
Besok , Aldi dan Dina akan bertolak ke Jerman . Demikian juga dengan teman temannya yang lain. Sudah 1mingguan mereka saling bergantian , ngumpul di rumah , seperti arisan , " ujar mereka .
Aisyah akan bertolak ke Surabaya karena lulus perguruan negeri , jurusan Arsitektur .
Wesliy masuk univessitas Singapura , mengambil jurusan kedokteran .
Jack lulus dengan biaya sendiri di Inggris , dengan jurusan Bisnis .
Melani lulus dengan biaya sendiri di universitas Jerman mengambil jurusan kedokteran .
Firman lulus universitas Jogjakarta , lulus jurusan Kimia .
Aldi dan Dina siang ini memisahkan diri,mereka mengambil laundry Jaket , dan syal yang mereka beli di pabrik teman Aldi . Harganya bersahabat , bisa mengirit uang , dan Dina sangat bahagia . Aldi membeli mereka syal couple . Serta Aldi menempahkan bordiran Inisial namanya di syal mereka .
" Din.....visa sama paspor , biar aku yang pegang besok ya . Emak dan Babe akan antarin kita . Mereka gak bisa di jam yang sama berangkat. Karena pertemuan dengan rekan bisnis .
Mereka akan menyusul berangkatnya 2hari lagi ," ujar Aldi .
" Wajahmu kok sendu sihhhh... ," ujar Aldi .
" Se umur umur Al....baru ini aku pisah tinggal sama mama dan papa ku . Mama dan papa berusaha tegar . Menasehati agar aku jaga kesehatan dan jaga diri . Sedangkan aku yang mewek melulu , nularin mewek sama mama dan papa . Berat banget yahhhh di perantauan . Andai aku jadi lulus di Canada , pasti lebih kesepian lagi. Gak ada kamu dan Melani . Ini aku ada teman , jadi gak begitu takut dan asing , "ujar Alya .
Orang tua ku buat acara perpisahan di salah satu restoran . Aku udah undang mama dan papamu . Semua orangtua kita ngumpul,gimanapun ikatan kekeluargaan sudah lama terjalin ," ujar Aldi .
" Kita gak kebayang yahhhh....bisa jadi punya group kecebong . Aslinya kalau ingat ingat kamu jatuh ke parit gara gara nangkap kecebong lucu banget.Semua jadi mandi air paret . Untung aja air sawah,bukan air comberan ," ujar Aldi .
" Ini bang....laundry nya ," ujar salah satu pegawai .
Aldi mengambil laundry nya dan melihat bon tagihan .,Aldi membayar sejumlah uang , sempat beradu argumen dengan Dina . Dina ngotot membayar laundryan nya , sedangkan Aldi gak mau nerima .
Sudah pasti Aldi yang menang , kalau soal adu argumen .
Group kecebong sudah heboh mengirimkan Wa .
__ADS_1
Dina membaca bahan ceritaan mereka . Mereka memaksa Dina membawa mereka naik Truk .
Karena Dina belum menunaikan janjinya . Mereka sudah menunggu di rumah makan keluarga Dina .
" Kita langsung ke rumahmu ya...," ujar Aldi .
" Hmmmm....ujar Dina ".
15 menit kemudian mereka sampai . Dina menepuk jidatnya , melihat teman temannya membantu mama dan papanya , melayani pembeli . Paling lucu gayanya Firman . Sarbet di bahunya , ngantar makanan sangat jago beberapa piring dalam satu tangan .
" Lu kok bisa sih....bawa makanan gitu banyak.Gak jatuh lagi ," ujar Arya .
" Tuh...masternya mbak yu Dina ajarin gue.sebagai itung itung uang les ajarin biola intensif ," ujar Firman membanggakan diri berpose dengan susunan piring yang banyak ditanganinya .
" Sudah bisa jadi orang Padang kamu Fir...," ujar Aisyah .
" Pastilah.....," ujar Firman tertawa mengantarkan ke sebuah meja .
" Nih....dimakan . Ibu ada masak singkong goreng dan pisang goreng ,ujar mama Dina ."
Kelompok kecebong pun berdebat .
" Apapun yang diluan terserahlah...ujar Aisyah . Kalian berdebat , aku sikat nih...," ujar Aisyah .
Mereka pun saling berebut seperti anak kecil .
",Din...tuh truk nya udah nongol ," ujar Aisyah .
" Gak bisa sekaligus bawa kamu , Aisyah kan udah pernah.Giliran Melani , Firman , Wesliy, Jack , Aldi yah.Ujar Dina . 2kali bawa yah , sambil ku ajarin , mau????? , " ujar Dina .
" Aku trip yang ke 2 aja , ujar Aldi mengunyah singkong goreng kesukaannya ."
" Ngunyah singkong gini , ke ingat dulu di kampung saat liburan bareng Dina . Kakek ku akan menyuruh kami nyabut ubi di ladang . Dina sampai terjatuh narik batang ubinya . Kami juga nangkap lele , sampai kecebur di kolam lele ," ujar Aldi.
__ADS_1
" Kapan yah kita ke kampung kakek mu Al...," ujar Mereka serentak .
" Kakek dan nenek ku gak ada lagi . Sekarang yang ngurus sawah dan yang lainnya saudara jauh Babe...ujar Aldi . Waktunya mepet banget gak bisa ," ujar Aldi .
" Sayang banget.Kita gak mikir soalnya , sibuk nge mall dan arisan aja semingguan ," ujar Firman .
" Rumah makan tutup cepat , karena yang ladeni mas Firman , mas Wesliy , mas Jack , ujar Mama Dina.Pembelinya kesemsem kali...,"ujar Mama Dina .
" Bagus la ma...biar kita cepat siap - siap hadirin undangan mama Aldi ," ujar Dina .
Tiba - tiba sebuah suara mengejutkan Dina dan orang tuanya .
" Tante...Om....," ujar Dina , silakan masuk .
" Papa dan mama pun naik ke lantai 2 ."
" Mereka siapa Din? " tanya Aisyah .
" Sepupunya papa ku . Mereka yang banyak bantu papa beberapa tahun terakhir ," ujar Dina .
" Walau papa gak mau nerima , mereka tetap membantu.Ruko ini mereka lunasi ke bank ," ujar Dina.
" Sepupu papamu beduit kayaknya Din . Liat aja mobilnya dan dari gaya nya ."
" Papa ku tuh tamatan Inggris . Memang kedua orangtuanya berduit . Tapi pernikahan mereka di tentang orangtua papa . Mereka pergi dan baru 6 tahunanlah kami kembali ke sini . Papa masih belum pulang menemui kakek dan nenekku . Hanya 2 orang sepupu papa yang selalu rutin melihat kami ."
" Penasaran banget sama keluarga papa mu Din. Jangan jangan kamu calon milyoner,"ujar Wesliy .
" Ngaco ahhhh...milyoner rumah makan ? " ujar Dina tertawa .
🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥🦥
Jangan lupa like
__ADS_1
Vote
Koment