Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Penerimaan Izasah


__ADS_3

Setelah berlatih hampir sebulan. Hari ini setiap siswa menerima surat dari sekolah. Siswa di harapkan datang ke sekolah pukul 9 pagi.Guna penerimaan izasah SMU. Dan Buat siswa yang berprestasi, sekolah langsung menghubungi orang tua,agar orang tua datang mendampingi anak-anak didik nya .


Pagi itu Dina uring - uringan. Memang sih lulus mendapat beasiswa ke Jerman. Tapi saat dia menanya mama dan papa nya, gak dapat pemberitahuan dari sekolah. Alhasil Dina pun bedmood.Merasa salahnya di mana yah, sewaktu ujian.Dia fokus, tapi yah apapun bisa terjadi bukan. Apa isian lembar komputer ada terkena air? keringat? gak....aku pakai sapu tangan, bahkan botol air minum di bawah meja di buat. Dan aku gak minum sama sekali selama test berlangsung. Ahhhhh...nasib....ukiran prestasi ku apa memang gak ada harapan yah ? dalam hati Dina .


Terlihat Aisyah sudah berani membawa mobilnya ke sekolah. Klekson pun berbunyi.


" Din...tuh Aisyah udah datang nak..., ujar Mama .


" Iya ma....bentar....," ujar Dina .


Dina bergegas membawa tas kecilnya , karena hanya menerima ijazah .


" Mama dan papa mu gak ikut bareng Din ?


," tanya Aisyah .


" Kayaknya mama sama papaku gak ada dapat panggilan dari sekolah deh Syah....ku rasa Aldi nominasi pertama kali yah.....tapi sudahla aku juga kan udah berjuang ," ujar Dina .


" Benar....yang penting kita udah berusaha.Ku juga gak dapat panggilan , biasa kan juara umum 5 besar orangtua di panggil, kakak kelas ceritanya kan gitu,dulu sama kita."


" Kita kok jadi goblok yah Syah....?," ujar Dina.


" Waktu test kita kumat kali yahhhh," ujar Aisyah tertawa .


" Ini hari terakhir kita ke sekolah. Aku yang pastinya mau fotoan dengan guru favorite ku.Pak Komo, pak Zoro dan ibu Going. Aku pasti merindukan mereka. Masa masa sekolah yang indah....," ujar Dina .


" Kejam deh....masa gak futu futu bareng daku cihhhhhh ujar Aisyah dengan manjanya.Kita akan terpisah benua Cin.....bayangin. Biasanya kita selalu menyusuri jalanan dengan sepeda motor scoopy black, tuh scoopy di kasi mama ke sepupu,sebelum di kasi, nanti pulang sekolah kita futu futu dengan scoopy ku dulu ya. Bukti sejarah jasanya banyak buat kita ber 2 Din...".


" Benar...kamu ingat,kita pernah kebalik naik scoopymuπŸ™ƒπŸ€£pernah kehabisan bensin dan menyorong motor sampai pompa bensin🀣pernah kelupaan markir di mana, sampai nangis nangis cari scoopy di mall. Rupanya nemu scoopy di pojokan, hahahahahha..." ujar Dina .


" Kita kadang konyol juga ya Din....ujar Aisyah. He eh.....apalagi kalau Melani ikut. Hancur deh dunia persilatan ".


" Dia paling aneh bawa motor, gak stabil gitu badannya. Kalau di peluk, dia gugp malahan nge gas.Sampai nubruk mobil orang. Hajap banget deh. Melani paling benci dengan si scoopyπŸ€£πŸ˜…πŸ˜‚ gak pernah lulus dia bawanya ," ujar Dina .


Ketika 500 meter mau sampai . Terlihat kaca mobil di ketuk .


" Waw...keren banget motor sportnya Al....," ujar Dina .


" Mau coba?,"ujar Aldi.


"Emang boleh ?," tanya Dina .


" Boleh dong. Kita seputaran lapangan dulu, kan masih 1/2 jam lagi ngumpulnya.Ku ajari bentar, pasti bisa. Gampang aja kok Din...," ujar Aldi .


" Kamu mau belajar juga Syah ?," tanya Dina .


" Gak...no...nehi nehi dendi...gak...ampun...lu aja Din. Jangan lupa akrobat di depan emak lu ibu Going,kesan terakhir buat dia Girl ".


" Sipppp...gue turun disini aja. Maklum test drive sebelum hebohkan emak Going ," ujar Dina .


Aldi dan Aisyah pun tertawa .

