
Celine sudah pulang dengan taxi online ke hotel , sedangkan Dina memandang handphonenya , mencoba mencari taxi online .Tiba - tiba sebuah suara meneriakkan namanya .
" Din...ayuk naik...".
Dina bengong , melihat dokter Derren berdiri disamping sebuah mobil .
Dina pun memasuki mobil tersebut .
" Mas mau melihat Villa kamu , kan udah janji ".
" Hmmm....baiklah .Tapi mas Aldi di rumah ".
" No problem kan...."
Dina hanya membuang pandangannya .
" Bisa pulang semalam ke hotel pakdos ?"
" Bisa....maps nya lagi bagus jaringan , coba kalau lagi lemot , kebayang , tiduran di jalan , hanya karena dugem 6 cewek cupu , " Derren tertawa .
Dina pun turun dari mobil dokter Derren .
" Mobil dari mana pakdos ?"
" Rental....kan cuma 4 harian , ini fasilitas dari seminar , " ujar Derren .
" Keren ahhhh....,kapan punya fasilitas seperti itu yahhhh, hehehehehe ".
" Kamu hanya butuh beberapa tahun saja Din , untuk di posisi saya , lanjutkan S3 nya , biar komplit ".
" Sebenarnya Dina sudah mengambil S3 pakdos , tapi sistim online selama ini , setelah pulang dari sini , Dina mau kuliah langsung saja , seminar ini membangkitkan semangat juang , kalau sistim online kan , gak kenal sama teman dan pak dos nya . Walaupun dalam perkuliahan online , ada juga beberapa kali pertemuan di adakan , sayangnya Dina melakukan operasi.,.jadi selalu gak datang di pertemuan ."
" Aldi apa tau kamu kuliah online S3 nya Din ?"
" Gak ada yang tau...hanya Bian .Karena ini inisiatif Bian yang daftarkan dan bayar semua , Dina juga terkejut , dan semua Bian rahasiakan dari keluarga , kami takut kena marah , karena se abrek banget rutinitas Dina ."
" Pakdos...maskin mie goreng...lagi pengen nih....".
__ADS_1
" Nanti si brewong tambah ngembek...,"
" Please....susah lama gak masakin , kangen mie goreng nya pakdos ."
" Yuk...masuk...".
Dina memang sudah menyuruh bibk membeli keperluan dapur , dan sudah membeli mie di pasar , mi vegetarian dalam kemasan kering ,dan tinggal disedu, lalu di tumis .
" Nih pakdos , buruan masak ."
" Siap masak , saya bakal ubrak abrik kediaman rahasiamu ini , juga pingin punya sebuah tempat rahasia senyaman ini , memanjakan diri , dari kesibukan , perlu juga , hehehehe....".
Dina menyuruh dokter Derren memasak mie goreng , Dina teringat , dulu sewaktu mereka bersama, dokter Derren memang sering memasak sesuatu buat Dina .
Pakdos Derren tertawa karena guyonan dari Dina .
Aldi menatap kebersamaan itu , Aldi sangat cemburu . Aldi kembali ke kamar tidur , duduk di teras , meredam rasa cemburu nya .
Dina dengan lahap memakan mie buatan pakdos Derren .Derren sampai tertawa melihat mimik Dina seperti kelaparan .
" Tempat yang menyenangkan....ujar dokter Derren ."
" Sebenarnya tempat ini , sudah gak begitu nyaman , penyusup membeli tanah sebelah , dan dia membangun juga villa nya disini ."
" Penyusup siapa ? ".
" Mas Dimas la....sang pengamen....".
" Kalau dia ada disini , pasti lebih sibuk dan heboh .Untung mas Bian gak bilang , kalau gak , bukan ketenangan yang ada pakdos , malahan keributan ".
Derren pun tertawa ngakak .Inilah Dina , selalu lucu , dan kalau cerita pasti buat guyonan , suasana santai dan gak membosankan .
" Ehhh...si brewok gak nampak nih...".
" Tadi udah ngintip , naik lagi ke atas , biarkan aja , laki - laki ngambeknya parah . Dianya kalan bareng cewek , boleh . Giliran pakdos datang kesini , wajahnya super mengerikan ."
" Kamu liat dari mana ?"
__ADS_1
" Pantulan kaca , tuhhh...tunjuk Dina menahan tawa ."
" Mau ke lantai 2 pakdos ? "
" Boleh ....," ujar Derren .
Dina menunjukkan beberapa tempat , ruangan nonton , ruangan keluarga .
Dina mengeluarkan dari sebuah laci lemari , sebuah drone .
" Dina membawa dokter Derren ke rooftop , nih pakai punya nya bian , " ujar Dina .
" Keingat dulu kita sering main drone di rumah sakit , karena bosan , " ujar Derren tertawa .
Dokter Derren mengoperasionalkan drone nya , terlihat dokter Derren begitu piawai .
" Sini pakdos , saat nya menunjukkan kepiawaian , percuma udah dilatih pakdos , hehehe...." .
Dina pun dengan piawai mengolerasionalkan drone nya , Dina sengaja menyusuri sekitar balkon kamar mereka , Dina tersenyum , pasti brewoknya disana , Dina mengintip di sebuah sudut , memutar balik Drone nya , sedangkan dokter Derren tertawa melihat aksi Dina .
" Brewok nanti tambah marah , dia tau kamu masuk club , udah langsung terbang pada saat itu juga , kamu kebayang kawatirnya dia ."
" Sama dengan pakdos ....,"ujar Dina tersenyum .
" Andai kita duluan ketemu , bakal seperti apa yah cerita kita , " ujar Dina .
" Apa kamu bahagia dengan pernikahan kamu Din.... ? " .
Dina terdiam.
ππΏππΏππΏππΏππΏππΏππΏππΏπ
Jangan lupa like
Vote
Koment
__ADS_1