
Pagi itu , suasana kampus seperti biasa . Aldi dan Dina melangkah bersama . Demikian juga Melani mereka bertiga ngobrol seputaran materi lab mereka masing masing .
seorang pria menghampiri Dina .
" Dinnn......," ujar pria itu .
" Michel....," ujar Dina terkejut .
" Boleh minta waktunya sebentar? tanya Michel ".
" Boleh...," ujar Dina .
Kalian duluan aja yahhhh...," ujar Dina .
Terlihat wajah Aldi tidak menunjukkan ketidak sukaannya dan tangannya dia kepal .
" Din....tugas lab ini yah...," ujar Michel . Nanti tolong serahkan pada dosen .
" Kamu mau kemana Mich? gak masuk? tanya Dina ".
" Masuk Din...tapi tugas kelompok kamu aja yang kasi ke dosen . Dosennya galak ," ujar Michel tersenyum.
",Baiklah...," ujar Dina .
" Din...weekend kita jalan yukkkkk ," ujar Michel .
" Maaf Mich...aku gak bisa ."
" Apa karena Aldi ? anak kelas sebelah? apa dia pacar kamu? " tanya Michel .
" Dina tertunduk saja . Aku...belum mau pacaran mich.,Maaf...," ujar Dina .
" Aku duluan yah....," ujar Dina .
Dina pun melangkah menjauh .
Aldi mendatangi Dina di kelasnya .
" Michel bilang apa tadi Din...," tanya Aldi.
" Ngasih tugas lab Di ," ujar Dina .
" Dia menyukaimu kan Din...," ujar Aldi .
" Mungkin...," ujar Dina menatap Aldi .
Seorang mahasiswi mendekati Aldi .
" Hai Al...masih ingat kan denganku ? "
Aldi menggeleng .
" Minggu lalu kita bertabrakan di kantin , " ujar wanita itu . Kenalkan namaku Lisa Bernard .
" Aldi menjabat tangan wanita itu , Aldi Wijaya ."
Dina memandang suasana itu . Hatinya terasa perih . Baru kali ini dia merasakan seperih ini.Dina mencoba menyibukkan diri membalas Wa dari Aisyah .
Saat Dosen lab memasuki kelas . Semua mahasiswa serius dan terdiam . Dosennya sangat tampan .
" Din...aku balik ke kelas dulu ya . Nanti kita pulang bareng ," ujar Aldi .
" Aku masih ada keperluan Al . Kamu balik duluan aja . Nanti aku sama Yenna dan Sean Prayoga ada tugas makalah . Tuga berkelompok ," ujar Dina .
Aldi pun mengangguk dan bergegas menuju kelas sebelah .
Sang dosen yang menjadi boom baster nya kampus kedoteran , sangat cool dan kejam . Berwajah datar tanpa expresi , mulai beraksi . Berbagai pertanyaan dia lemparkan kepada mahasiswanya . Mahasiswa hanya beberapa saja yang mampu menjawabnya . Tetapi Dina beda . Dia dengan boombardirnya melahap semua pertanyaan pakdos Sean . Dengan berbagai argumen dan penjelasan komplit .
Darren Willer takjub . Dina menjadi mahasiswa nya ke dua yang sangat mengagumkan .
",Where are you from ," ujar pakdos Darren willer .
" I'm from Indonesia , jawab Dina ".
" Do you know Aldi , tanya pakdos Dareen Willer ".
",Yes I no him ," ujar Dina .
__ADS_1
",Are you at the same school as Aldi ? tanya pakdos Darren Willer " .
" Yes Ser ," ujar Dina.
" Kalian sesuatu ," ujar Darren .
Selama saya mengajar , ada beberapa mahasiswa yang punya kepintaran di atas rata rata . Kepintaran saja tidak di butuhkan seorang dokter . Ketelitian , pengendalian emosi , pengambilan keputusan , penganalisaan penyakit yang tepat , semua itu kompleks dan harus kalian perhatikan . Maka semua bisa selaras dan saya yakin kalian mampu melakukannya .
" Makasih Dina , lebih giat lagi meyerap ilmu ."
" Baik pak...," ujar Dina mengangguk .
Decakan kagum melihat sosok Dina . Sudah cantik,pintar dan low profile juga .
Tugas kelompok jangan lupa . Penyerahannya 2 hari lagi . 1 tim kelompok , 2 pria dan 2 wanita.Sudah saya bagikan kelompoknya ? " ujar Pak dos Daren .
" Sudah pak..," ujar seluruh mahasiswa di kelas .
Pakdos Daren menyuruh Dina menemuinya sehabis kelas di ruangannya .
Dina meminta Yenna menemaninya .
Dina mengetuk ruangan pakdose Darren .
" Silakan masuk ," ujarnya .
Dina pun masuk . Tercium wangi khas pria itu di dalam ruangan ini .
" Kamu sudah punya pacar ? " tanya pakdose Daren .
Alis Dina berkerut .
" Maksudnya pak ? " tanya Dina.
" Saya tertarik dengan kamu.Sejak pertama melihatmu di kampus ini . Apa kamu mau menerima saya menjadi pacarmu?,"tanya sang pakdose langsung.
Dina sangat terkejut.
" Pakdose,bukankah seorang dosen dilarang berpacaran dengan mahasiswanya ? " ujar Dina .
