
Rasanya sudah sangat lama tidak menikmati hari seperti ini , membaca buku , ngemil kentang goreng dan ayam goreng ,serta minum soda , please 1 hari ini aja , dalam hati Dina .
Teringat saat bed mood , pelarian Dina selalu ke hal - hal yang bisa membuat dirinya bahagia .
Perlahan sosok itu membuat Dina terdiam .
Senyuman menjadi ciri khas nya .Kuping Dina pun di jewer .
" Hm.......melarikan diri buat hal sebebas ini ? "
Dina menutup wajahnya dengan buku .
" Dari mana tau Dina disini mas ? "
" Telepati....".
" Mas tau , kamu akan mengoperasi Trexie .Tepatnya besok ".
" Hmmm...., "ujar Dina.
Dina memukul tangan Dokter Derren yang mengambil 1 potong ayamnya .
" Ihhhh pelit banget sihhhh".
" Biarin....," ujar Dina .
" Mas sudah foto beberapa adegan kamu ngemil kentang , ayam dan soda , gimana yahhhh kalau mas kirim bukti autentiknya pada Aldi ."
" Jangan membesar - besarkan masalah pakdos....orang yang paling protektif itu hanya pakdos , bahkan menomor satukan yang namanya Dina , semua pekerjaan dan lainnya lewat...gak peduli apapun ."
" Kenapa ? apa nyesal udah putusin pertunangan kita ? ".
" Kalau mau balik , pakdos masih berharap ".
" Kenapa sih...dulu kamu gak nerima mas...tatap dokter Derren di kedua mata Dina ."
" Harusnya dok...aku itu gak milih siapa - siapa . Hidup seperti ini , sendiri rasanya jauh lebih bahagia ."
" Kamu berarti kecewa dengan pilihan kamu ".
" Gak....Aldi baik padaku dok...".
" Trus masalahnya ?"
" Aku orang yang kurang sabar , perasa , sensitif , akhir - akhir ini , semakin membuatku merasa mengambil keputusan yang salah ."
__ADS_1
" Kamu melarikan diri ? apa selalu begitu setiap ada masalah ?"
" Gak...murni kesepian dan merindukan Sky dan Trexie ".
" Apa karena proses inseminasi gagal sudah 3 kali kamu coba ?"
" Entahlah....Aisyah yang lebih komplit masalahnya , sudah mengandung ."
" Kadang pingin marah dengan Tuhan....tapi aku tak mampu ...."
" Kamu dalam masalah krisis jati diri , sama seperti banyak pasangan yang menikah , awalnya tidak masalah jika tidak memiliki keturunan , tapi ketika sudah menikah , perasaan mendamba semakin kuat ".
" Pakdos selalu jitu membaca isi hati Dina , benar...itulah yang Dina rasakan ".
" Semua itu lumrah , baiknya di bicarakan , toh Aldi juga gak menuntut apa - apa , Aldi tau kan , konsekuensi menikahimu ".
" Ketika teman - teman di sekelilingmu mengandung , yang duluan menikah kamu , mereka baru menikah , sudah mengandung.Lain lagi sepupu ,sahabat yang hamil , kamu langsung down....".
" Yah...merasakan perasaan seperti itu sangatlah berat ."
" Kamu tidak terbuka dengan suamimu , kamu memendamnya sendiri , kamu salah Din . Karakter orang beda - beda . Kalau pakdos mu ini , memang paling ngerti ,apa yang kamu pikirkan , dan pakdos mu ini , juga tau , Aldi juga pernah bersama denganmu, malahan lebih lama , dia juga pasti tau...., Dia hanya ingin memberimu ruang , memberimu waktu untuk cerita ".
" Dia sangat baik , kamu gak baca , perjuangannya untuk 2 orang wanita hamil, satu sang ibu kritis , dia selamatkan anak dan ibunya karena kasus tertembak, padahal sedang mengandung ? dan satu lagi kasus seorang ibu yang melahirkan prematur ."
" Gak tau, aku gak baca berita mas .Yang Dina tau , mas Aldi sibuk ."
" Bisa di bilang , pola ini menjebak .Ketika sosok berbeda , karakter berbeda , kenyamanan menjadi berbeda , " ujar Dina .
" Jangan balapan lagi , atau main game dan tidak tidur ".
" Hapal benar.....hahahahahaha".
" Kebiasaan mu seperti itu Din , kalau udah bad mood , makan ayam goreng , plus kentang , ikut balapan dan main game , kadang ninggalin rumah, holiday dan hp gak aktif .
" Ku udah berubah....pergi ngabari....hp malas ngecas sihhhh...bukan di matiin ."
" Gak manja , pingin di jagain 24 jam , hanya pingin berada di tengah keramaian , di tengah yang membuat suasana hati nyaman , apa salah ?"
" Gak....menikmati hidup harus , karena memaksakan sesuatu itu tidak baik ,".
" Yahhhh ayamku dok habisss....ini namanya sabotase...gak mau...pergi antri , beli....".
" Jangan makan banyak - banyak....".
" Ku baru makan se cuil doank , gak mau tau , cepat antri , beli ."
__ADS_1
" Baiklahhhh....hanya hari ini , besok - besok jangan lagi makan apapun ."
" Gak makan apapun mati lah pakdosz gimana sih...".
" Hehehehe...gak boleh makanan gini ".
" Ngerumput lagi , makan makanan sehat lagi ."
" Iya...baiklah....".
Terlihat dokter Derren sabar ngantri , Dina pun tertawa melanjutkan bacaan nya .
Akhirnya ayam goreng yang renyah berada di depan mereka , Dina dan dokter Derren berebut melahap nya .
Ketika Dina mau meminum soda nya , Derren langsung mengambilnya dari tangan Dina , dan meminumnya sampai kandas .
" Ihhh.....pakdos ....."
" Gak boleh minum soda...gak bagus buat kandungan ".
" Ini sesekali loh Pakdos , tega banget ."
Sebuah telepon memanggil Derren untuk kembali ke rumah sakit .
" Mau temani operasi gak...biar ada kerjaan ."
" Boleh..." ujar Dina semangat , maklum pengangguran , membosankan , " ujar Dina.
Di rumah sakit dokter Derren dan Dina pun bersiap , Dina langsung di ACC direktur, terlibat di dalam operasi .
Operasi itu sungguh sangat sulit , Dina dan dokter Derren sangat konsentrasi , akhirnya setelah 4 jam lebih , baru selesai . Dina pun melangkah mencuci tangannya , dan Dokter Derren tersenyum ke arahnya .
" Semakin handal.....dan semakin rapi , semakin teliti juga ".
" Makasih pujiannya pakdos , sesama rekan se profesi , makasih sudah di ijinkan turut melakukan operasi ini , kasus yang sangat sulit ".
Dina kemudian menuju ruangannya . Dina mandi dan menukar pakaiannya . Dina menuju ruangan Trexie , Trexie belum tertidur .Dian dan Trexie saling cerita , Dina memeluk Trexie , besok dia akan melakukan operasi pada Trexie .
Dina memebuka pesan Wa nya , masih dengan Aisyah yang sibuk dengan cerita kehamilannya . Dina membaca Wa dari Aldi , Aldi mengirimkan foto sebuah tangan yang di genggam .
Dan tangan itu memiliki cin - cin yang sama dengan Dina kenakan .
πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅
Jangan lupa like
__ADS_1
Vote
Koment