Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Malam Perpisahan


__ADS_3

Besok , Aldi dan Dina akan bertolak ke Jerman . Demikian juga dengan teman temannya yang lain. Sudah 1mingguan mereka saling bergantian , ngumpul di rumah , seperti arisan , " ujar mereka .


Aisyah akan bertolak ke Surabaya karena lulus perguruan negeri , jurusan Arsitektur .


Wesliy masuk univessitas Singapura , mengambil jurusan kedokteran .


Jack lulus dengan biaya sendiri di Inggris , dengan jurusan Bisnis .


Melani lulus dengan biaya sendiri di universitas Jerman mengambil jurusan kedokteran .


Firman lulus universitas Jogjakarta , lulus jurusan Kimia .


Aldi dan Dina siang ini memisahkan diri,mereka mengambil laundry Jaket , dan syal yang mereka beli di pabrik teman Aldi . Harganya bersahabat , bisa mengirit uang , dan Dina sangat bahagia . Aldi membeli mereka syal couple . Serta Aldi menempahkan bordiran Inisial namanya di syal mereka .


" Din.....visa sama paspor , biar aku yang pegang besok ya . Emak dan Babe akan antarin kita . Mereka gak bisa di jam yang sama berangkat. Karena pertemuan dengan rekan bisnis .


Mereka akan menyusul berangkatnya 2hari lagi ," ujar Aldi .


" Wajahmu kok sendu sihhhh... ," ujar Aldi .


" Se umur umur Al....baru ini aku pisah tinggal sama mama dan papa ku . Mama dan papa berusaha tegar . Menasehati agar aku jaga kesehatan dan jaga diri . Sedangkan aku yang mewek melulu , nularin mewek sama mama dan papa . Berat banget yahhhh di perantauan . Andai aku jadi lulus di Canada , pasti lebih kesepian lagi. Gak ada kamu dan Melani . Ini aku ada teman , jadi gak begitu takut dan asing , "ujar Alya .


Orang tua ku buat acara perpisahan di salah satu restoran . Aku udah undang mama dan papamu . Semua orangtua kita ngumpul,gimanapun ikatan kekeluargaan sudah lama terjalin ," ujar Aldi .


" Kita gak kebayang yahhhh....bisa jadi punya group kecebong . Aslinya kalau ingat ingat kamu jatuh ke parit gara gara nangkap kecebong lucu banget.Semua jadi mandi air paret . Untung aja air sawah,bukan air comberan ," ujar Aldi .


" Ini bang....laundry nya ," ujar salah satu pegawai .


Aldi mengambil laundry nya dan melihat bon tagihan .,Aldi membayar sejumlah uang , sempat beradu argumen dengan Dina . Dina ngotot membayar laundryan nya , sedangkan Aldi gak mau nerima .


Sudah pasti Aldi yang menang , kalau soal adu argumen .


Group kecebong sudah heboh mengirimkan Wa .

__ADS_1


Dina membaca bahan ceritaan mereka . Mereka memaksa Dina membawa mereka naik Truk .


Karena Dina belum menunaikan janjinya . Mereka sudah menunggu di rumah makan keluarga Dina .


" Kita langsung ke rumahmu ya...," ujar Aldi .


" Hmmmm....ujar Dina ".


15 menit kemudian mereka sampai . Dina menepuk jidatnya , melihat teman temannya membantu mama dan papanya , melayani pembeli . Paling lucu gayanya Firman . Sarbet di bahunya , ngantar makanan sangat jago beberapa piring dalam satu tangan .


" Lu kok bisa sih....bawa makanan gitu banyak.Gak jatuh lagi ," ujar Arya .


" Tuh...masternya mbak yu Dina ajarin gue.sebagai itung itung uang les ajarin biola intensif ," ujar Firman membanggakan diri berpose dengan susunan piring yang banyak ditanganinya .


" Sudah bisa jadi orang Padang kamu Fir...," ujar Aisyah .


" Pastilah.....," ujar Firman tertawa mengantarkan ke sebuah meja .


" Nih....dimakan . Ibu ada masak singkong goreng dan pisang goreng ,ujar mama Dina ."


Kelompok kecebong pun berdebat .


" Apapun yang diluan terserahlah...ujar Aisyah . Kalian berdebat , aku sikat nih...," ujar Aisyah .


Mereka pun saling berebut seperti anak kecil .


",Din...tuh truk nya udah nongol ," ujar Aisyah .


" Gak bisa sekaligus bawa kamu , Aisyah kan udah pernah.Giliran Melani , Firman , Wesliy, Jack , Aldi yah.Ujar Dina . 2kali bawa yah , sambil ku ajarin , mau????? , " ujar Dina .


" Aku trip yang ke 2 aja , ujar Aldi mengunyah singkong goreng kesukaannya ."


" Ngunyah singkong gini , ke ingat dulu di kampung saat liburan bareng Dina . Kakek ku akan menyuruh kami nyabut ubi di ladang . Dina sampai terjatuh narik batang ubinya . Kami juga nangkap lele , sampai kecebur di kolam lele ," ujar Aldi.

__ADS_1


" Kapan yah kita ke kampung kakek mu Al...," ujar Mereka serentak .


" Kakek dan nenek ku gak ada lagi . Sekarang yang ngurus sawah dan yang lainnya saudara jauh Babe...ujar Aldi . Waktunya mepet banget gak bisa ," ujar Aldi .


" Sayang banget.Kita gak mikir soalnya , sibuk nge mall dan arisan aja semingguan ," ujar Firman .


" Rumah makan tutup cepat , karena yang ladeni mas Firman , mas Wesliy , mas Jack , ujar Mama Dina.Pembelinya kesemsem kali...,"ujar Mama Dina .


" Bagus la ma...biar kita cepat siap - siap hadirin undangan mama Aldi ," ujar Dina .


Tiba - tiba sebuah suara mengejutkan Dina dan orang tuanya .


" Tante...Om....," ujar Dina , silakan masuk .


" Papa dan mama pun naik ke lantai 2 ."


" Mereka siapa Din? " tanya Aisyah .


" Sepupunya papa ku . Mereka yang banyak bantu papa beberapa tahun terakhir ," ujar Dina .


" Walau papa gak mau nerima , mereka tetap membantu.Ruko ini mereka lunasi ke bank ," ujar Dina.


" Sepupu papamu beduit kayaknya Din . Liat aja mobilnya dan dari gaya nya ."


" Papa ku tuh tamatan Inggris . Memang kedua orangtuanya berduit . Tapi pernikahan mereka di tentang orangtua papa . Mereka pergi dan baru 6 tahunanlah kami kembali ke sini . Papa masih belum pulang menemui kakek dan nenekku . Hanya 2 orang sepupu papa yang selalu rutin melihat kami ."


" Penasaran banget sama keluarga papa mu Din. Jangan jangan kamu calon milyoner,"ujar Wesliy .


" Ngaco ahhhh...milyoner rumah makan ? " ujar Dina tertawa .


🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥


Jangan lupa like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2