Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Pemborong Masal


__ADS_3

Dina tersenyum melihat keheboan keluarga besarnya , semua pasukan sangat bahagia .


Dina di apit oleh Bian dan Claudia .Sementara pasukan lain memisahkan diri, sibuk dengan apa yang mau mereka pilih .


" Bi...liat ini ...sepatu nya lucu ya Bi....".


" Yakin salah satu dari mereka girl ? tanya Bian menaik turunkan alisnya .Kalau boy ke 3 nya gimana ? hayooo."


" Kalau ada yang lahiran ku kasi kado Bi...ku suka baju baby girl imut dan lucu Bi....baju anak cowok hanya seputar kaus, kemeja , gitu- gitu aja ."


Tiba - tiba sebuah pelukan membuat Dina terkejut dan membuat dirinya membeku .


Dina berbalik ,dan Disana ada sosok Aldi di belakangnya .Senyuman Dina pun merekah .


" Ciyeee.....sampai segitu happy nya....goda Bian ."


" Sirik banget sih mas....".


" Liat apa yaaang ? " tanya Aldi .


" Dina lebih tertarik mengambil pernak pernik girl mas...dari pada pernak pernik boy , ujar Claudia tertawa ."


" Hmmmm....liat mas....sepayu baby girl menggemaskan , sayang 2 baby gak pernah mau tunjukin ***** nya....hehehehe".


Dina memilih beberapa sepatu prewalker dan aneka kaus kaki lucu .


Aldi mengambil kaus kaki buat anak cowok , dan sepatu anak cowok beberapa .


" Toko ini lumayan besar dan lengkap , semua pada kemana yaaaang ?"


" Jangan terkejut mas , semua pada bawa kartu dan sibuk shopping pakaian baby , kalau mas larang , mereka bakalan ngamuk .Kita ambil sedikit aja mas, nanti mama, papa , kakek dan nenek beli gak kira - kira ."


" Bisa buka toko bayi Din...kamu tau, waktu aku hamil , juga gitu , barang full kuar biasa banyak, sampai ada yang ke beli double .Aku sumbangin ke panti asuhan, mubajir banget Din ."


" Kamu bilang mubajir , tuh trolly mu banyak juga ngeborong , " ujar Dina .


" Aku suka barang unik , jangan marah donggg....ini limited edition ,hehehehe...mereka gak akan tau letaknya dimana , ini tadi hanya sisa 1 setiap size ".


" Bi....ini keranjang siapa ? tanya Dina bengong ."


" Keranjang daku la...masa dari tadi kamu gak liat ."


" Bi...ini banyak banget , pilangin gakkkk....ujar Dina dengan wajah cemberut ."

__ADS_1


" Jangan marah - marah girl.....


aku bekerja , uangku banyak buat siapa,? buatnkeluarga , buat isteriku dan anak .Kamu itu siapanya aku Di...?kamu sepupu kesayangan ku .Udah jangan banyak ngomel ".


" Pulangin gakkkkk....."


" Gakkk ujar Bian ngotot ."


" Aku gak mau temenan sama kamu Bi...kamu ngesalin."


" Kamu serius ?????"


" Mana bisa kamu tanpa Bian ,hehehehe..."


" Mengesalkan deh.....," ujar Dina .


" Jangan ambil lagi"


Dina memulangkan beberapa mainan.


" Ini terlalu banyak Bi....ujar Dina dengan tatapan mata membunuh ."


" Hehehehe....." Bian garuk - garuk kepala.


" Mas bantu Dina meronda...mereka akan kalap mata , membeli aneka barang , " ujar Dina .


" Mas bela mereka....," ujar Dina cemberut.


" Kamu lihat wajah papa, mama , kakek , nenek , mama dan papaku ,Claudia , Bian , mereka sangat bahagia sayang....mereka menantikan hari inj sejak lama , jadi maafkan mereka gak bisa me rem keinginan mereka , mereka sangat bahagia , memberikan perhatian dan cintanya pada kita dan ke 3 baby ."


" Mubajir bangggg....".


" Uang mereka , gak akan habis Din...malahan mereka memberi buat cucunya , akan semakin berlimpah Tuhan berikan . Kamu liat , banyak oma dan opa yang pelit pada cucu , pada anak , uang mereka raib di makan setan ."(Author curhat dehhhh...hehehehehe ...efek dari pengalaman kali hehehehehe....).


" Memberi , kita tidak akan kekurangan yaaang...pada siapapun keluarga besar kita sangat royal , makanya usaha mereka di berkati Tuhan .Kamu liat juga mas , banyak pegawai mas , sangat loyal pada mas , belajar dan bekerja di cafe , sampai bisa jadi pegawai kepercayaan mas , malahan pegawai mas jadi isteri lagi , hehehehe...," ujar Aldi .


Dina tersipu malu , mengingat kebersamaan mereka dulu .


" Mas...siap ini kita bawa pasukan ke cafe and resto dekat kampus yah....pengen makan masakan indonesia ."


" Okey...., " ujar Aldi .


Buat box bayi , Aldi sudah menempa tempat tidur buat ketiga bayi mereka , sudah selesai di kamar bayi mereka , rencana Aldi memboyong keluarganya kembali ke kediaman keluarga Wijaya . Dina sudah sepakat dengan Aldi .

__ADS_1


Bian menepuj nepuk puncak kepala Dina .


" Gak terasa , sepupu ku sudah mau jadi ibu , keliatan jadi tua , sebentar lagi aku akan jadi Uncle...," ujar Bian tertawa .


" Hmmmm....uncle hot guyssss....ujar Dina cekikan ."


Aldi , Claudia dan Dina tertawa berbarengan .


" Gimana kondisi little mas ?" tanya Claudia .


" Little mendengarkan kata - kata kalian , beratnya drastis naik , mengalahkan ke dua saudaranya ,hehehehe....tapi gerakannya terlalu lembut , terkadang mas kawatir , apa dia sehat , tapi kita doain , semua ketiga tripel sehat selalu ."


" Ku baru ini liat orang hamil sampai 3 , biasanya seringan kan twins , ini punya ponakan tripel , waww.....".


Dina tersenyum .


" Mas....kaki Dina pegal , duduk dulu ya mas...Dina belum siap nyari jaket , buat mereka ."


" Baiklah yaaaang....," ujar Aldi mengecup kedua pipi Dina.


" Uhhhh...sweet bangetttt....".


" Cupu kemana mas ?"


" Lagi tugas , " ujar Bian.


" Sang pengamen mas Dimas kemana mas ?"


" Kelupaan di ajak lo....ampun...mas akan di hajarnya ."


Bian menelepon Dimas , ternyata Dimas sedang sibuk , Bian pun lega .


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Punya keluarga saling mendukung


Punya keluarga yang sangat baik


Sungguh luar biasa .


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2