Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Berkumpulnya Kecebong


__ADS_3

Tanpa Dina dan Aldi ketahui, Kelompok kecebong datang ke Canada , untuk menghadiri wisuda Aldi , mereka memberikan kejutan manis buat Aldi dan Dina .


Ketika Aldi ,Dina dan kedua orangtua serta mbak nya Aldi keluar dari barisan ,karena acara sudah selesai , mereka menuju ke pintu , dan sangat terkejut disana sudah ada Firman , Aisyah, juga Wesliy .Melani, dan Jack bersama putri mereka juga datang . Melani sudah melahirkan beberapa bulan yang lalu.


" Ehemm...ehem...bisa juga romantis suamimu ini Din....ujar Aisyah ."


" Nagalahin romantisnya Firman...," ujar Aisyah .


" Sebenarnya aku malu banget , nih mas Aldi ngapain jemput ke kursi..., eh ...tadi kita kan main game mobile legand , kalian dimana mainnya ? gak curiga deh...kalian bisa datang menghadiri wisudanya Aldi ".


" Main di mobil la....kamu tau Al...nih ....baby ku sampai gerah, yah di korbanin lah kami ke cafe , ladenin kamu main , kenapa sampai bisa ngajak main game , kamu itu lagi menghadiri wisuda suami ter........cinta.....," ujar Melani menahan senyum .


" Bosan dengan ceramah , " ujar Dina .


Semua nya pun tertawa .


" Kalian datang ke markas emak , emak ada masak buat syukuran, ujar mama Aldi ."


" Kalian ikut mobil Van kami aja, muat nihhh...," ujar Firman .


" Bentar ya..." .


Dina menuju mobil mama dan papa Aldi .


Dina tersenyum seperti menemukan harta karun . Membuka heels nya dan memakai sendal jepitnya .


Mbak Ratih dan mbak Elsa tertawa .


Mama dan papa Aldi juga tertawa .


" Mbak pulang dulu ya Din , di rumah sudah ada ketiga jagoan mbak , sama daddy nya , yang lagi nungguin , mbak Elsa juga , kedua anak cowoknya udah bolak balik Wa dan telepon , kedua lelaki di rumah kepayahan mengurus anak ".


" Iya mbak...Dina gabung sama teman ya mbak ."


Dina memeluk kedua iparnya yang baik .


Mama dan papa juga pamit .


Dina melangkah dengan santai menemui temannya .


" Waduhhh...cakep - cakep nyeker pakai sendal jepit....," ujar Melani tertawa ngakak, di ikuti teman yang lain.


Semua tertawa .


Aisyah memeluk Dina .


" Aku merindukan mu Din....," ujar Aisyah .


" Ku juga Syah....".


" Mel....sini princes Nata , pinjem dulu."

__ADS_1


Melani memberikan putrinya yang berusia 5 bulan pada Dina .


" Hmmm...tembem banget sih. ...bakpau nya ...gemez Aunty nya sayang...."


" Bagusan kita cetak duluan ya Din...cepat dapatnya , nih kita udah mau 1 tahunan gak isi - isi , yang nyuri - nyuri cepat dapat dehhhhh".


" Kalian bergosip....,aku dengar lohhhhh...."


Mereka pun tertawa .


" Kalian punya suami , bibitnya gak unggul kali ....., kalah sama bibitnya Jack , 1 kali udah jadi ...., mana pricess Nata cakep lagi, " ujar Melani tertawa.


" Ajarin racikannya apa Jack....," ujar Aisyah.


Semua pun tertawa .


Nata memeluk erat Dina .


" Ehhh Jack...tunggu bentar ya...kalian disini aja , yuk mas Al...temani Dina turun ."


Kening teman - teman mereka berkerut .


" Kamu mau ngapain sih Din.....?"


" Aku pinjam proces bentar ya....," ujar Dina .


Tidak ada yang boleh turun , dilarang keras .


Aldi tersenyum .


" Sejak Nata lahir , kita belum kasi hadiah mas , lihat nih mas...banyak banget sepatu cakep," .


Dina membeli beberapa pasang sepatu , juga baju , serta mainan , Dina juga membeli baju dan mainan buat anak mbak Ratih dan mbak Elsa .


Pegawai memasukkan beraneka barang di bagasi mobil. Dina gak mau Aldi membayar semua itu, tapi Aldi gak mau , berkeras membayar semua belanjaan .


Nata sangat bahagia saat dalam gendongan Dina , Nata tertidur terlelap . Dina mengelus pipi bakpaunya di dalam mobil , terlihat Aldi memandangi Dina .


