Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Persiapan Keberangkatan


__ADS_3

Mereka pagi ini memasuki pesawat.Aldi gak mau tau,begitu Dina duduk di tempat duduk pesawat,Aldi langsung duduk disana. Sedangkan Dewa terpaksa duduk di 2 kursi dari belakang tempat duduk Aldi dan Dina. Padahal Dewa sudah mengatur agar dia duduk di samping Dina.Aldi yang mengetahui pada saat terakhir, bergegas naik ke pesawat duluan .


Pagi itu gerimis , sehingga Ac pesawat merasa dingin .


Aldi mengambil jaketnya , dia melihat Dina hanya memakai kaos putih sebagai atasan dengan jeans hitam bawahannya .


" Pakai ini Din...," ujar Aldi memberi jaketnya pada Dina .


" Kamu pakai Apa Al ?," tanya Dina .


" Aku pakai ini , Aldi mengambil hoodie nya dan memakainya ."


" Makasih ya Al...," ujar Dina .


Aldi pun tersenyum .


" Al...besok sore temani beli keperluan selama di Jerman ya . Aku mau nyari syal, beberapa jaket dan hoodie, disini pasti harganya lebih murah ," ujar Dina .


" Baiklah...memang harga disana jauh lebih mahal. Buatan lokal gak kalah kok Din dengan buatan sana . Syal kita butuh banyak , agar leher kita hangat , suara gak jadi hilang akrena cuaca dingin ," ujar Aldi .


" Melani apa gak ikut ?," tanya Aldi .

__ADS_1


" Melani gak mau repot beli Al...maklum kaum borjuis , " ujar Dina tertawa.


" Kalau barang kamu banyak , nanti titipin aku aja ," ujar Aldi .


",Beneran? ku bawa jaket , mama bilang disana kalau musim dingin , sangat dingin,apa benar ?," tanya Dina .


" Benar la.....," ujar Aldi .


" Akan sulit untuk pulang , sebelum selesai , ujar Dina . Aku akan merindukan mama dan papa ku Al...ujar Dina . Aku hanya memiliki mereka ," ujar Dina .


Dina memandang awan di langit . Begitu banyak awan kumulus , beberapa kali pesawat bergetar .


",Aku punya langganan jaket tebal dan murah . Kwalitas juga bagus Din . Harga bersahabat.Besok kita ke parikannya ya . Lebih murah Din dari pada sudah di shop nya ," ujar Aldi .


Aldi mengacak rambut Dina .


Selama perjalanan , Dina dan Aldi mendengarkan musik yang sama . Aldi memberikan handsfree nya sebelah pada Dina . Dina pun tertidur di bahu Aldi.Aldi memfoto pose itu , tanpa sepengetahuan Dina . Aldi sangat bahagia . Sementara Dewa wajahnya penuh kerutan melihat .


Aisyah dan Firman juga saling bercanda . Demikian juga Jack dan Melani . Sedangkan Wesliy duduk dengan Dewa .


Wesliy sama mandang ke arah Dina dan Aldi , Wesliy menahan perasaannya selama ini pada Dina . Welsiy tadi memasukkan dalam koper Dina Suatu bungkusan kado , ketika Dina sibuk mengepak hadiah pemberian dari temannya , Wesliy memasukkannya sekalian . Wesliy mengurungkan niatnya memberi kadoitu pada Dina di depan umum , agar hubungan pertemanannya dengan Aldi tidak berubah .

__ADS_1


Ternyata rasa suka,rasa kagum , rasa tertarik berkembang menjadi rasa cinta,yang tidak bisa Wesliy bendung . Anugerah cinta itu sangat indah,etapi mencintai dalam diam itu begitu menyiksa . Apalagi mencintai teman dalam satu group dan kita tau ada beberapa teman juga mencintai wanita yang sama .


Kalau di suruh memilih , kita akan memilih persahabatan dan cinta . Tapi sangat jarang mendapatkan kedua hal tersebut .


Wesliy akan kuliah ke Canada . Mengurungkan niatnya kuliah di Jerman . Toh kalau jodoh gak akan kemana . Wesliy gak mau menodai hubungan persahabatannya dengan Aldi . Kalau ngotot di Jerman mereka akan terlibat perselisihan . Sedangkan nanti Dewa juga akan melakukan persaingan . Aldi melihat sorot mata Dewa juga selalu pada sosok Dina .


Sosok Dina sangat membuat kaum lelaki terpesona . Keceriaannya , sesekali manja, hidungnya yang mungil, bibirnya yang tipis , wajah blasteran sedikit ada dia miliki , menurun dari papanya . Prestasi sangat memukau , mudah belajar sesuatu hal yang dia minati . Mempelajari gitar dan biola saja sangat jago , dengan bantuan Firman dan Aldi dengan cepat bisa . Sedangkan Aisyah dan Melani sangat kesusahan mempelajarinya .


Pesona seorang Dian Dinata , dimasa SMP dan SMA sangat membekas di hati para adik kelas dan pada kelas lain nya .


Aldi menggenggam tangan Dina . Memfoto nya juga .



Aldi meletakkan tangan Dina di atas tangannya . Aldi melihat sebuah cincin sanagt unik di jari tengah Dina . Cincin itu baru di beri mama nya Ani . Dina bilang itu cincin nenek nya dari papa nya.Nenek dari Papanya memberi cincin itu pada Ibu,saat orangtuanya tidak mendapat restu dari sang kakek .


Dina ada cerita pada kelompok kecebong soal cin cin tersebut .


🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼


Happy reading

__ADS_1


Tinggalin jejak dunkkkk guysss🐾🐾🐾🐾🐾


Makasih atas supportnya .


__ADS_2