Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Tunangan


__ADS_3

Undangan pun sudah di sebarkan . Kakek Dinaenyiapkan semua dengan expres . Darren membagikan undangan pada ke 3 dokter pengagum berat Dina .


Mereka syok membaca nama itu .


" Bro....kamu diam - diam menikung...," ujar mereka .


Dokter Glen meninju lengan Darren.


" Kamu penghianaaaaattttt...," ujar dokter Glen .


" Aku gak rela, " ujar nya .


" Kamu mengambil jantung hatiku dok....," ujar Ken .


" Kamu menikung ku di beberapa awal lap ," ujar Glen .


" Emang balapan motor GP? " ujar Darren tertawa .


" Kalian harus iklas.Orang tampan dengan krang cantik itu serasi , kalian wajib datang, " ujar Derren dalam senyumannya .


" Aku patah hati sedunia . Apalagi mereka akan go to Rusia . Disana Dina akan melanjutkan spesialisnya . Dan dokter cinta ini pun mengikuti tunangannya , " ujar Gres .


" Hancur hati adek bannnngggggg...," ujar dokter Gres .


" Kamu agresif banget sih....mana ada cewek yang ngejar - ngejar cowok , anehhh...yang adanya cowok ketakutan , " ujar dokter Samuel .


" What????? kamu sudah nikung , malah hijrah ke Rusia . Yang benar aja broooo ," ujar Ken .


" Benar....Jumat aku sudah berangkat . Dan akan bekerja di rumah sakit keluargaku, " ujar Derren .


" Keren...keren....dapat istri tajir melintir , juga , kamu juga pewaris kerajaan bisnis . Hmmm.....semakin glowing aja....," ujar dokter Samuel .


" Aku duluan ya...lagi sibuk...," ujar Derren sambil tertawa di lorong rumah sakit ."


" Ciyeeee...lagi dimabuk cinta. Lebay amat bangggg...," ujar dokter Gres .


Dina barusan beristirahat , dan meletakkan wajahnya di meja kerjanya . Hatinya sangat perih . Begitu lama berjuang , tetapi memiliki akhir yang berbeda . Dina memegang dadanya dengan sebelah tangannya . Menutup matanya dalam perihnya. Tidak setetes air mata pun mengalir .


Mama dan papa nya mendukung apapun keputusan Dina . Mama dan papa Dina susah datang dari Inggris beberapa hari yang lalu .


Siang itu , Dina dan Darren makan bersama di sebuah reatoran dengan mama Ani dan papa Chris,rangtua Dina.


Darren sangat tulus mencintai Dina.Terlihat dari cara Darren menatap Dina,sekaligus memperhatikan Dina .

__ADS_1


Jauh di meja lain,mama Rina dan papa Damar , orangtua Aldi duduk juga sedang bersantap siang.Mama Rina menghentikan suapannya ketika melihat soaok wanita yang dicjntai anaknya.Terlihat wajah itu menyimlan kesedihan dan berusaha untuk tersenyum.Hati mama Rina sangat sedih,dan matanya berkaca kaca. Dia tau....pasti Dina sangat kehilangan Aldi.


Sejak Sd mereka berteman. Aldi menyukai Dina teramat dalam.Demikian juga Dina.Masa masa Smp dan Sma mereka begitu bahagia. Juga masa kuliah. Mama Rina sering melihat kebersamaan anaknya , perjuangan mereka. Hatinya sangat sakit . Sejak dia tau , Aldi dan Dina pisah , karena Aldi menceritakan semua apa yang terjadi pada mama nya , sejak saat itu hati mama Rina sedih . Dia melihat Aldi menyibukkan diri dengan studi nya.Berusaha menutupi rasa sakitnya . Bahkan ketika bertengkar antara Aldi dan papanya soal pengambilan spesialis nya , Aldi mengatakan.Dia akan menyembuhkan Dina . Dan Dina akan sembuh dengan kedua tangannya sendiri.Tidak ada siapapun yang bisa memisahkan mereka lagi


, " ujar Aldi .


Papa nya hanya duduk terdiam .


Sedangkan mama nya tersenyum . Menyemangati perjuangan anaknya .


Dina sudah selesai makan , Dina pun permisi ke toilet . Mama Rina yang melihat keadaan itu , tidak peduli lagi dengan makanan nya.Dia berdiri dan menuju ke toilet . Menunggu Dina keluar dari kamar mandi .


Ketika Dina keluar , tangan mama Rina menarik Dina ke samping . Ke sebuah ruangan yang tepatnya ada sebuah kusri panjang dan ada kolam ikan disana .


" Lama tidak melihatmu Din....Emak mu ini merindhkan anaknya ," ujar mama Rina .


