Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Tugas Kelompok 3


__ADS_3

" Menurut Aku...kamu kirim aja yang kamu foto tadi di kelas , foto Firman dan tuh cewek.Apa tanggapannya dengerin dulu , " ujar Melani .


" Predator juga tuh cewek . Pengen gue bedah..


, " ujar Dina .


" Stttt...stabilkan emosi guysss....calon dokter....dokter terbaik penguasaan emosi...kan eluh kepilih...apa salah nilai tuh pakdos Darren ?ada unsur pribadi kali ...ngalahin sabarnya seorang Me...la...ni ".


" Belagu....gue benci sama pelakor......benciiiiii pakai banget ."


" Kalau Aldi di goda pelakor gimana ? tanya Melani ".


" Duhhhh gue juga mau bilang apa coba . Dia mau yah sudah . Gue yah broken heart la.Gue pasti nangis juga....hehehehehe...sedikit...., " ujar Dina .


" Masa sedikit nangisnya sih yaaaang..... " ujar Aldi .


" Hmmmm...mau nya banyak ? rugiiii pudar kecantikanku mas...., " ujar Dina tertawa .


" Kalau nangis lu sedikit , rasa cintalu juga yah sedikit.ibarat cabe , dari sekilo lu nangis 1/2 ons aja ," ujar Melani .


" Gue....gak mau meratapi nasib . Udah biasa hidup gue tuh susah . Susah biasa dalam tekanan . Sudah biasa kecewa . Gue gak ngayal gimana gimana . Lu tau sendiri gue gak mau ngarap giman banget . Gue takut kecewa.Aldi tuh siapa , gue Siapa , " ujar Dina .


" Udah...jangan ngebahas kita dehhh ujar Aldi mengkerut ".


" Lu udah balik Syah? " ujar Dina .


" Nih udah di kereta api Dinn....".


" Good....masuk Alfamart atau indomaret , beli masker wajah yang lembaran putih.hitung hitung kompres mata lu yang bengkak . Kamu besok jalan bareng cowok terganteng di kampus , futu futu...trus kirim ke IG . "


" Wuihhhh ide kamu brilyan juga girllll ujar


Melani " .


" Tuh tanda nya kita gak butuh pria yang gak pantas di perjuangkan tul gak...," ujar Dina .


" Betul pakai banget...ujar Aisyah tertawa.Emang lu Din...sahabat gue paling smart,paling kece badai dahhhh ".

__ADS_1


" Kalau Fiman tuh peka,dia bakal nyari lu dan memang masih minat jalanin hubungan , yah dia harus ngertiin kamu , dia harus mau menghargai lu ".


" He eh...betullll itu Syahhhh..., " ujar Melani nimbrung .


" Lu bisa kan milih cowok ter keren, " ujar Dina .


" Tenang girlllll nih liat kamar gue banyak buket bunga . Mau pengusaha muda , dosen, dokter, hmmmm teman cowok di kampus semua aman terkendali , "ujar Aisyah .


"Jangan nangis lagi.Besok kami telepon lagi..., " ujar Melani .


" Baik...ku udah di kereta api.Nih ku borong masker......"


" Kirimin dunkkk Syah...disini mehonggg...tuh mami Aldi mau datang minggu depan.Titipin yahhh..yahhh...biar kita kece badai juga, " ujar Dina .


" Okeyyy...mau kirimin apa lagi ? "


" Baju batikkkkkk...teriak mereka ber 3."


" Okey...buat luh apa sih yang gak , hehehe ".


" Batik is verry good ."


" Bye....ujar Melani,Dian dan Aldi ".


" Yuk balik Din...., " ujar Dina .


" Kami balik dulu ya Mel ."


" Hmmmm.....good nignt..., " ujar Melani .


Aldi menggenggam tangan Dina . Aldi tau....Dina kuat dari gadis biasanya . Karena keadaan juga , dan Dina setipe dengan papinya . Pekerja keras , pintar , berkarakter .


" Yaaaang....kamu serius kan dengan hubungan kita , ujar Aldi menatap wajah Dina . Mereka sudah di dalam Lift ".


" Serius mas . Saat kita memutuskan pacaran , Dina gak pernah main main . Mas kan tau sendiri Dina orangnya seperti apa ".


" Makasih yaaang..., " ujar Aldi .

__ADS_1


" Besok kamu kerja kelompok bareng Dewa ya ?


," ujar Aldi .


" Iya mas....ambil bahan di beberapa rumah sakit , buat penelitian ."


" Hati - hati ya yaanggg . Pakai mobil mas aja . Dewa selama ini seringan naik sepeda motor sport nya . Mas gak mau kamu peluk dia dari belakang ," ujar Aldi .


" Baiklah mas...nanti Dina bilang sama Dewa , ujar Dina ".


" Yaaaang...kabari mas selalu ya...., " ujar Aldi .


Sesampai di dalam apartemen.Dina menekan tombol apartemennya .


Aldi menarik tangan Dina . Dengan tiba - tiba Aldi mencium bibir ranum Dina.Dina terkejut dengan reaksi kekasihnya .


"Mas....," ujar Dina.


Aldi kembali melu*at bibir tipis kekasihnya .


"Jangan pernah pergi dari mas ya yaaang..., " ujar Aldi membelai wajah kekasihnya .


" Hmmmm....mas juga...," ujar Dina menatap kedua bola mata Aldi .


" Istirahat la yaaang....sudah malam . Mipiin mas ya yanggg...," ujar Aldi .


" Baiklah ...mas juga mimpiin Dina ".


" Manis benar kekasih nya mas ini ".


" Ihhhhh...," ujar Dina .


Pipi Dina bersemu merah.


πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2