Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Belajar Menerima


__ADS_3

Malam itu Aldi melihat akun IG Dina . Dia sangat sedih mendengar lagu Dina di IG . Hari ini dia begitu merindukan Dina.Dia memutar youtube nya . Dan mendengarkan lagu sedih yang Dina bawakan .


Beberapa pesan masuk ke handphonenya . Ada beberapa nama di Wa nya .


Aldi membuka Wa tersebut .


Wa dari Aisyah .


" Al.....Dina tunangan dengan pakdos Darren ".


" Al...apa kamu tau?ujar Aisyah? aku juga tidak di undang . Melani , Jack , Wesliy , tidak ada di undang satupun.


Dina merahasiakan dari kita , " ujar Aisyah .


Aldi terdiam dan terduduk di sofa dekat ruangan apartemennya .


Aldi menghubungi nomor Dina tapi tidak di angkat sama sekali .


Aldi menelepon mama nya .


" Ma....apa benar Dina tunangan dengan dokter Derren? " tanya Aldi .


" Benar Al....," ujar mama Rina .


" Mama yakin?tanya Aldi seakan tidak percaya ".


" Apa foto dan video yang Aldi lihat benar ma ?tanya Aldi ."


"Benar nak...mama Rina pun menangis."

__ADS_1


" Mama melihat sendiri nak...hati mama sangat sakit...," ujar mama Rina .


Aldi terdiam . Dia sangat syok melihat video di kirim Aisyah . Sama dengan beberapa video dari Jack , Melani . Wesliy sama terkejutnya dan tidak berkomentar apa apa .


Wesliy juga sedang frustasi . Dia pun mengendarai mobil nya guna mencari udafa segar . Hatinya sangat sedih dan kehilangan cinta dalam diamnya .


Sedangkan Dimas di acara tadi mempersembahkan beberapa lagu buat Dina . Kakek menenangkan hati Dimas saat ini .


Sedangkan di Canada , sosok seorang pria menangis , ini kali ketiga kalinya dia menangis . Pertama sewaktu Dina meminta mereka pisah . Kedua dia menangis saat keberangkatannya Dina sama sekali tidak datang melihatnya .


Sebenarnya Dina datang , tetapi melihat Aldi dari penyamaran dan dari jarak lumayan jauh . Dina tidak mau Aldi mengetahui kehadirannya .


Aldi meremas rambutnya.Merasa sangat hancur . Aldi mengambil penerbangan menuju Jerman saat itu juga , karena tiket tidak ada , dia menyewa jet pribadi . Restorannya sangat berkembang.


Aldi pun menuju Jerman .


Sedangkan Dina bersiap siap unguk berangkat ke Rusia , Dina mempersiapkan kopernya . Malam itu Dina melaju menghampiri ketiga cafe milik Aldi . Dina melakukan pemeriksaan kas dan laporan penjualan dan laporan keuangan .


"Dwi dan Arya menemani Dina makan."


" Sudah lama tidak kemari Mbak....," ujar Arya .


" Iya...sibuk....," ujar Dina .


" Bagaimana penjualan kalian ? " tanya Dina .


" Lumayan mbak.Tapi mereka selalu merindukan masakan mbak ," ujar mereka .


"Sudah jam 2 juga . Sini saya masak . Bahan bahan apa yang mau dimasak besok ? " tanya Dina."

__ADS_1


" Kari Ayam , Soto medan , rendang , udang sambal ."


Dina dibantu dwi dan Arya memasak aneka makanan di dapur . Makanan itu siap pukul 5 pagi. Dina pulang diam diam melalui pintu dapur . Kebetulan sepi , Dina masuk ke kamarnya dan bersih bersih kemudian tertidur .


Ketika pukul 7, sebuah tangan mengusik tidur Dina . Dina pu bangun tetapi masih sangat ngantuk . Dengan mata 2 watt Dina memandang .


" Kamu ngantuk berat,ujar Derren .


" Hmmmm...sangat...," ujar Dina."


" Yukkk...kita berangkat ke bandara,ujar Derren . Sarapan di pesawat aja ya Din...," ujar Derren .


Alya mengangguk .


Setelah bertukar pakaian mereka turun dan Alya langsung berpamitan dengan mama dan papa nya . Serta berpamitan dengan kakek , nenek , Bian dan Claudia .


Mama dan papa akan menyusul mereka beserta kakek . Mereka akan berangkat besok .


Derren dan Dina pun memasuki mobil . Seorang supir keluarga Derren membawa mereka ke bandara . Derren melalui jalur khusus , karena tanpa Dina duga mereka melakukan penerbangan dengan Jet pribadi milik Derren .


Dina permisi ke kamar mandi . Dan Derren sibuk menelepon di sebuah ruangan . Bersamaan dengan itu , Aldi keluar dari ruang jalur jet pribadi . Menyebabkan Dina dan Aldi tidak bertemu di jalur khusus buat pesawat jet pribadi .


Dina kemudian menemui Derren . Mereka pun memasuki pesawat . Dina sudah mengatakan pada keluarga nya , pada teman nya siapapun menayakan dia di mana ,jangan pernah katakan . Dina mau memulai hidup yang baru.Itu pesannya . Dan semua menyetujui sikapnya . Terlalu banyak Dina merasa kekecewaan karena sakit yang dia alami . Dan dia berharap pengobatannya berjalan dengan lancar .


🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜🏜


Jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2