Dina memeluk wanita itu , menghapus air mata .


" Emak sama babe sehat ?" tanya Dina .


" Seperti yang kamu liat nak...," ujar Mama Rina .


"Kenapa pisah dengan Aldi?," tanya mama Aldi .


mirip artis artis di invotemen ," ujar Dina sedikit melucu , agar mengurangi rasa sedihnya.


Sebenarnya Dina pingin menangis di hadapan wanita ini,wanita yang melahirkan orang yang sangat di sayanginya dan sekaligus sangat dicintainya .


" Aldi akan mengobatimu . Dia sangat gigih belajar , dan meimba ilmu di Canada.Dia akan menyembuhkanmu ," ujar Mama Rina .


" Dia sampai bertengkar dengan papanya . Ketika papanya memaksa dia mengambil jurusan bedah , ternyata dia mengambil spesialis kandungan . Aldi bilang dengan kedua tangannya dia akan menyembuhkanmu . Menjadikanmu wanita sempurna dan memiliki anak " ujar Mama Rina .


Air mata Dina luruh seketika . Begitu perih hatinya.


" Maaf maa.....maaf....mungkin kami tidak berjodoh . Lusa Dina akan tunangan dengan Dokter Darren . Dan jumat Dina akan ke Sebuah negara . Dina akan melakukan pengobatan dan akan menjalani operasi . Dina harap mama merahasiakan ini semua . Datanglah mak di acara pertunangan Dina ,doakan Dina ya mak....," ujar Dina .


" Mereka menerima keadaanmu kan Din?sampai saat ini emak menyesali sikap dan sifat babe , kenapa dia membuat kalian smapai di titik ini


," ujar mama Rina sampai menangis terisak isak .


" Sudahla mak...Aldi teramat baik . Dia sangat suka dengan anak anak . Ponakannya saja sangat dimanjanya . Dina tidak bisa menikah dengan orang yang berputra tunggal mak.Dokter Darren punya saudara laki laki . Keluarganya tidak menentang hubungan kami . Mereka menerima apapun keadaan Dina . Mereka melamar Dina.Dan Dina akan pergi dari negara ini.Emak jaga kesehatan ya.Doakan Dina sembuh mak ," ujar Dina menunduk .


" Kamu gak kasihan lihatbAldi yang sedang berjuang untukmu Din?" ujar mama Rina .

__ADS_1


" Dina gak pantas ma....ujar Dina menunduk.Kembali rasa sakit dan nyeri di dadanya . Sangat sakit perasaannya dengan ini semua ."


Sebuah langkah memeluk Dina dari samping .


" Kenalkan bu...saya dokter Darren,ujar suara itu menyalam dengan penuh hormat pada wanita di depannya ."


Mama Rina menghapus air matanya.


Mama Rina melihat pria itu sangat tampan , dia bisa melihat , pria itu sangat baik,peduli,mencintai dan menyayangi Dina . Perasaannya pun sedikit lega,Dina tidak bertunangan dengan orang sembarangan.


Dina membuka tas nya , menyerahkan sebuah undangan berwarna biru tua ke tangan mama Rina .


" Emak dan babe datang ya....hanya acara sederhana.Dina harao emak menyimlan berita ini . Jangan sampai mengganggu study Aldi," ujar Dina .


" Dina pamit ya mak...," ujar Dina memeluk wanita di depannya.


Air mata mama Rina pun mengalir dengan deras .


" Dia pun berkata mama akan datang nak. Mbak Ratih dan mbak Elsa juga akan datang melihat hari bahagiamu . Kamu harus bahagia dan berjanji sembuh . Mama akan mendoakanmu nak...," ujar mama Dina .


Darren dan Dina melangkah ke meja .


Mama Dina bertemu di toilet dengan mama Ani . Mereka saling bercerita dan juga menangis bersama .


Dina tau melihat mata mamanya merah . Dina hanya Diam dan meminum air mineralnya .


" Din...Claudia akan menjemputmu untuk melakukan perawatan di rumah kakek . Segeralah pulang,dan jahui Dimas . Mama takut Dimas menculikmu ," ujar mama Ani tertawa .


" Gimana mau menculik ma...Dimas itu sangat baik . Menangis bombai karena Dina mau tunangan. Taunya main gitar di teras memekakkan telinga setiap Dina pulang. "


" Bian bilang dia pengemis cinta, " ujar Dina menahan tawanya .


Hanya dengan cara ini dia bisa bertahan.Menutupi kesedihannya yang tiada seorangpun mengerti .


🐥🐤🐥🐤🐣🐥🐤🐥🐣🐥🐤🐣🐥🐤🐣🐥🐤


Jangan lupa like


vote


koment


happy reading guysssss

__ADS_1


__ADS_2