" Kita kapan ya Din...dikasi baby selucu ini, ujar Aisyah "


" Kalian punya dokter nih , konsultasi gratis , " ujar Melani .


" Kamu udah pernah cek kandungan Syah ? " tanya Dina .


" Gak pernah Din...aku takut...," ujar Aisyah .


" Harusnya di cek sih...beberapa bulan lagi tepat kita setahun menikah , kalau aku kan memang di diagnosa susah punya anak , kalau kamu kan selama ini gak ada keluhan , " ujar Dina .


" Din...ternyata , gitu menikah ...keluarga selalu bolak balik nanya , apa udah isi atau belum ? eh si x baru nikah , udah hamil lo ...sepupu kalian juga , eh...teman kamu sekantor udah hamil , kamunya kapan ....ngerasa gak sih semacam tekanan gitu ke kita nya , " ujar Aisyah .


" Kaya...kerasa seperti ada batu , di letakkan di atas dada , tanpa kita tau jawab nya apa , " ujar Dina .

__ADS_1


" Orang - orang selalu gitu , begitu punya anak 1 , di tanya , kapan nambah lagi , kalau anak - anak berturut - turut cowok , pasti masih di tanyain , apa gak mau nambah anak lagi, manatau dapat anak cewek , kalau yang punya anak cewek di tanyain apa gak mau nambah anak cowok, " ujar Melani .


" Keluarga Aldi dan keluargaku kan sudah tau masalah kami apa , mereka gak banyak ngomong apa - apa...tapi namanya menikah ...pasti kan pengen merindukan baby secakep ini , ujar Dina memandangi Nata . "


" Aku tetap berobat sama dokter Roberth , sama Aldi atau sama profesor , jangan berpangku tangan juga kan , harus usaha , doa , dan semua di upayakan . Jangan sudah di diagnosa gimana - gimana gak rutin ngecek , bagusnya kan ikut bayi tabung , terapi atau inseminasi buatan , tehnologi sudah maju ".


" Jangan tertekan Syah.....gak usah di dengerin , Firman selama ini kan sangat perhatian , kalian berdua cek aja , trus solusinya ke depan jadi tau , jangan di biarkan , bulan cepat berlalu , usia kita bertambah , bukan kita aja seperti ini , pejuang garis dua merah itu banyak lo Syah...aku ikut dalam forum mereka , kadang saling menguatkan dan saling share . "


" Ada cerita melakukan melakukan IVF ( In vitro fertilization ).


Setelah gagal 3 kali , ada gagal 5 kali , mereka tetap berjuang dengan dukungan suami dan keluarga .Bisa nangis membaca cerita haru perjuangan mereka ."


" Princess nya pinjam dulu ya....ku mau nikmati jadi mami angkatnya , hehehee..nyulik princess dulu , emaknya mam aja dulu nanti , ku masih gemez liat boneka hidup...," ujar Dina .


Mereka pun sampai ke mansion keluarga Aldi . Dina membawa Nata dan meletakkan Nata di kamar mereka .


Aldi melihat Dina begitu suka dengan bayi perempuan , walau anak kedua mbak nya sering bermain dengan Dina dan Aldi , tetapi Dina sangat antusias melihat pakaian anak perempuan, pada bagus dan lucu - lucu . Dina membuka kebayanya , dan mengganti atasan dan celana jeans selutut .


Aldi juga sudah mengganti pakaiannya menjadi pakaian biasa .


" Mas....andai kita punya baby gini , pasti beda yah...dia selalu di apit di antara kita , " ujar Dina .


" Kita imseminasi aja yaang...apa mau ? " .


" Baiklah....kita juga udah bersama , hanya 2 bulan lebih lagi , Dkna wisuda . Kita akan pindah ke Jerman juga ."


" Boboknya udah 2 jam lebih , enak banget , nyenyak...".


" Kecapekan juga , di bawa nungguin acara wisuda , " ujar Aldi.


Mereka pun tersenyum saat melihat Nata tersenyum pada mereka berdua , ketika membuka mata nya .


" Ih....menggemas kan banget...".


Dina mencium kaki Nata dan menciumi tangan Nata , Nata tersenyum .


" Yukkk gabung ke bawah yaaang ".


Dina dan Aldi pun ke bawah .


Dina memberikan Nata pada Aldi , Dina membagikan maianan dan baju buat ponakan nya .


Anak mbak Ratih dan mbak Elsa sangat bahagia .


Dina membelai rambut ke 5 ponakan nya , semua jagoan .


🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2