah saat itu juga .


Sang perawat pun sangat bahagia , membersihkan gel di sekitar perut Dina .


Aldi memeluk badan Dina , ketika Dina sudah duduk .


" Kehamilan bayi kembar rentan pendarahan , rentan keguguran , jadi mas minta jangan terlalu capek ya yaaang .asupan makanan harus di perhatikan , karena mereka 3 di dalam perut , pantas perut Dina lumayan besar , masih 2 bulan , mereka ada triple .....mas akan pantau , tidak boleh minum air kelapa dan nenas , istirahat yang cukup, hindari stres ya yaaang ."

__ADS_1


" Jangan naik turun tangga ."


Mama dan papa Aldi masih berpelukan dan menangis bahagia .


" Selamat dok....," ujar sang perawat .


" Makasih...., " ujar Aldi .


Aldi langsung menyuruh pekerja di rumahnya memindahkan baju dan lainnya dari kamar atas ke kamar bawah .


Dina , Aldi , dan orangtua nya pun menuju mansion .


Dina tertidur karena lelah ,apalagj memang bawaan Dina akhir - akhir ini sering tertidur .


Mama dan papa Aldi memasuki mansion Aldi dan Dina .


Hari sudah siang , Dina masih nyenyak dalam tidurnya . Mama dan papa Aldi susah kembali ke mansion setelah melihat kamar yang di persiapkan buat mereka .


Aldi besok akan kembali bertugas .


Perlahan Dina membuka matanya , Aldi susah duduk di samping .


Dina kembali menangis di dada Aldi .


" Dina sangat bahagia mas....sempat terpikir melepaskan mas , agar mas mempunyai keturunan , maaf ."


" Sudah sayang , gak boleh sedih - sedih ..."


Dina pun menuju ke kamar mandi , bersih - bersih dan menukar baju yang nyaman .


" Mas....lapar...," ujar Dina .


" Mama dan papa mu , ajak semua berkumpul . Kita akan menuju kesana ya yaaang ."


" Baiklah masss....," ujar Dina .


Mereka pun menuju kediaman kakek dan nenek Dina.


🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2