__ADS_1


Awalnya Aldi menjelaskan penggunaan setiap fungsi di kereta, fungsi rem,dan lainnya. Aldi membawa Agata berkeliling seputaran.Kemudian mereka berganti posisi. Dina di depan, sedangkan Aldi di bonceng di belakang .


" Din....ngeremnya lebih perlahan, nyendat kalau ngeremnya kontan ," ujar Aldi .


" Coba lagi...," ujar Aldi .


" Tambah kecepatan,oper gigi, ujar Aldi ".


" Baik...," ujar Dina.


" Belok kesana,dengan kecepatan standart


,"ujar Aldi .


" Sekarang kamu sendiri ," ujar Aldi .


"Bisa kan?tanya Aldi. Jangan lupa teori dan yang praktek tadi. Apa yang di perhatikan ."


" Oke...," ujar Dina. Dina memakai helm yang memang 2 helm di bawa Aldi. Dina pun melajukan motor sport Aldi, menambah kecepatan , berbelok dan kembali ke Aldi ".


" Pintar banget sihhhhh...," ujar Aldi .


" Gurunya jago ngejelasin ke murid ," ujar Dina tertawa .


Aldi mengacak acak rambut Dina .


" Duh....rambutku Di...ujar Dina dengan nada sangat kucu. Kemudian Aldi mengambil sisirnya dan menyisir rambut Dina ".


" Nih...Dina memberi karet, kemudian Aldi pun mengikat satu rambut Dina. Aldi sering mengikat rambut Dina,karena menurut Aldi semak,kalau Dina lagi belajar, mereka sudah terbiasa dengan saling memperhatikan. Aisyah dan Melani juga suka mengikat rambut lebat Dina ".


" Saatnya memberi pertunjukan sama bu Going yah Din....," ujar Aldi .


" Yuk....kamu yang bawa. Kalau mau mirip mobil waktu finis kamu lakukan, kamu tekan gas lalu roling dan memutar.Akan terlihat keren ,"ujar Aldi.


Mereka pun memakai helm. Dan Aldi di boncengan belakang .


"Jangan peluk gini ahhhhh ," ujar Dina.


" Nanti ku jatuh Din....," ujar Aldi .


" Kayaknya modus aja nih bawa motor sport keren.Minta di peluk yah ?," tanya Dina .


" He eh.....kapan lagi coba...," ujar Aldi .


" Dasar mesum dehhhhhh.....".


" Bukan mesum, tapi bucin.....ujar Aldi tetap memeluk Dina dengan mesra di belakang ".


" Risih banget sih Al....," ujar Dina .


" Lama lama terbiasa ," ujar Aldi.

__ADS_1


" Mama dan papa mu udah datang ? tanya Aldi ".


" Kamu apa ada di telepon emak sama babe? Dina menanya langsung ".


" Ada, kemarin udah di telepon ".


" Aku sama Aisyah kayaknya jeblok deh nilai kami, ujar Dina ."


" Aneh deh...kok bisa gitu ," ujar Aldi .


" Gak ada yang gak mungkin Di. Udah Ah....ku juga sama Aisyah gak mikir gimana gimana. Buruan nih, 5 menit lagi loh ".


Dina pun melajukan sepeda motor sport Aldi .


Dina melaju dengan kencang, saat sudah lumayan banyak siswa ngumpul di samping lapangan, Dina melakukan atraksi seperti mobil , berputar dan membuka helmnya, Aldi tersenyum .


" Beneran keren Din...," ujar Aldi .


" Din...boncengin....," ujar Aisyah .


" Naik...," ujar Dina .


" Pakai helm yah...ujar Dina. Maklum masih pemula ," ujar Dina .


" Pemula gini aja keren, gimana udah mahirnya ," ujar Aisyah .


" Sttt....buruan naik...," ujar Dina .


Dina pun membawa Aisyah keliling lapangan baket dan seputaran sekolah. Aisyah sangat bahagia .


" Ternyata bahagia itu sederhana ya Din....ujar Aisyah ".


" Walau prestasi jeblok,kita bisa happy nya pooolllll.Lain waktu jangan salah teknis lagi.Berjuang ya ngak...," ujar Dina.


" That's right say.....," ujar Aisyah .


Dina menyerahkan kunci motor sport Aldi .


" Makasih ya blo.....udah buat moodboster buat kami ber dua ," ujar Dina .


" Cama cama girl.Keyen abizzzz ," ujar Aldi dengan logat cadelnya .


Aldi pun memarkirkan sepeda motor sportnya di parkiran sekolah.


πŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ•β€πŸ¦Ί


happy reading guys


jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2