" Kampus ini milik orangtuaku . Semua sebisa kita . Lagian ortu ku akan diam saja . Mereka kewalahan menjodohkanku . Mereka mendesakku menikah . Tapi ....aku telah menemukan wanita yang membuat jantungku berdenyut . Seorang wanita yang bisa mengganggu tidurku dan rasa gelisahku ," ujar pakdose Darren .
Darren mengerutkan alis .
" Apa arti tajir melintir ? tanyanya ".
Dina pun menarik nafasnya dengan kuat .
" Huhhh...gini gue kalau ngomong sama bule . Gue geram sendiri , dia gak ngerti ngerti . Gimana mau jadi istrinya . Dia suka makan keju , gue ennnek makan keju . Gue suka makan nasi padang,diannya ogah makan sambal ."
🤣😂🤣😂🤣🤣😂.
" Maaf pak . Bapak sama saya ibarat langit dan bumi. Saya menolak bapak dengan tegas . Jangan tekan nilai saya , jangan putuskan beasiswa saya . Profesional okey ujar Dina dengan tegas menghapus keringatnya ".
" Saya permisi pak , ujar Dina dengan wajah
kesal ".
Daren bukannya marah , dia malah tertawa melihat reaksi lucu seorang Dina . Senyumnya merekah . Dia akan mengejar dan menahlukkan gadis itu , tekadnya .
Dina dan Yenna berjalan . Mengambil pakaian lab mereka . Mereka pun memulai tugas kelompok mereka .
🦔🦔🦔🦔
Terlihat dari jauh , Dina , Sean Prayoga , Yenna dan Alan West berjalan bersama keluar dari kantin . Mereka sesekali berdebat . Terlihat Alan malu malu menatap wajah Dina. Sean dengan berani menunjukkan rasa sukanya pada Dina.Sedangkan Dina terlihat dalam mood yang berantakan.Aldi bisa melihat itu semua.Aldi sangat cemburu.
Aldi pulang duluan ke apartemennya .
Sekitar pukul 4 sore . Dina menekan bel apartemen Aldi .
Terlihat wajah lelah seorang Dina .
Aldi memberi Dina segelas air .
" Minum Din...," ujar Aldi .
Dina pun meminum air itu .
__ADS_1
" Al...ujar Dina , kita ke restoran kan hari ini ? ," ujar nya .
" Ya Din...," ujar Aldi .
" Tadi Siang aku sudah masak 6 menu tambahan Al....di bantu beberapa pekerja ."
" Untuk menu malam ini kita duet masak yukkkk...," ujar Dina .
" Wajahmu kenapa Din....ada yang mengganggu suasana hatimu ?," ujar Aldi .
" Al....tau kan pak dos Darren ? " .
" Tau...dosen kece pemilik kampus,dosen bedah terbaik di Jerman . Cool , belum menikah , pewaris kerajaan bisnis se Eropa dan sebagian Asia ."
" Dia mengajakku berpacaran dengannya...," ujar Dina .
" Gak...gak boleh...," ujar Aldi memeluk Dina dengan erat .
" Kamu wanitaku Din....," ujar Aldi .
Hati Dina sangat bahagia . Pipinya bersemu merah .
" Wanitaku...? tadi wanita bernama Lisa Bernard menggklaimu ," ujar Dina Ketus .
" Tuh anggota kelompokmu juga menggklaimu , Alan si pemalu dan Sean prayoga sang agresif ujar Aldi mengungkapkan rasa cemburunya ".
" Kamu cemburu Al ? " Tanya Dina.
" Sangat.....," ujar Aldi .
" Kita pacaran yuk Din....kalau gak kita menikah aja ," ujar Aldi serius .
" Apaaan sih Al...Dina memukul pelan dada bidang Aldi " .
Aldi menggenggam tangan Dina . Kemudian menarik Dina sehingga terjatuh di badannya . Aldi menarik tengkuk Dina dan mencium Dina .
" Ihhhh...ciuman pertamaku....," ujar Dina .
" Ini juga ciuman pertama ku Din...ujar Aldi , apa menyesal aku mengambil ciuman pertama mu ?" tanya Aldi .
Dina menggeleng .
Aldi kemudian menyentuh bibir tipis Dina . Kembali ******* bibir Dina dengan penuh perasaan .
" Please wanitaku...maukah kamu menerimaku menjadi pacarmu dulu ? setelah kita selesai kuliah,menikahlah denganku sayaang...," ujar Aldi .
" Maukan....," tanya Aldi .
" Ya Al...mari kita pacaran,. Jangan dekat dekat dengan perempuan . Hatiku perih...," ujar Dina menunduk .
Aldi tersenyum memeluk Dina denga erat .
Akhirnya penantian ini terjawab honey....," ujar Aldi .
Aldi mengirim foto Dina Dan Aldi di cafe milik Aldi .
Aldi mengirim foto masa masa mereka SMP , hingga SMA .
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Happy reading guysss
Status kami sah menjadi pacaran.....
ketik Aldi di group kecebong .
" Aku memborgol Dina . Dina Dinanta hanya milik seorang Aldi Wijaya ."
Yeyyyyyyyy.......akhirnya Aldi dan Dina jadian guyssss
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa Like
Vote
Koment
__ADS_1
Happy reading guysss